Thursday, May 16, 2013

Secret Recipe for Wedding Preparation #1




































Seperti wisuda, kelahiran anak, dan resign dari tempat kerja (loh?), momen pernikahan sangatlah penting dan superdupermendebarkan!
Jangankan bagi mereka yang mengurus semua tetek bengek-nya sendiri.
Gw yang cuma mengurusi keperluan diri sendiri saja udah kelimpungan setengah mati!

Beberapa bulan yang lalu, sebagai seorang bride-to-be, gw sering menyebut acara pernikahan ini sebagai Freak Show in Reality or Family Circus.
Everyone's mad here.. Apalagi kalau sedang rapat pernikahan.. Fuh~
Padahal, gw sudah membekali diri dengan membaca berbagai artikel dan buku tentang persiapan pernikahan. Tetap saja semuanya menjadi freak show.
Fiuh.. Okelah, kalau begitu sekarang saatnya membahas kegiatan apa saja yang harus dilakukan oleh bride-to-be.
Gw akan berusaha menyampaikannya secara sistematis (ingat, 'akan berusaha' loh, yah..).
Dan gw ditemani panduan dari Herlina P. Dewi dalam bukunya "Wedding Checklist" (yang gw beli sekitar tahun 2010-an) dalam menulis postingan ini.
Okey.. Let's begin!

I. From The Engagement
Bermula dari chaotic period di Agustus 2012.
Di bulan Ramadhan penuh berkah itu, gw dikejutkan luar biasa dengan surprise dari pacal.
Awalnya hanya rencana meluangkan waktu untuk berbuka puasa bersama di kota Bogor tercinta, di suatu restoran pasta & pancake favorit kami sejak 2008..

Owh, tapi ternyata.. Acara buka puasa itu adalah decoy semata..
Aslinya...
Si Pacal mau melamar.. (di depan para pengunjung resto ituh..)!
Haduh.. Ternyata Si Pacal sudah merencanakan acara ini sejak beberapa waktu sebelumnya.
Dan turut melibatkan Shippo + Raja! Wheeweweweewewww..






Momen ini sangat membahagiakan.. Tipe-tipe bahagia yang bikin keringet dingin gitu..
Bahkan sensasinya bisa dibilang melebihi prosesi akad nikah atau resepsi..
Soalnya kita GA NYANGKA!
Setelah pertunangan secara pribadi itu, seperti orang lain pada umumnya, pertunangan diresmikan melalui acara lamaran yang dihadiri oleh keluarga besar.

Yang kocak adalah, ortu gw dengan semena-mena sudah menentukan (dan mencari) tanggal PLUS lokasi pernikahan (SEBELUM acara pertunangan resmi diadakan).
Sah-sah aja, siih.. Tapi koq bisa yakin bin PD banget gitu, yak?

Kalian para bride-to-be juga boleh melakukan tindakan proaktif tersebut.
Carilah lokasi dan tentukan tanggal pernikahan segera setelah kalian dilamar oleh Sang Pacal.
Bagi mereka yang memegang erat budaya, biasanya tanggal pernikahan ditentukan setelah "dihitung-hitung" waktu baiknya.
Tapi, bagi calon manten yang tinggal di kota besar, agak sulit melakukan "hitung-hitung hari baik".
Pasalnya, calon manten terpaksa mencocokkan jadwal pernikahan dengan jadwal kosong gedung yang diinginkan.





Setelah berhasil mendapatkan lokasi yang kalian inginkan (beruntunglah kalian yang mengadakan acara di rumah), segera bentuklah panitia pelaksana.
Waktu acara gw, panitianya terdiri atas semua oom, tante, dan sepupu yang tinggal di Jabodetabek.
Dan kebetulan bonyok saat itu sudah full time tinggal di rumah. Jadi mereka bisa fokus mengurus acara pernikahan.

Kami berniat menghemat biaya dengan tidak menggunakan jasa wedding planner atau wedding organizer (WO). Jasa WO akan sangat bermanfaat bagi kalian yang tidak sanggup mengatur semua pernak-pernik acara sendirian.
Namun, hal yang perlu diingat adalah kesiapan mental kalian untuk mengatur komunikasi yang baik antara DIRI SENDIRI - ORTU - WO - VENDOR - LOKASI.
Belum lagi kalau kalian ikut menyertakan oom/tante sebagai penasihat acara.
Kalian, para bride/groom-to-be, harus bisa mencegah miskomunikasi antara semua pihak agar ga terjadi chaos saat hari H. Pusing, kan..?

Topik berikutnya adalah tentang mengatasi wedding jitter dan menentukan konsep acara.
Topik yang ini diresapi dulu, okeh?

Tuesday, April 30, 2013

re-Live

Ternyata, menulis (baca:ngetik) dengan tangan bergetar itu sangat sulit..
Fiuhh... Tetapi, kalau tidak segera diautentik-kan, ide-ide bisa kabur menghilang..
Jadi, meski tekanan darah masih terlalu rendah untuk bangkit dari tempat tidur, aku tetap berusaha menuliskan beberapa deret kalimat yang muncul di otak setelah mendengar Sad Beautiful Tragic-nya Ms. Swift..

re-Live
When i sing this verse of our ballad..
You should know that i've already wiped away..
All of my tears, wish, and agony..

The time when you listen to this ballad..
In the bittersweet autumn air..
It means you've become one of my sweet flashback..

I knew you've realized that we always knew..
Yes, We both knew that..
There's no another chance, or another life..
For this love to bloom..

But i also knew..
The "us" in our past were truly in love..
Yes, at that period, serendipity were meant to be..
But, insecurity had swept away the love within me..

Never tell your son as if we were tragedy..
Be thankful, coz you were in love with me..
And you knew that i was in love, too..
Don't tell her as if you never knew me..
Be grateful, coz we were together once upon a winter-freeze..
Be grateful of everything we'd ever had..

Thursday, March 28, 2013

The Real Epilogue - Talisman

Well.. 
The bridezilla is insomniac, just for tonight.
Mungkin sebaiknya kututup rangkaian kisah ini sekarang, selagi waktunya memungkinkan.

..................
Pernahkah, atau seringkah kalian merasa hidup ini mirip dengan role playing game?
(Jangan-jangan justru RPG yang terinspirasi dari kisah nyata di kehidupan seseorang?)
Menurutku, hidup ini memang setipe dengan RPG. Kalau ditinjau dari sisi perjalanan roman, misalnya...

Dari epilog pertama hingga ke epilog terakhir yang sudah kukisahkan, terlihat level kesukaran yang terus meningkat. Dari sana, aku bisa menyimpulkan bahwa kelemahan (dan  juga kesalahan) terbesarku adalah over open-minded dan dugaan bahwa semua orang di dunia ini jujur.
Aku juga paling tidak bisa menanggung rasa bersalah dan rasa iba.

Apakah yang menjadi kelemahanmu?


Tuhan sudah menciptakan talisman untuk membantu memperbaiki kelemahanmu itu.
Hanya saja, menemukan talisman tersebut bukanlah hal yang mudah. Meskipun 'talisman' yang ini juga berwujud manusia. Dengan segala rasa syukur, aku telah menemukan 'talisman'-ku, melalui perjalanan ala RPG yang telah kubeberkan sedikit plot-nya.
Tuhan telah menciptakan alur RPG yang berbeda untuk setiap insan-Nya.

Talismanku, terlepas dari wujudnya yang mahaindah, membuatku mengeluarkan semua potensi dalam diri secara maksimal. Membuatku kuat. Membuatku bermimpi. Membuatku berjuang menggapai mimpi.
Dan sebagai talisman, dia juga melindungiku.
Dan tugas favoritnya adalah menyayangiku.

Talismanku ini, dia membuatku sadar bahwa Emo-Virgo bukanlah akhir dari kisahku.
Juga dia membantuku melepaskan diri pada kisah mengerikan Ominous Scorpion.
Tetapi, aku dengan tololnya mengecewakan talisman (dan diriku sendiri) pada kisah terakhir.
Kautahu? Permainan RPG yang sudah sejauh ini kujalani nyaris game over.
Nyaris tamat dengan memalukan. Dan juga menggelikan.

Tetapi, kurasa Tuhan masih menginginkanku untuk terus melanjutkan petualangan RPG ini.
Dia masih memberikan hint untuk menyelesaikan level Oblivion Gemini ini.
And here i am.. Aku masih berdiri di atas kedua kaki dan siap untuk melanjutkan petualangan ke level yang lebih tinggi.

Aku tak ingin menipumu.
Dari sekian level RPG yang telah kulewati, banyak sekali bekas luka alias codet yang terukir di jantungku.
Codet ini, ada yang masih membuatku malu.
Tetapi ada juga yang membuatku merasa kuat dan bangga.
Dan hanya ada satu yang masih basah, terkadang terasa sedikit perih.

Anyway, tahukah kalian manfaat dari sebuah bekas luka?

Dari 'kacamata'-ku, scars berfungsi sebagai alat pengingat.
Untuk mengingatkanmu bahwa hingga detik ini kaumasih mampu bertahan hidup.
Bahwa kau kuat dan sanggup menghadapi cobaan.
Bahwa kau pernah jatuh, luka, dan tersakiti. Namun, selalu bisa bangkit kembali.

Aku akan jatuh lagi, mungkin. Atau terluka dan kalah.
Namanya saja RPG.

Tak masalah. Sama sekali bukan masalah.
Selama masih ditemani Sang Talisman, aku siap kembali berpetualang.
Mengalahkan monster, alam liar, badai, dan bahkan mengalahkan diriku sendiri.

Sekali lagi...
Asalkan bersamamu, Talisman-ku..
Mirza Adhyatma-ku..



Wednesday, March 27, 2013

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure #7








Hmm.. Setelah membaca posting-an yang sebelumnya, menurut kalian apakah aku terlalu memposisikan diri sebagai korban dari hubungan yang gagal itu? Kalau iya, berarti aku harus mengonfirmasikannya kembali.
Bukan.
I'm not the victim and he's not the bad guy.
And vice versa.

Hubungan yang memang sudah merupakan kesalahan sejak awal ini adalah salahku dan juga kesalahannya.
(Coba hitung ada berapa kata 'salah' dalam kalimat tersebut... ckckckck..)
Setidaknya aku tak pernah menganggap 'ini' adalah permainan. Karena itulah tidak ada pemain yang 'menang' atau 'kalah'. Tidak ada 'korban' dan 'pelaku'. Bahkan meskipun Si Gemini ini bermaksud mempermainkanku sejak awal...

Okay, let's jump to the next lesson!

7. The Oblivion Gemini #2
k. Sifat asli seseorang akan terlihat setelah hubungan mencapai >3 bulan (hipotesis ini jg diungkapkan oleh bos saya di kantor). Tadinya kupikir akan mendapatkan seorang pathfinder atau pengayom yang membuat nyaman dan berani dalam menjalani hidup. Ternyata, akulah Si Pengayom itu. Dan aku nyaris mati dalam proses melayani orang yang tidak punya jawaban atas banyak pertanyaan kritisku.

l. Semua manusia berhak bahagia.
Jangan pernah merasa bahwa dirimu bersalah dan tidak berhak bahagia. Itu salah kaprah.
Jika kau bahagia, tentu akhirnya mampu membahagiakan orang lain.
(Sisi kejamku barusan berkata, "Yeah, semua orang memang berhak bahagia.. Kecuali dia ini.. Ehekhekhek..").

m. Tawa dan lelucon memang membuatmu bahagia dan awet muda.
Namun, respek adalah hal yang lebih penting.
Saat kau merasa dihargai oleh pasanganmu, itulah saat di mana jiwa kita muda selamanya.

n. Buat para wanita di luar sana. Hati-hati dengan pria yang pandai bicara.
(Maaf, tapi wanita yang pandai bicara lebih membawa banyak hal positif dibanding pria yang pandai bicara). Pria macam ini sangat cerdik (atau licik?) dalam menutupi ketidakmampuan mereka akan suatu hal. Dan mereka sangat pintar mengalihkan inti pembicaraan.
Awalnya tentu kalian akan terpesona dengan pribadi yang pandai bicara.

Namun, akan ada titik di mana kalian akan merasa muak karena sering ditipu.
Believe me, again.

o. Ungkapan dari perut naik ke hati itu benar.
Benar, masakan bisa menimbulkan efek ajaib terhadap emosi seseorang.
TAPI. Tolol sekali jika ada orang yang jatuh cinta karena kemampuan memasak sebagai faktor penyebab utamanya.

p. Gemini... Hmm... Aku tidak bermaksud mengonfrontasi makhluk-makhluk berzodiak gemini.
Tapi, perkataan salah seorang sahabatku benar adanya; "Hati-hati dengan Gemini. Mereka reflektor yang hebat".. Maksudnya, kalau kau jatuh cinta dengan mereka, bisa jadi pantulan dirimulah yang kaulihat.
Kulit Gemini baru terkuak lebar saat dia merasa nyaman.
Di titik ini, lihatlah dengan seksama Seperti apa wujud asli dari makhluk ini.
Punyaku, berwujud makhluk yang ingin tampak mandiri, namun sebenarnya sangat manja dan tidak bisa membuat keputusan.
Jadi, yang membuatku jatuh hati selama ini adalah pantulan versi diriku sendiri..
Wheeew, God.. Please...

q. Saat mengalami kekecewaan besar, jangan sembunyikan emosimu.
Tunjukanlah, namun tetap dalam dosis dan tempat yang sesuai.
Setelah pertama kalinya melampiaskan kemurkaan dengan menampar orang yang bersangkutan, rasanya superduper plong.
Lega dan lega dan lega rasanya.

r. Wanita SELALU lebih mengutamakan perasaannya dibandingkan OTAKNYA. Itulah sebabnya wanita lebih gampang patah hati.
Memang, ada beberapa wanita beruntung yang logikanya lebih jalan dibandingkan perasaannya.
Saya tidak seberuntung itu..
Ingatlah, gunakan otak dan nurani secara seimbang. 
Otak kalian memang tak akan pernah berkhianat karena dia sanggup berpikir logis.
Namun, ada beberapa hal yang membutuhkan ketajaman perasaan.
Tapi ya itu tadi, seharusnya kaum wanita lebih sering menggunakan otaknya saat menghadapi lelaki brengsek.
Gunakanlah ketajaman otak dan intuisi untuk melihat lebih "ke dalam". Jangan nilai sesuatu hanya dari yang tampak saja.
Bisa jadi itu hanyalah fatamorgana.

s. Jangan pernah menangisi orang yang bertingkah seakan-akan mereka tidak tahu penyebab tangisanmu.
Padahal, justru merekalah yang menjadi penyebab utamanya.. Teteskanlah air mata kalian hanya untuk orang-orang berharga yang berhak mendapatkannya.

t. Hitunglah kadar kepercayaan diri pasanganmu dengan benar.
Jika kalian merasa kadar kepercayaan diri pasangan terlalu berlebihan, bisa jadi dia menggunakan rasa PD sebagai kamuflase atas ketidakmampuannya menghadapi masalah.

u. Ini penting sekali. Carilah pasangan yang bersemangat untuk berkarier atau menggapai impian, apapun profesinya.
Tujuan utamanya bukanlah materi, melainkan kepribadian yang matang dan mantap. Apakah kalian tidak meragukan orang yang gerakannya bagai siput?
Masa iya orang seperti itu bisa membahagiakan keluarga?

v. Orang yang terlalu sering menilai orang lain secara "negatif" tentu juga memiliki pendapat negatif tentang dirinya. Tentang dirimu juga. Siapa sih yang ingin dikomplain setiap hari? Hubungan yang sehat itu saling mengingatkan dengan halus, bukannya saling menghujat.

w. Kasus yang ini membuktikan ungkapan dari salah seorang sahabatku.
Menurutnya, "Jatuh cinta itu harus yang logis".
Awalnya aku tidak setuju dan kurang memahami sudut pandangnya. Namun, hubungan gagal ini membuatku paham juga akhirnya.
Maksudnya adalah, cintailah orang yang sekiranya dapat menjadi kekasih yang baik, ayah yang mencintai anaknya, suami yang bertanggung jawab, istri yang sanggup menyokong suami, dan ibu yang penyayang.

x. Ridho orang tua sangat berperan dalam kesuksesan suatu hubungan asmara.
Dan kebetulan sekali, ibuku adalah pembaca karakter yang andal (meskipun dia selalu gagal dalam seni). Jadi, umumnya aku percaya pada penilaiannya terhadap seseorang.
Jika beliau bilang "Jangan lagi bersamanya", insyallah akan ada pertanda yang membuatku merasa harus menjauhi orang tersebut. Seperti itulah yang terjadi di antara "kita", my dearest little one.

y. Seperti kata Hayley. Love is not a competition.
Jika ada orang yang superngotot untuk memilikimu meski takdir sudah berkata "TIDAK", silakan curiga padanya. Bisa jadi dia hanya ingin memenangkanmu, namun bingung bagaimana mempertahankanmu untuk selanjutnya.. Bisa jadi dia hanya ingin merasakan desir adrenalin saat berjuang untuk mendapatkanmu..

z. Kisah ini adalah kesalahan terbesar dalam hidupku. Namun, berkat hubungan yang messed up ini, aku menyadari ada figur yang sempurna sebagai pendampingku.
Semua kesedihan dan rasa depresiku seakan sebanding harganya dengan cinta sejati yang kutemukan, akhirnya. Aku mencari cinta sejati ke dalam hutan yang tidak kukenal. Mempertaruhkan harga diri, nyawa, dan air mata. Bodohnya, padahal cinta sejati itu sudah menempel erat pada diriku sendiri.
Sudah kubawa-bawa ke manapun. Dan akan selalu ada untukku, betapa pun tololnya tindakanku.
Betapa pun perbuatanku bagai telah mengebirinya.

......
Alfabetnya sudah tidak mencukupi.
Namun, aku ingin menambahkan bahwa dampak positif dari hubungan sial ini adalah aku menjadi sedikit lebih sabar dan lebih toleran terhadap ketidaksempurnaan..


Oh ya, dan sifat keibuan dan murah hati dalam diriku pun semakin kental akibat menjalani hubungan ini.
Hei, berkat kamu aku menjadi Mother Theresa versi 2013..
Arigachhhuu~

Dan.. Kamu yang pernah bilang, "Rambut kamu jelek, soalnya lagi lurus, sih". You can eat your heart as you please, male b*tch.. Saya punya 10.000 wajah dan gaya. Dan saya cuma perlu seorang pria yang mencintai semua kepribadian itu. Bahkan di saat kepala ini botak nantinya...

Nah, setelah ini.. Mari kita sambut penutup dari rangkaian epilognya!

Monday, March 25, 2013

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure #6

Setelah kisah yang menyenangkan tentang Platonic Cancerian, mari kita simak kisah yang satu ini.
Tidak begitu indah.. Tetapi, tetap bermanfaat layaknya sayuran hijau..
Oh, ya.. Pengalaman buruk ini juga menuai banyak sekali pelajaran berharga.
Dari alfabet A sampai Z.. Mengingat banyaknya kalimat yang akan tercantum, kupikir ada baiknya membagi kisah ini menjadi 2 part.. Here we go..







7. The Oblivion Gemini #1
Niatnya, posting-an ini bukanlah sekumpulan umpatan..
Tapi, yang akan terjadi ya silakan terjadilah..

Inilah kisah tentang dia yang dengan baik hatinya memberikan pemahaman baru terhadap hidup dan cinta.
Khusus untuk kisah yang ini, aku memohon maaf jika pemilihan katanya tidak sehalus dan sebijak yang lain.
Pasalnya, luka yang ini masih lumayan basah. Luka tidak akan cepat sembuh jika langsung diperban (yang ada malah mudah membusuk karena proses pergantian jaringannya lambat).
Luka yang masih basah memang seharusnya sedikit dibuka dan sering diangin-anginkan.

Karena itulah aku berniat menceritakan sedikit kisah ini pada kalian.
Tentunya dari sudut pandang yang (insyallah) positif.
Daripada aku menjatuhkan martabatnya dengan kata-kata yang lebih kasar dibandingkan dengan kosakata makian yang sudah kukeluarkan untuknya.
Daripada aku menghujatnya lebih keras dibandingkan dengan tamparan yang telah kuhadiahkan untuknya.

Aku memilih untuk berterima kasih kepadanya yang telah mengajariku hal-hal yang baru.
Berterima kasih kepadanya atas pengalaman yang juga dialami oleh aktris cantik Kristen Stewart.
(Pssstt... Tuh kan, wanita yang sudah punya kekasih sempurna entah mengapa justru bertingkah idiot seperti itu..)

Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari hubungan sesingkat summer breeze itu antara lain....
a. Hubungan yang dipaksakan pada awalnya tidak akan berakhir dengan happy ending.
Hubungan yang sehat tentu akan membahagiakan kedua belah pihak. Jika ada satu pihak yang menderita, sebaiknya akhiri saja. Apalagi kalau kalian sudah sering saling menyakiti. Don't waste your precious life.
Jangan pernah memaksakan cintamu pada seseorang. Anyway, itu bukan cinta namanya.

b. Jangan sia-siakan umur kalian untuk hubungan yang destruktif.
Kasus dengan Si Gemini ini adalah contoh nyata dari hubungan destruktif.
Aku membunuh peluangnya untuk berkarier. Dia nyaris membunuh karierku di semua bidang.
Aku berkali-kali ingin mati karena merasa tak bisa membahagiakannya. Dia berkali-kali bertindak seakan-akan dia rela mati untukku.
Gejala dari hubungan destruktif nampak secara klinis, koq.
Misalnya, ada kecekungan pada rongga mata, lingkaran ala panda di mata, pipi tirus, atau bisa jadi bentuk tubuh kalian malah makin tidak ideal, jerawatan, kerutan di kening, bibir menghitam karena terlalu sering menggigit bibir, dan sebagainya.

c. Hubungan asmara yang menggelora memang tampak menarik, terutama bagi orang-orang yang lahir dengan elemen api.
Tapi, seperti kata oma-oma di luar sana, percayalah.. Kau hanya akan menikmatinya selama beberapa bulan saja.
Hubungan yang terlalu naik-turun atau fluktuatif secara emosional dapat mematikan banyak hal.
Misalnya intuisi, hati nurani, simpati, maupun empati untuk orang lain.

d. Jika kau belum bisa menghargai atau memberi respek kepada lawan jenis, tidak akan ada pasangan yang baik tersedia untukmu.

Ingatlah untuk selalu memperlakukan pasangan seperti bagaimana kalian ingin diperlakukan.
Hal yang gila adalah saat kalian ingin dihargai bagaikan ksatria, namun kalian memperlakukan pasangan seakan-akan dia hanyalah rakyat jelata.

e. Jangan pernah mau menjalin hubungan dengan orang yang menginjak-injak harga diri kalian.

Terutama jika harga diri kalian supertinggi. Sumpah mati, pasti kalian akan merasa seperti kerikil kecil tak berharga di tepi jalan setiap hari, setiap detik yang dilalui bersamanya.

f. Cinta buta itu ada. Believe me, i've been there. More than once, actually. 

*gores garpu ke jidat sendiri
Mungkin penjelasan ilmiahnya adalah begini.
Saat kalian jatuh cinta, ada hormon, neurotransmitter, atau senyawa kimia lain yang memblokir aktivitas syaraf sensorik.
Inilah yang membuat kalian berhalusinasi.
Apa yang buruk menjadi fine-fine saja, bahkan adorable.
Aroma yang busuk malah tercium wangi.
Nada sumbang terdengar merdu.
Hujatan terngiang sebagai pujian.
Hinaan terdengar bagaikan lelucon.
Apa yang salah menjadi tampak benar.
Dan norma yang benar justru jadi mudah dibelokkan.
ALERT!!

g. Hati-hati jika dalam suatu hubungan asmara kalian justru merasa "kecil" dan sering mengasihani diri sendiri.
Rasa "mengecil", sering iri, cemburu, maupun dengki pada orang lain yang berpotensi menjadi rival.
Kemungkinan besar, jiwa kalian akan mati dengan cepat akibat hubungan yang seperti ini.

h. Saat teman, orangtua, sahabat, atau siapapun yang menyayangi kita berkata "lebih baik jangan bersamanya", lebih baik percaya saja.
Kebetulan aku tidak mudah percaya pada perkataan orang.
Perangai inilah yang justru menyadarkanku bahwa 98% biasanya peringatan dari orang yang sungguh-sungguh peduli pada kita itu benar.

i. Hey, girls! Jika ada lelaki di luar sana yang berkata, "Aku tidak tahu bagaimana menjalani hidupku tanpa kamu", kemungkinan 99% dia TIDAK AKAN BISA membahagiakanmu.

Dan, kalau didengar-dengar lagi, betapa menyedihkan jika ada pria yang berkata demikian.
Padahal, prialah yang akan menjadi kepala rumah tangga. Coba, mau dibawa ke mana rumah tangganya.

j. Jangan pernah mempertahankan hubungan yang membuatmu merasa insecure. Hubungan yang menurunkan kadar kepercayaan diri tidak seharusnya dipelihara.
Pada akhirnya, kalian hanya akan menjadi manusia yang getir, dreamless, dan over ordinary.
Mau?

Friday, March 22, 2013

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure #5







































 
Terkadang orang yang tak disangka mengajari kita mengenai hal yang krusial.
Contohnya, kisah berikut ini..

6. Platonic Cancerian
Awalnya..
Orang ini hanyalah kenalan, karena tidak bisa dibilang teman dekat.
Dulunya..
Ada sparks yang berterbangan di sekitar kepalaku saat berpapasan dengannya.
Tadinya, kurasa ini hanyalah crush ecel-ecel nan sepele.
Tetapi, nyatanya pria ini mengajarkan beberapa hal yang penting.
Terutama setelah aku tahu bahwa dia juga menyimpan rasa yang sama dalam waktu yang tidak singkat.
Yah.. Hanya sekitar 4-6 tahun..

1. Ada, loh perasaan seperti ini: "Aku mencintaimu, tapi aku tidak membutuhkanmu"..
Mungkin agak mirip dengan hanya mengagumi dan bukannya menyayangi dengan tulus.

2. Orang-orang yang positif dan berkemauan keras akan mengatakan bahwa "cinta haruslah memiliki".
Aku pun berpikir demikian pada awalnya.
Pasalnya, kalau tidak memiliki, bagaimana bisa membuktikan besarnya perasaan kita untuk orang tercinta?
Namun.. Ternyata "cinta tak selalu harus memiliki"..
Maksudnya adalah dengan mencintai orang yang tidak bisa kaumiliki tersebut dengan tipe cinta yang berbeda.
Contohnya adalah cinta yang platonis.
Kalau tak salah aku pernah membahasnya secuil. Yep, pandanganku masih sama.
Aku tadinya berpikir bahwa cinta platonis itu nonsense.
TAPI. Lagi-lagi aku salah.
Cinta platonis itu ada dan nyata.
Kalau dideskripsikan rasanya seperti "Aku berdoa agar kau berbahagia seumur hidup, sehat, sejahtera, dan hidup damai dengan keluarga dan keturunanmu yang cantik dan tampan. Aku ingin menjadi bagian dari hidupmu, tapi tidak lebih dari seorang sahabat lengket yang sangat peduli padamu".
That's it.

3. Punya pasangan yang karakternya terlalu mirip dengan kita itu feels like hell.
Sebisa mungkin carilah pasangan yang MELENGKAPI. Bukan yang MIRIP dengan karakter kita.
Coba bayangkan. Kemungkinan besar kalian akan saling bentrok dengan frekuensi yang cukup sering.
Dan pastinya. Akan sulit sekali untuk saling meminta maaf dan mengakhiri konflik...

4. Terkadang, suatu hubungan harus diakhiri agar kedua belah pihak menjadi pribadi yang lebih baik dan bijak.

5. (Diulang lagi). Jika suatu saat kalian terpaksa mengakhiri hubungan, lakukan dengan kepala dingin dan dengan bijak. Sumpah, efek yang timbul pada hubungan post-break up jauuuuuhhh lebihhhh baik daripada hubungan yang diakhiri dengan cekcok.
Tambah lagi, level kedewasaan kalian pun akan meningkat..

6. Teman adalah hal yang sangat penting dalam hidup.
Makanya, kalau memungkinkan.. Jangan jadikan mantan sebagai musuh setelah hubungan kalian bubar. Bagaimana pun juga, para mantan ini adalah orang yang pernah sangat mengenal dan membawa hal positif (meski secimil) dalam hidup kalian.

7. Jealousy, oh jealousy. Kecemburuan itu penting dalam suatu hubungan.
Asalkan dalam porsi yang tepat, pasti rasa cemburu akan membawa dampak positif.
Biasanya rasa tersebut memicu atau memotivasi seseorang untuk menjadi lebih baik..

Si Cancer ini memiliki sifat yang bertolak belakang dengan Sagittarian.
....KALAU dilihat hanya sekilas di permukaan.
Padahal, ada banyak kesamaan di dalamnya. Inilah yang membuat mengapa ajaran-ajaran Si Cancer melekat erat di benakku.

Awalnya..
Orang ini hanyalah kenalan..
Namun, kini..
Dia adalah salah satu sahabat terbaikku.
Sahabat yang jujur, saling mendukung, dan mengingatkan dalam kebaikan.
He's my forever best buddy..

Sunday, March 10, 2013

Next Romance

Masih dua kisah lagi....
Judulnya "Platonic Cancerian" dan..
Dan...
Kisah terakhir..
Kisah ke-7...
Judulnya..
...
Belom ada..
:3

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure #4

Seharusnya aku tak perlu terkejut tentang waktu yang menggelinding seenaknya saja tanpa memedulikan kesibukan manusia. Akhir-akhir ini sering sekali berharap bahwa satu hari terdiri atas 30 jam. Tapii.. Itu namanya tidak bersyukur, kan?
Yang mengerikan, aku belum menyelasaikan rangkaian epilog ini meski tinggal 21 hari lagi menuju gerbang kebahagiaanku!! Baiklah.. Mari kita tancap gas ke kisah berikutnya.































5. The Ominous Scorpion
(...Ada pembaca berzodiak Scorpio yang merasa terserang nggak, yah? :3 )

Dia datang di saat yang tepat.. (Faktanya, sering kali orang yang 'salah' datang di saat yang 'benar')
Terlalu tepat, bahkan..
Yakni saat aku bersiap memulai kehidupan baru di masa kuliah.
Di saat band lamaku mulai memanjat tangga persaingan di komunitas J-Indo.
Saat aku mulai bergulir melupakan Si Emo Virgo itu..

Anyway..
Dia ini orang lama dan admin di salah satu forum komunitas J-Indo.
Jauh lebih tua dariku.
Seorang musisi, bassist sebenarnya.
Seorang ekonom.
Seorang IT geek.
Seorang..
....
Psikopat.
(Lucunya, ada banyak kemiripan antara Si Scorpio dengan zodiak terakhir dalam epilog ini nantinya)..

Sama dangkal & idiotnya dengan gadis-gadis sedunia, aku juga suka menerima perhatian dari lawan jenis.
Perhatian yang berlebihan, apalagi...
Ada sedikit perbedaan, yakni aku sangat mudah spellbounded oleh orang yang (terdengar) smart.
Si Scorpion ini (tampak) demikian pintarnya dan sangat perhatian.
Demikianlah caranya merebut hatiku dan membiaskan paradigma-paradigmaku yang memang belum matang.

Dia yang pandai bicara secara bergerilya mengubahku menjadi bonekanya.
Mulai dari kegemaran, cara berpakaian, dan perilaku.
Untungnya inti jiwaku belum berhasil diubah oleh doktrin-doktrinnya. Berikut ini beberapa pelajaran berharga yang bisa kupetik dan akan selalu kuingat dari hubungan singkatku dengannya (cuma sekitar 4 bulan)..

1. Kalau saya pribadi, lebih memilih pria yang tidak pandai 'ngemeng untuk dijadikan suami.
Mengapa?Kalau kalian para gadis tidak cerdas dan waspada, mereka bisa menipumu seumur hidup.
Bayangkan, seumur hidupmu..Mau?

2. Seringnya, pria yang banyak omong (bukan ramah, tapi suka sesumbar) justru aktif 'ngemeng untuk menutupi sesuatu.
Misalnya, ketidakmampuannya akan suatu bidang...
Penampilan fisik yang kurang kharismatik...
Isi hati yang kurang bersih, dan sebagainya..

3. Saranku, pilihlah partner yang berasal dari keluarga yang cara didiknya mirip dengan caramu dibesarkan.
Dari segi ekonomi, keluarga kami tidak berbeda. Namun, gaya hiduplah yang membentuk jurang besar di antara keluargaku dengannya.
Sedikit banyak hal ini dapat memengaruhi hubungan kalian, terutama jika sudah memasuki tahap yang lebih serius.

4. Carilah calon mertua yang menghargai dan menyayangimu.
Ini penting. Sangat, sangat, sangat, penting.
Kalau sejak awal calon mertuamu tidak bisa menyukai plus mempermasalahkan model dan warna sandal yang kamu pakai, lebih baik segera hengkang dari lingkungan itu.
Trust me.

5. Berhati-hatilah dengan kekasih berzodiak Scorpio.
Saat kasmaran, mereka akan sangat sangat baik..
Tapi.. Bila kau menyakitinya (sengaja ataupun tidak).. Bersiaplah mengalami serangkaian kesialan.

6. Hai, para wanita (berlaku juga untuk pria, sih..).. Materi, meskipun sangat amat penting untuk melanjutkan kehidupan, bukanlah hal utama dalam menjalin asmara sejati.
Jika jatuh cinta pada seseorang akibat faktor materi, kau akan segera kehilangan jati diri yang sesungguhnya.
Dan, aku rasa itu bukanlah bentuk cinta yang tulus dan indah...

7. Jika anggota keluargamu tampak tidak menyukai gadis/pria yang kaubawa ke rumah, pelajari dan pahami alasannya.
Jika alasan mereka logis, percayalah pada penilaian mereka karena keluarga memiliki insting yang kuat dalam memilih jodoh.. Saya sudah mengalaminya.. Lebih. Dari. Sekali..

8. Jadi begini. Ada suatu kasus di mana kalian menjadi target balas dendam Sang Mantan.
Balas dendam itu tentu banyak modusnya. Ada modus-modus yang cupu, namun ada juga yang berbahaya dan sadis. Dalam kisah ini, aku mengalami yang jenis ke-2. Dan durasi proyek balas dendamnya lebih dari setahun. Bisa dibilang masa-masa ini adalah masa terkelam dalam hidupku yang menyisakan trauma (meski kini hanya tinggal butiran debu traumanya saja)..

Ada saat-saat di mana kalian akan merasakan teror yang dipicu oleh asmara yang tidak happy ending.
Bagaimana cara menghadapinya?
Jangan takut. Jangan pernah takut.
Dan, tidak perlu memanikkan diri.
Tenanglah. Jangan memendam masalah ini, bicarakan dengan orang terdekatmu.
Dengarkan saran mereka, kalau perlu mintalah perlindungan dari mereka.

Sekali lagi, jangan pernah takut atau bertindak seperti kucing kampung kalah berantem.
Itu hanya akan membuat Si Peneror menjadi senang karena tujuan terornya adalah membuatmu semenderita dirinya.

9. Namun, jika memungkinkan, cegahlah teror dan konflik akibat hubungan asmara yang gagal.
Jika ingin berpisah, bicarakan dengan kepala dingin dan profesional. Meskipun teorinya terdengar simple and easy, praktiknya tidaklah semudah itu.
Tapi percayalah, keputusan untuk berpisah sebaiknya diambil dengan bijak oleh masing-masing pihak.

10. Orang yang amat sangat ingin ingin ingin memilikimu biasanya tidak mencintaimu.
Teori yang aneh memang, tapi ini benar adanya. I've been there.


Photograph by Raja A. Octivano
Setting: Sentul, West Java

Friday, February 22, 2013

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure #3

 




































4. Emo-Virgo

Hi, there...
Meski agak malu untuk mengakuinya, aku rasa kita semua pernah mengalami fase-fase jatuh cinta dengan musik melodic punk. Atau Emo?
Jujur saja, kalau hati sedang senang dan super-duper berbunga-bunga, aku sering menertawakan lirik (inget, lirik loh, bukan musiknya) lagu melodic punk ataupun emo beserta derivatnya.

Tetapi, oh tetapi...
Saat sedang patah hati, kecewa, atau depresi, kalian harus mengakui bahwa sahabat terbaik saat itu adalah si musik-musik melankolis ala melodic punk.

Dalam hidupku, masa-masa yang kental akan pengaruh 'musik belah pinggir' itu adalah sekitar tahun 2003-2006. Dan memang sekitar tahun tersebut, ada seorang Virgo (lagi) yang bertengger seenak jidatnya dalam hidupku.
Si Virgo ini penggemar BERAT musik-musik semacam itu.
Dan kebetulan dia memang punya band yang juga membawakan musik-musik semacam itu.

Eksistensi Si Virgo kelahiran tahun 1984 ini berkaitan erat dengan kekacauan yang terjadi pada kisah Madness of Sagittarian.
Yep, dia punya andil besar dalam setiap konflik roman yang terjadi dengan Si Sagittarius itu.
Coba bayangkan, Si Sagittarius yang pada saat itu adalah pacarku sampai membuat grafitti indah di salah satu pilar sekolahku. Isi grafitti-nya: "FUCK **L*N"
Jadi, bisa dibayangkan kan, betapa besar andil Si Emo-Virgo ini dalam kehancuran hubunganku dengan Si Sagittarius.
Well, jangan salah paham. Aku sama sekali tidak menyalahkan siapa-siapa (selain Cupid brengsek ituh!).
Semuanya sudah terjadi dan biarlah terjadi.

Oh ya.
Apa hubungannya musik emo dengan kisah ini?
Aku harus mengakui bahwa tindakan-tindakan yang kuambil saat itu biasanya dipengaruhi oleh kisah-kisah di lagu emo yang (sialnya) gw dengarkan.
Yah, yah. Memang bodoh sekali, Kawan.

Hah? Apa contohnya? Baiklah, akan kuberi tahu.
Contohnya adalah Only One-nya Yellow Card.
Atau.. Hmm.. Almost-nya Bowling For Soup.
Atauu.. You're So Last Summer-nya Taking Back Sunday.
Tapi emang paling banyak sih, dipengaruhi oleh Yellow Card.
Taik kucing memang. Lagu-lagu itu.. Dan Si Emo-Virgo ini.
Tetapi, selalu ada hikmah yang bisa diambil.
Misalnya sebagai berikut.


1. Jangan pernah percaya pada lelaki yang mengatakan sangat menyukaimu, tetapi dia tidak melakukan apapun untuk mendapatkanmu.
Maksudnya selain bilang, "Gw suka banget sama loe.."

2. Ini kenyataan yang mengesalkan. Tetapi ini selalu benar.
(Maaf yah, lelaki..)
Tetapi. Lelaki tidak pernah mengejar hanya SATU orang gadis.
Percayalah. Mereka pasti punya cadangan di masa pengejaran itu.
Nih , kuberitahu istilahnya: BACK UP GIRL.. (persis seperti salah satu lagunya Lillix).

3. Jangan pernah bunuh diri akibat patah hati.
Apalagi saat kau MERASA hatimu patah akibat kutu kupret macam Si Emo-Virgo ini.
Percayalah. Bahkan dia tidak rela mati demi kamu.
Bahkan, dia tidak rela tergores demi kamu.
Dia bahkan mengganggapmu tak lebih dari suatu alternatif.

4. Oh.. Jangan juga percaya pada omongan "Sudahlah lupakan saja aku. Lanjutkan hidupmu.."
Biasanya, orang yang berkata begitulah yang akan kembali menghubungi duluan di masa depan.
Dan jangan lupa.. Saat dia mendekatimu kembali di masa depan, responlah dengan sarkasme yang dibaluri humor..


5. Kalau boleh memilih, lakukan proses PDKT dengan orang yang bisa sering kautemui.
Sebaiknya sih jangan PDKT dengan orang yang jauh di mata.
Karena kau tidak akan tahu ada berapa orang yang dia dekati dalam waktu yang sama.

6. Now, we'll talk about bad boy.
Setelah tua seperti sekarang. Aku menyadari alasan mengapa seorang cowo bisa dibilang brengsek.
Yep, alasannya tidak lain adalah karena mereka sendiri tidak pernah tau apa yang mereka butuhkan.
Mereka hanya "ingin, ingin, ingin, ingin itu..banyak sekali.."
Inilah yang menyebabkan pada akhirnya banyak hati yang tersakiti akibat ketidaktahuan Si Bad BOy ini..
Owh.. Dan bad boy itu biasanya benar-benar "boy".. Bukan "man"..
Cirinya, mereka tidak bisa bersikap tegas dalam menentukan gadis mana yang sungguh dia butuhkan dalam hidup ini.

7. Hmm.. Kalau ada seseorang yang membuatkanmu lagu, boleh saja terbang mengawang-awang.
Tetapii.. Jangan lupa cek dulu apa isi liriknya.
Atau makna apa yang tersembunyi di balik liriknya.
Kalau dipikir-pikir.. Buat apa coba dia menunjukkan lirik lagu tentang "betapa dia mencintaiku tapi tak sanggup menggapaiku"?
Totally a big looza~ Cuih.

8. Aku tidak bermaksud bertindak ofensif terhadap sesama wanita.
Tetapi.. Ehem..
Begini loh, sayang. Kalau ada orang (khususnya lelaki, karena merekalah yang dominan dalam pemilihan pasangan) yang mencoba mendekatimu..
Coba periksa dulu deretan mantannya.
Kalian pasti akan menemukan suatu pola dalam "teknik pemilihan pacar" yang dianut Si Cowo.
Kalau kalian menyimpulkan bahwa deretan mantannya adalah tipe-tipe orang yang dangkal.. Bersiaplah hengkang jauh-jauh.
Soalnya, itu menandakan bahwa Si Oknum yang PDKT ini juga seperti itu.
Ga percaya? Cobalah buktikan sendiri..


Well.. Kurang lebih delapan poin inilah hikmah terpenting yang bisa kubagi dari pengalaman yang cukup lama durasinya dengan Si Emo-Virgo ini.
Ohh.. By the way.. Aku tidak pernah menjalin hubungan resmi dengan orang ini.
Dan sepertinya aku lupa bilang.. Bahwa orang ini adalah personel band-ku semasa SMA..

Ta-Ta..

Monday, February 11, 2013

Teasing You~

Kisah Bad Romance is Good selanjutnya berjudul "Emo-Virgo" dan "Ominous Scorpion" ..
Lalu, baru kita nantikan Bad Romance is Good episode ke-4 yang notabene merupakan kisah paling akhir.. Ga sabar.. *gosokgosoktangan

Random Murmur

Yang baru-baru ini saya sadari..
Alasan utama mengapa saya suka dan harus menulis adalah untuk mengucurkan sedikit isi kepala ini.
Kalau dipikir-pikir lagi, blog ini juga dibuat untuk mencegah otak saya meledug.
Jadi, mohon maaf seikhlasnya kalau banyak menemukan coretan random di blog ini..
(Makanya mengapa ada banyak judul dan label postingan bernama "murmur". Itulah kumpulan pemikiran random saya. Gomenne~)..


Saturday, February 9, 2013

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure (PART TWO)








































Aggh! Tinggal 50-an hari lagi untuk menuju happy ending!!!
Kakiku gatal ingin berlari menembus Waktu.
Tetapi..
Kebayaku belum selesaaaiiii!!
Grrrrrhhhhhlllll...

....
Kisah lanjutan untuk Bad Romance is Good ini ga terlalu berat karena dibuat sambil menghapalkan I Got A Boy-nya GG..
Yeah, yeah..
Sijakhae bolkka?

2. The Sweet Lil' Virgo

Berbeda 180 derajad dengan relationship ajaib yang sebelumnya, hubungan dengan Si Lil' Virgo ini sangat fun, ringan, dan enjoyable.
Lalu... Konfliknya apaahh??

Tak berapa lama setelah bubar jalan dengan Si Triad (err.. atau sebelum bubar, yak?), Lil' Virgo ini menawarkan untuk menjadi pacarku yang notabene adalah seniornya pas sekolah menengah awal!
Luar biasa bernyali memang, Si Virgo yang satu ini.
Dan meskipun aku menertawakan tawarannya tersebut, akhirnya aku setuju-setuju saja untuk menjadi apa yang terlihat seperti "pacarnya".
Dengan Lil' Virgo yang cinta mati dengan Mark Hoppus ini, tentu tidak ditemukan halangan berkomunikasi karena selera dan hobi kami lumayan sama.
Ditambah lagi dia sangat manis dan sangat menghormati ibunya (bokapnya udah almarhum sejak lama)..
Pelajaran pentingnya: Pria yang mencintai dan menghormati ibunya (dengan dosis yang tepat) sangat layak untuk dikejar..

Intinya, hubungan kami beneran 'hanya' fun doank.
Saya senang, dia senang, kami senang.. Lalu.. Masih pertanyaan yang sama.. Apa konfliknya?

Masalahnya, aku tidak pernah mencintai dia dengan tipe cinta yang dimiliki oleh Juliet untuk Romeo.
Perasaan yang ada hanya rasa sayang dari kakak ke adik.
Yeah, kami saling peduli dan memperhatikan hal-hal sepele. Tapi, cuma itu saja.
Dan.. Di sisi lain, aku juga tidak yakin dia sudah siap untuk jatuh cinta.

Yang menjadi kesalahan adalah bagaimana cara kami berpisah.
Kesalahannya ada padaku, as usual..
Mungkin di sinilah kharma burukku dimulai..

Oh, Tuhan. Kalau mengingat kembali, yang ada hanya rasa penyesalan dan rasa bersalah..
Hikz.. Pokoknya, intinya.. Akulah yang menyebabkan perpisahan kami terjadi dengan sangat tidak dewasa.
Perpisahan yang terjadi setelah tidak mengabari selama 6 bulan..
Sudah begitu, masih saja nih bocah ramah dan baik banget!! Gilag!
Saya merasa tanduk iblis di kepala saya semakin memanjang kalau diperlakukan manis seperti itu..

Pelajaran penting #2: Kalau memang harus berpisah, lakukan dengan baik, berkepala dingin, dan sopan. Anyway, itu bisa menjadi kenangan manis, loh!

Well, untungnya semua berjalan dengan baik.
Beberapa tahun setelah perpisahan konyol itu, aku meminta maaf dengan serius atas sikapku yang tidak sopan.
Dan untungnya, dia memaafkan dan kami berteman hingga sekarang.
Alhamdulillah, dia juga sudah menemukan gadis manis yang baik untuknya..
Yeaay!


3. Madness of Sagittarian

Aku mengira menjalin hubungan dengan orang yang berzodiak sama itu membawa kemudahan.
Tapi ternyata nggak, Bok.. *makan ati

Kisah yang ini sebenarnya agak berat, mengingat ada beberapa tetes darah dan trauma fisik yang terlibat di dalamnya.
(Mungkin memang harus ada setetes noda psikopat di otak Sagittarian)..
Jadi.. adik kecil jangan baca, okay!

Sekitar tahun 2003-2004..
Masa-masa di mana jiwa ini sedang super carefree. Benar-benar nyaris ga ada beban.. Dan kebetulan lingkungan XI F sangat sesuai untuk menjadi anak nakal yang kreatif.
Mungkin 'dia' ini tertarik pada aura carefree itu.
Si Dia yang tidak lancar berbahasa Indonesia. Yang saat hari pertamanya di Labschool berambut belah tengah..
Namun, 2 tahun kemudian rambutnya bikin junior-junior cewe menjadi sesak napas.

Saat dia menawarkan diri untuk menjadi pemilik saya, sungguh bingung untuk menjawabnya..
Karena oh karena, dia anak baru di sekolah dan aku sama sekali tidak mengenalnyaaa!
Yes, he's good looking and everything.
Tapi, tapi..
Agh.. Seberapa banyak pun kata 'tapi' toh ujung-ujungnya aku menerima tawarannya itu juga.. *sigh

Hubungan kami berjalan selama 1 tahun. Itu rekor loh, dalam hidupku hingga tahun 2004.
Apa yang bisa kupelajari dari hubungan selama 365 hari (diakhiri tepat di tanggal jadian, 25 Oktober) yakni sebagai berikut.

1. JANGAN. PERNAH. MAU. DILARANG2. TANPA. ALASAN. YANG. JUELAS.
Mas Sagittarius ini anehnya melanggar kode etik para Sagittarian.
Udah jelas kami ini paling antipati sama kata "JANGAN".. Egh.. Mosok dia lupa sih?
Padahal aku ini tidak pernah melarang-larang dia.. *usap keringat
Mau main bola ya ditemenin, mau nge-band 'yo silaken..

Bisa-bisanya nih bocah melarang saya bermain musik dengan kata-kata, "Aku ga mau punya istri anak band".
Heeeiiii~
Tuhan tahu aku tidak mau jadi istrimuuu!

2. Aku akui. Saat bersamanya, aku terlalu membebaskan Mas Sagittarius ini (karena memang pada dasarnya saya tidak suka mengekang..karena saya tidak suka dikekang).
TAPI. Perlu dicatat, bagaimanapun juga, pengawasan dan monitoring dalam dosis tepat itu penting. Soalnya, Si Sagittarius (yg memang flirty) ini ternyata suka TEPE sana TEPE sini. Dan membuat beberapa gadis gethol mengejar-ngejarnya meskipun mereka sadar keberadaanku.
Sok atuh, ambil sana.. *kibasrambut

3. Jangan pernah membuang waktumu dengan orang yang sedikit-sedikit main tangan..
Aku tidak bisa meghitung berapa banyak barang yang rusak dan kulit yang luka selama 365 hari hubungan kami.
Keinginan untuk mendominasi yang tidak terkontrol itu sangat mengerikan efeknya.
Aku masih ingat, betapa seringnya aku ketakutan memikirkan hal bodoh apa lagi yang akan dilakukan oleh orang yang seharusnya menjagaku ini.

Aku gila. Dia gila banget. Hubungan ini sungguh merusak fisik.
Untungnya, hatiku masih bisa dikontrol sehingga tidak menjadi terlalu hancur.

4. Kalau ada seorang pria yang menyayat-nyayat tangannya membentuk suatu luka dengan inisial namamu.. Ituu.. Sangat manis, pada awalnya.
Tapi apa kaupernah berpikir; "apa yang akan dia lakukan padamu kalau kau mengecewakannya (secara sengaja ataupun tidak)?"
Hubungan asmara yang mengorbankan pipi dan jari kelingking patut dikaji ulang kembali..
Ingat, hubungan asmara itu harusnya saling mengasihi.. Bukannya saling mendzhalimi.

5. Kalau sudah berhasil mengambil hati orangtuanya, apapun yang terjadi, mereka tetap berharap kitalah yang menjadi menantunya.
Aku terlanjur menyayangi keluarganya. Tapi.. Sudah ga kuat lagi.. Meskipun hingga hari terakhir bertemu, ibunya masih memelukku dengan erat.
Maafkan, Tante.. Anakmu terlalu luar biasa untukku..

6. Untuk mengakhiri hubungan yang merusak jiwa dan raga seperti ini, memang dibutuhkan niat yang kuat. Wanita, karena sifat alami keibuannya, sering kali terjebak dalam hubungan destruktif karena ia merasa dapat memperbaiki 'kecacatan' pada mental pasangannya.
Itu adalah sikap optimis yang salah kaprah.
Mengubah sifat bawaan seseorang membutuhkan waktu yang nyaris sama dengan proses evolusi.
Sudahlah, lupakan. Jangan buang hidupmu yang berharga. Masih banyak pasangan yang lebih layak untukmu..


Terlepas dari semua kerusakan fisik dan mental yang ditimbulkan dari hubungan ini, aku masih berusaha melihat hikmah yang 'ngumpet di baliknya.
Ulang tahunku yang kemarin ternyata tidak luput dari ingatannya.
Yeah, after all we've been through, kami tetap berkomunikasi (seminimal mungkin).
Tetapi, aku turut bersyukur melihatnya telah mendapatkan pasangan tetap yang sangat cantik dan lumayan mirip dengannya.. (Konon kalo mirip, katanya jodoh)..
I wish you a happy and long life.. Thanx for the lesson~

Thursday, January 31, 2013

Uso ..

White lies,
Blue lies,
Red lies,
Dark lies..
Still, i'm grateful for every scar beneath my heart.

Sunday, January 20, 2013

Postkidnapping Life

My Sweet and Delicious God..
Rasanya seperti baru kembali dari siksaan panjang saat diculik alien..
I miss my old life...
But, finally I'm baaacckk~

Saturday, January 19, 2013

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure (PART ONE)








































Orang yang dianugerahi hidung betet oleh Tuhan konon memiliki karakteristik khas.
Pakar berbicara dan pencinta ulung (red: ini berdasarkan buku cara membaca wajah terbitan Penebar Plus).
Ngomong-ngomong, apa sih yang dimaksud dengan pencinta ulung?
Apakah sama dengan petualang cinta? *garuk-garuk

Hidung betet milikku ini sayangnya tidak begitu membawa hoki.
Apalagi dalam kasus "petualang cinta" itu.
Petualangan cintaku tidak bisa dibilang banyak, kalau dihitung secara kasar hanya mencapai belasan pengalaman.
Apalagi kalau disandingkan dengan pengalaman teman masa SMA-ku yang kala itu sudah mencapai 30 petualangan..*standing applause
Dan dari sedikit petualangan itu, biasanya akulah yang menjadi depresi sendiri karena berbagai pemikiran yang tidak masuk akal (khas wanita). Padahal lingkungan justru melihatku sebagai pelaku utama tindak kriminal.

Meskipun sedikit jumlahnya, pria-pria dari masa lalu itu sudah seenaknya berseliweran dalam surat takdirku.
Mereka pun seenaknya menggores-gores jantungku dengan kuku tajam DAN BAHKAN meninggalkan catatan busuk, "I WAS HERE...", di sana.
Inginnya sih, terus kumaki-maki mereka sepanjang hidup.
Namun, kusadari bahwa kesuksesan hubungan roman ditentukan oleh dua pihak. Ada faktor sebab dan akibat.
Melihat lumayan banyak tragedi yang terjadi, aku menilai ada sesuatu yang agak salah pada karakterku.
Banyak yang salah pada karakterku sehingga menimbulkan konflik dengan beberapa pria itu.

Ada pepatah yang mengungkapkan, "Pria busuk itu seperti sayuran hijau. Kau boleh membenci mereka habis-habisan, tapi pada akhirnya mereka bermanfaat bagi dirimu".
Aku setuju sepenuhnya dengan pendapat itu. Kalau aku tidak melewati rintangan-rintangan dan tragedi-tragedi berikut ini, aku tidak akan berjumpa dengan cinta sejatiku.
Sebentar lagi, kegemaran "bertualang"-ku akan berakhir.
Sebentar lagi, aku akan menutup buku lama dari masa-masa jahiliyah.
Sebentar lagi, aku mengakhiri masa lajang dan memulai tugas baru menjadi istri dan ibu, Insyallah.

Karena itu, aku ingin merekap beberapa kasus tragedi penting yang masih teringat di otakku.
Tidak mungkin kubahas semua dengan detil mengingat posting-an ini lumayan berbahaya.
Tetapi aku berusaha tidak mencemarkan nama baik kalian, koq...

Tujuanku menulis summary ini murni hanya sebagai memento sekaligus sebuah pembelajaran.
Aku tidak berniat bertindak ofensif terhadap mantan-mantan ini.
Malah, justru aku sangat berterima kasih atas jaringan parut yang mereka tinggalkan di jantungku.
Bekas luka itu membuatku matang dan sedikit lebih bijaksana.
Tak mungkin aku menyebut nama lengkap mereka (atau bahkan link ke akun media sosial mereka). Jadi, aku menyebut mereka berdasarkan nama zodiaknya. Kecuali untuk yang nomor 1 ini. Sayangnya, aku lupa tanggal lahir beliau sehingga terpaksa mengamuflasekannya dengan istilah lain.

Okey, here we go..

1. The Triad
Kisah ini terjadi sekitar tahun 2000-an. Saat aku jatuh hati pada pandangan pertama pada seorang pria yang (suwer) mirip Sanosuke Sagara, secara fisik dan mental.
Pelajaran berharga dari kisah ini adalah "percayalah pada kemampuan dirimu untuk mendapatkan apa yang kaumau, khususnya pria yang kaumau".
Sang Triad ini adalah seniorku di sekolah swasta yang menganut sistem senioritas cukup rese.
Dan kala itu aku hanyalah seekor murid baru yang cupu akut.
Awalnya cintaku bertepuk sebelah tangan selama beberapa bulan. Dia bahkan lebih menyadari keberadaan sarang semut dibandingkan eksistensiku.
Tetapi, at last.. Si Senior yang keren ini memilih Si Bocah Cupu untuk jadi pacarnya.
Bangga, bahagia, dan pesta pora dalam hati selama beberapa minggu.
Namun, kemudian hubunganku menjadi bahan pembicaraan satu sekolah.

Mengapa oh, mengapa??
Karena Si Senior ini rupanya adalah anak kolong yang hobi melakukan tindak kriminal..
Awalnya, aku menganggap dangerous relationship ini seru bin memicu adrenalin.
Sampai pada akhirnya orangtuaku dipanggil ke rapat guru KHUSUS untuk membicarakan hubunganku dengan Sang Triad ini.
Sampai pada akhirnya aku habis kena ocehan dan larangan untuk menemuinya lagi.
Sampai pada akhirnya aku menyadari bahwa Sang Triad ini memang punya kumpulan otot yang lebih besar daripada otaknya.
Hubungan sinting ini hanya berjalan 3 bulan. Tetapi kurasa itu cukup untuk memberikan gambaran seperti apa rasanya menjadi istri seorang anggota gangster. Selepas dikeluarkan dari sekolahku, ia konon menjadi anggota Paskibraka di SMU negeri di bilangan Jakarta Timur.
(Baru tahu, apa memang tidak ada tes urin bagi calon anggota Paskibraka?)

Kini, aku tidak tahu apakah dia masih hidup atau sudah mati.
Aku tidak tahu apakah dia masih gemar menembaki kemaluan orang lain.
Yang pasti, aku mengucapkan terima kasih atas kisah cinta yang lumayan seru ini PLUS genjotan untuk rasa percaya diriku. Sayonara~


PS: Lanjutan kisah dengan tokoh berikutnya akan segera menyusul dalam posting-an berbeda..

Friday, January 18, 2013

First, My Apology...

Terkutuklah aku yang lenyap dari peradaban selama kurang lebih 6 bulan ini. 
Aku sama sekali tidak berencana demikian, Teman. 
Ada beberapa kejadian tak terduga yang cukup menghabiskan hari di umur 24-ku.
Sebagian besar kejadian memang menghancurkan aku, jika dilihat dari "kacamata" negatif.
Namun sebenarnya, suratan ini sudah digariskan demi perbaikan karakterku. 
Meskipun bayarannya sangat, sangat mahal.
Bayarannya ya itu tadi. Aku sempat kehilangan eksistensi.
Sebagian karena memang waktu yang sangat berkurang.
Sebagian lagi karena aku tidak tahu apa yang harus kutulis, tak tahu apa yang harus kuungkapkan.
Bahkan, aku lupa hal apa yang benar dan hal apa yang salah.
Severe dementia, indeed.

Niatku mem-posting 1.000 kisah di blog ini sampai tahun 2012 terasa seperti omong kosong belaka.
Dan sekarang tiba-tiba sudah 2013.
Jujur, bagian otakku yang memproduksi fantasi terasa bagai termutilasi selama lebih dari 6 bulan.

Aku memohon maaf pada blog ini, pada kalian yang kebetulan membaca posting-an ini, dan pada diriku sendiri. Aku sungguh ingin kembali pada diriku di awal umur 24, yang selalu melihat pelangi dari setiap badai yang terjadi.
Aku yang bisa menuliskan kesedihan maupun kebahagiaan dengan indah.
Aku yang mampu berkarya.
Aku yang ikut bercahaya akibat pancaran matahari di atas kepalanya.
Si Peter Pan-ku itu.

Mou ichido..
Gomennasai, hontou ni..