Tuesday, October 18, 2011

Backstage Story #sekian : DAI★SHI performance in Japan Community (JACOM) @ Kramat Jati Indah Plaza
















Hal yang menyenangkan dari kegiatan perform yang bertubi-tubi adalah, kita tak perlu menyesali kesalahan-kesalahan yang diperbuat pada perform sebelumnya. Karena hal itu dapat segera diperbaiki pada perform selanjutnya.

Gw yang merasa tampil kurang sreg pada acara di MOI pun menaruh harapan pada perform di Kramat Jati Indah Plaza ini. Namun, cobaan pertama muncul saat kami memasuki gerbang plaza tersebut.

Ogh.. Ternyata plazanya masih baruuu.. Masih banyak tangga-tangga dan tumpukan kaleng cat yang menunjukkan pembangunannya belum selesai secara total. Wheew.. Mungkin pengunjungnya masih sepi ya?? Sayang sekali.. Ckckckck..

Dan cobaan berikutnya muncul saat Alex tercengo-cengo menatap ke jendela lobby, memandangi seseorang di dalam lobby. Belakangan dia menyatakan bahwa koko penyelenggara acara ini (yang dipandangi Alex tadi) adalah orang yang pernah "bermasalah" dengannya (berkaitan dengan masalah fee).. Wedeee.. Aromanya agak-agak ga enak nih..

(Gw tidak akan menyebutkan panggung mini & alat yang "ehm" sebagai salah satu problem pada hari itu)..



Well, dengan beberapa masalah kecil itu, kami memutuskan bersikap nothing to lose.. Sampai... Sampai tiba-tiba kami yang jadwalnya main pukul 14.30 WIB diminta (atau disuruh) on stage pada pukul 13.00 karena ada band yang batal hadir.

Baiklah, saudara sekalian.. Pada detik-detik seperti itulah saya rasanya ingin menelan bulat-bulat (dengan geram) apa yang disebut sebagai "profesionalisme".

Tapi yaah.. Apa boleh buat?? Marilah kita terus mencoba bersikap profesional..




















Akhirnya dengan waspada (takut fee kami tidak turun), kami menuju panggung. Tapi, kami menemukan suatu kontradiksi di sana. Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, tapi alat panggung belum dicolokiiinn!! Dan kami disuruh main jam 13.00 WIB..

What a contradiction~ (Atau mungkin maksudnya kami sekalian disuruh bantuin masang-masang alat. Hmm... No problemo sih..).

Tapi untungnya, MC-nya sangat menyenangkan dan kooperatif.. Tak dapat disangkal, MC yang baik & kooperatif itu sangat mendongkrak mood performer.

Mungkin karena performer menjadi merasa aman dan nyaman, yakin bahwa semuanya akan berjalan lancar. (sering juga mengalami MC yang beler, atau bahkan superdongo..)
















Jadi, mungkin ditinjau dari kenikmatan performance. Hari Minggu itu kami tampil lebih enjoy dibanding performance pada hari sebelumnya.. Dan ternyata pengunjung KJI itu banyak banget loooh..

Such a lovely people!! Meskipun mereka KAGA NGARTI gw nyanyi apa, mereka tetap menancapkan kaki di depan panggung dan menonton dengan sabar..

Hahahahah.. Thank you very much! Dan ternyata, Puji Tuhan.. Fee kami langsung turun..

Untung ga ketiban problem yang sama dengan Alex dkk.

















Monday, October 17, 2011

I Love You, Cotton..





















Proudly present...
This is Ruby.. My female himalayan bunny!!
She's so crazy, but still.. adorable one!!
I love you, cotton..

PS untuk "Murmurs" sebelumnya..

PS : Kapan ya, performance saya bisa bikin orang terharu..?
Hmm.. *daydreaming...

Murmurs : How often do you cry?

Dulu, gw terlambat 1 minggu untuk muncul ke dunia..
Melihat gw yang sekarang ini, nyokap akhirnya menyimpulkan bahwa gw terlambat datang karena overthinking di "dalam" sana. Entah mempertimbangkan apa, gw ini..
Dan entah mengapa seluruh atom-atom di dunia ini mendukung gw untuk tumbuh menjadi seseorang yang "hipersensitif".. (*mengutip istilah dokter kulit "tertentu" yang merangkap psikiater, yang pernah mendiagnosis masalah ke-hipersensitif-an hati gw..).

So..
How often do you cry??

Kalau saya..??
Dengan "bangga", gw nyatakan bahwa sangat seuriiinggg gw menitikkan air mata..
Banyak hal yang bisa bikin gw menangis... Kadang orang lain tak mengerti mengapa gw menangisi hal tersebut.
Alhamdulillah, gw memperoleh partner hidup yang, meskipun tak selalu mengerti alasannya, tak pernah terlihat kesal jika gw menangis..
Alhamdulillah...

Gw bisa menangis saat (*dari yang paling ringan hingga paling berat) :
1. Saat makan/minum food or beverages yang enak..
Duuh.. Rasanya gimana gituu.. Gw benar-benar menghargai orang yang menciptakannya..

2. Saat menyaksikan akting yang begitu bagus dari seorang aktris/aktor.
Jadi lucunya, meskipun ceritanya ga bikin gw nangis, gw bisa nangis saat menyaksikan kemampuan akting yang luar biasa.
Lucunya lagi, gw mulai begitu saat menyaksikan aktingnya America Ferrera di Traveling Pants..
Aghh.. Aktingnya memang keren banget di film itu..

3. Saat menyaksikan performance yang bagus dari seorang musisi/penari/seniman lainnya..
Ga harus live, sih. Melalui rekaman video juga berefek lumayan.
Kadang gw bingung, alasan utama gw terharu itu karena apanya..
Biasanya sih, tanpa berpikir apa-apa, gw langsung menangis begitu saja..
Bahkan di suatu performance yang menurut orang lain biasa-biasa saja..
Entahlah, mungkin kesungguhan sang performer tersebut sampai ke gw.. Maybe..

4. Oghh.. Bahkan saya menangis saat melihat pasangan yang berbahagia.
Well, itu ga terbatas muda-mudi lawan jenis saja loh. Misalnya ada kakek-nenek, atau mungkin pasangan sesama jenis, atau bahkan sepasang domba yang berbahagia..
Kini, bagi gw "itu" (masalah penyimpangan seksual) bukan masalah penting, selama mereka yang menjalaninya bahagia.
Itu saja sudah cukup membuat gw terharu..
(masalah penilaian salah-benar yang 'hakiki itu bukanlah hak kita.. Ya ga?)

5. Menonton film yang bagus..
Aghhh!! Kalau diingat-ingat akhir-akhir ini gw jarang TIDAK menangis saat menonton film..
UGhh! Kenapa para pembuat film itu pandai sekali mempermainkan perasaan penontonnya..
Tapi gw ini, saat menyaksikan Finding Nemo aja nangis koq.. Hix..
Kalau untuk Final Destination ga nangis, sih.. Hanya saja, gw iba pada para pemainnya, karena plot cerita film itu begitu-begitu suadjja..












6. Melihat role model yang sangat dikagumi..
Maksudnya hanya dengan melihat saja, gw bisa terharu..
Ohgg!! Gawat, bahkan dengan mengingatnya saja bisa bikin mewek..~
Misalnya siapa ya..? Lady Gaga, Kim Tae Yeon, dan sebagainya..
















7. Mendengar musik yang bagus.. Kalau untuk yang ini, biasanya merinding dulu..
Ntar kalo sampai di bagian klimaksnya, baru deh mengucurkan air mata..

8. Baca buku yang bagus.. (sudah dibahas mengenai tipe buku kesukaan gw)..
Gw paling ga bisa menahan tangis kalau baca cerita mengenai perpisahan tragis yang tokohnya adalah hero & heroine..
Aggghhh~ Sediihhhhhhhhh... Tapi buku tentang anjing juga bisa bikin mata gw jadi kaya mata iguana sih..











9. Melihat orang menangis, melihat orang susah..melihat mahkluk hidup susah, lebih tepatnya.
Pernah gw melihat sepupu gw yang menangisi bokapnya yang baru kena stroke di ranjang RS.
Ya kontan gw ikutan mewek pelan2 di belakang.. Itu pun sudah gw tahan-tahan..
Egh.. Sialnya, akhirnya kakak sepupu gw itu melihat mata gw merah-merah..
Trus dia bilang..
"Duh, kamu masih belum berubah toh.. Masih suka mewek aja kaya dulu.."

Doeenkk..!!! Padahal kan dia sendiri juga nangis..
Malah, gw mewek karena ngeliat dia nangis..~
Ckckckkck..

Trus ada lagi kasus aneh.
Jadi suatu hari, gw main ke kostan sobat cewe gw.
Nah, dia lagi ada masalah sama pacarnya & dia butuh curhat..
Ya udahlah, gw beli roti-roti dulu dengan santainya trus masuk ke kamar sobat gw itu dan duduk manis siap mendengarkan keluh kesahnya.
Egh.. Dasar emang gw dongo banget..
Pas dia cerita, bukannya gw ngasih saran atau bersimpati, malah gw yang nangis denger curhatannya ituhh!!
Alamaaaa~kk.. Itu gara-gara apa yang dia curhatin sama persis kasusnya dengan apa yang lagi gw alami..! ckckckck..

Tapi gara-gara gw nangis, sobat gw itu jadi lupa dengan masalahnya.
Karena segera muncul problem baru, yaitu mencarikan tissue buat gw yang mewek sambil makan roti..
Huahahah.. Yah, lumayan menolong kan kehadiran gw ini..

Ada lagi kasus lumayan heboh..
Saat gw lagi magang koas di Praktik Dokter Hewan Bersama di Sunter.
Ada pasien bernama Snoopie, dia ini seekor Samoyed (dan gw cinta mati sama Samoyed).
Sedihnya, Si Snoopie ini didiagnosis menderita Leptospirosis.
Kerusakan ginjalnya sudah lebih dari 70%, dan prognosa hidupnya infausta (alias kecil sekali kemungkinan sembuhnya).
Tiga hari berturut-turut pemiliknya datang bersama Si Snoopie.
Pemiliknya seorang Oom-oom keturunan etnis Tionghoa, sedangkan istrinya kayanya orang Singapura, jika menilai dari logatnya saat berusaha bicara dalam bahasa Inggris campur-campur Melayu.. Anjing tampan dan karismatik yang sekarat, ditambah sepasang pemilik yang sangat baik hati dan mencintai anjingnya..

Deuuh.. Siksaan total bagi ductus lacrimalis saya..
Di hari ke-3, Snoopie benar-benar sudah sekarat. Napasnya tinggal satu-satu..
Di hari itulah, pasangan suami istri tersebut tak mampu lagi menahan air mata mereka.
Mereka menangis, drh. Cucu membacakan doa, tak ada paramedis di sana, hanya ada saya saja..
Huwaah.. Jadilah gw menagis juga.
Dan bener-bener ga bisa ditahan lagii..
Sungguh gw merasa bersalah saat itu.. Karena hanya bisa menangis, tanpa bisa mengucapkan penghiburan.. Sempet say bye-bye ke Snoopie, sih.. Tapi hanya itu saja.. Hix..


10. Yap, sudah bisa ditebak.. Gw paling benci kalau mengalami "perpisahan".
Dengan makhluk apa pun itu...
Bahkan gw menangis saat kehilangan gantungan kunci Tony Chopper, karena jatuh dari kantung jaket gw.
Gw nangisnya bukan karena itu benda pemberian seseorang atau karena mahal atau karena hal-hal begitu..
Gw menangis membayangkan si Tony sendirian di tengah jalan raya..
Belum lagi kalau dia kelindes ban mobil atau motor..Apalagi ban truk..
Oh, Tony.. Maafkanlah aku ini.. Sampai sekarang aku menyesal..~

Jadi intinya, segala perpisahan dengan makhluk yang tingkatannya lebih tinggi daripada si Tony, gw pasti bakal menangis-nangis..
Dasaarrr~ *jitak kepala sendiri..



Yah, terlepas dari betapa ultra-cengengnya gw, sangat disayangkan budaya-budaya yang mengharuskan kita untuk menahan air mata.
Seperti sudah jadi aturan tak tertulis, bahwa menangis = lemah = inkompeten.
Padahal, ga begitu adanya.
Kita menangis seringkali bukan untuk menunjukkan kelemahan.
Tapi untuk menunjukkan empati yang tulus..
Bagi gw, menangis itu 99% positif..
(meskipun kadang kalo gw sangat marah atau sangat tersinggung, bakal menangis juga sih..)
Nah, malah kadang gw menangis untuk menahan amarah.
Menahan mulut ini mengucapkan kata-kata yang negatif..

Gw malah benci bin muak kalo ada cowo yang pamer dengan mengatakan bahwa dia ga pernah menangis & menangis itu identik dengan kecewe-cewean..
Aghh.. Kaya dia pas lahir kaga nangis ajee.. Cih..
Saya ini pengagum manusia-manusia yang berhati lembut..
Pasti langsung luluh deh, kalau melihat orang menangis..
Tapi kalo bisa sih, nangisnya ga pake iler & inguuss..
Hoahahahah~


















Brasco & Me..
Kangennya.. Apa kabar ya, lelaki genit itu??

Sunday, October 16, 2011

Something you should read : Mates, Dates Series by Cathy Hopkins

Tipe buku/novel seperti apa yang gw suka??
Novel yang mengandung unsur-unsur berikut ; humor cerdas (paling utama), fantasi, misteri, romansa (tragedi lebih disukai) dan action (bunuh-bunuhan agak sadis juga boleh)..
Maksudnya, dalam 1 novel yang gw suka harus ada gabungan dari unsur-unsur di atas..
*tapi coba pikir, bagaimana caranya meramu humor cerdas dalam kisah cinta tragis?
Hanya Jonathan Stroud yang bisa..

Namun terlepas dari unsur-unsur tersebut, gw (dan semua orang, sepertinya) paling suka dengan novel yang menarasikan sebuah kisah yang MIRIP dengan kisah yang pernah gw alami!!Btuull?? Setujuu??Dan baru-baru ini gw menemukan novel yang seperti itu!

Tersebutlah suatu novel berseri yang berjudul "Mates, Dates, and......"
Titik-titiknya itu berubah-ubah sesuai seri.
Gw sudah membaca novel ini sejak berusia 16-an tahun (pas masih cocok dengan umur para tokoh), sampai sekarang (pas sudah cocok untuk menyimpan buku ini sebagai bahan pembelajaran bagi calon anak nanti)..
"Mates, Dates" series adalah novel yang menceritakan tentang 4 orang sahabat bernama Izzie, Lucy, Nesta dan TJ.Karakter mereka ber-4 ini sangat variatif.
Jadi sepertinya Mrs. Cathy Hopkins sudah mensurvey tipe-tipe sifat remaja putri di zaman millenium ini, kemudian merisetnya, lalu dimasukkan ke dalam novelnya..

Buku seri pertama yang gw baca adalah "Mates, Dates, and Inflatable Bras", yang tokoh utamanya adalah si Lucy.Lucy adalah tipe cewe mungil yang rada melankolis, menggemari fashion, sangat perhatian dengan orang-orang di sekitarnya, namun kadang suka minderan.
Sedangkan Izzie adalah tipe cewe yang rebel, menyukai musik, nantinya bakal menjadi hippie, keras kepala, dan sangat-sangat eksentrik.
Anehnya, Nesta, adalah tipe cewe gaul, yang sangat fashionable, cuantik, supel, tapi sayangnya.. jika tidak kenal dekat, sebagian orang bakal menyangka dia air head. Nah, TJ adalah cewe terakhir yang bergabung dalam sistahood ini.

*btw, setelah gw baca semua bukunya, gw ga bisa menyimpulkan karakter siapa yang paling mirip dengan diri gw.
Mungkin karena di dunia nyata, kita ga mungkin plek melankolis, ga total sanguinis, dan seterusnya..
Tapi kalau ditimbang-timbang, mungkin karakater Izzie dominan bersemayam dalam diri saya..kikikiki..
(ada seri dimana Izzie naksir berat sama cowo bad boy.. Huaah..jadi ingat masa laluu..).

Buku yang akan gw bahas ini berjudul "Mates, Dates, and Tempting Troubles".
(*ngomong-ngomong, buku inilah yang gw bilang menceritakan suatu masa kisah hidup saya.. Muiriip tenann (95%, sih)!





















Tokoh utama kali ini adalah TJ, yang tipikal cewe kutu buku bin cerdas, tapi juga baik hati, dan cantik, tapi dia rada-rada introvert sayangnya.
Kalau mau dipersingkat, buku ini bercerita tentang betapa jungkir baliknya hidup TJ saat dia...
Saat dia..
Saat dia naksir sama Luke!!
Siapa itu Luke? Apa hebohnya?
Masalahnya, Luke itu.. pacarnya Nesta!!
Nesta (tadi sudah diceritakan) adalah sahabatnya TJ sendiri!!

Sayangnya, TJ bukan cuma mengagumi pacar sahabatnya.
Tapi beneran sukaa!! Aghh.. Gawatnya lagi, sepertinya si Luke juga suka sama TJ!!
Awwh.. Senangnya..~
Looh..? Trus gimana dong, tentang Nesta??
Pasti dia bakalan sakit hati seumur hidup & ga mau temenan lagi sama TJ!!
Awwh.. Ditambah lagi tiba-tiba bokapnya TJ berencana ngajak pindah ke Devon!
Awalnya TJ sedih luar biasa karena rencana tersebut, tapi mungkin ini ide bagus untuk melarikan diri.. Terutama setelah Luke bilang bakalan mutusin Nesta dalam waktu dekat ini!!
AggghhH!!! Hebbohh!!

Oh,ya.. Ada yang lupa..
TJ sudah punya pacar!! Namanya Steve.. Dan diaaa.. Kakaknya Lucy (cek di atas, siapa itu Lucy..)!!!
Agghh..!! Sepertinya Eros sengaja mempermainkan kita semua..!!
*tapi sudah lama, kenapa si Luke belum mutusin Nesta juga ya??
Padahal katanya dia suka sama TJ..??


Gilagg!! What a relieve, deh pas membaca buku ini.
Untung waktu itu gw ga melakukan hal-hal bodoh yang dilarang TJ untuk dilakukan (nyaris, sih)..Kocak banget rasanya membaca kisah hidup kita yang sudah dibukukan..
Hoahaahah..

Jadi, intinya sodara-sodara.
Saat kalian terjebak dalam situasi seperti ini.
Yakinlah bahwa cowo yang memerankan si Luke itu centil namun pengecut.
Yah, dia ingin meyakinkan dirinya (entah apapun alasannya) bahwa dia mampu menggaet sejuta cewe di muka bumi.
Makanya dia PDKT ke TJ dan seorang cewe lain, tapi dia GA MAU memutuskan pacarnya dengan sejuta alasan bloon.
(Hadeuuh.. Semoga cowo-cowo seperti itu bisa dibasmi dengan insektisida..)...






















Tante Cathy Hopkins yang sudah mencoba berbagai jenis pekerjaan (normal hingga abnormal), tapi akhirnya menjadi penulis.. Ogghh!! Hebatnya..
Sebenernya, untuk dibaca orang dewasa, novel remaja ini biasa-biasa saja.
TAPI yang paling hebat adalah, dia bisa menemukan poin-poin penting dalam kehidupan remaja, kemudian menjadikannya sebuah buku berisi solusi dan tips-tips bertindak yang benar sesuai dengan problemnya!! Ckckckckk.. Anak gw nanti harus membaca "Mates, Dates series" ini..



Tapi dasar sial..
Si TJ ini ga mau membuka mata, karena dia terlalu naiiiiff~
Sama saja seperti cewe yang sedang kasmaran semu..
Otak briliannya tau-tau jadi tumpul dan cenderung bersikap reaktif.
Masa tiba-tiba di suatu malam (efek habis kena cium Luke, sepertinya), si TJ membuka komputer dan menulis email minta putus ke Steve!!
Guawaatt!! Cilaka dua belasss!!!

Jadilah keesokan paginya Lucy mencak-mencak karena BT melihat abangnya patah hati..
Huikks.. Makin runyam, oh runyam..
Makin bikin ulcus gastricus pulak saat TJ mengetahui (baru tau, dia..ckckck..) bahwa si Luke juga mengatakan semua hal yang pernah dia katakan ke TJ (gombal-gombalan itu loh) ke seorang cewe lain bernama Sian!!
Akkkh.. Tapi Luke selalu keukeuh bahwa Sian-lah yang mengejar-ngejar dia..
Padahal kenyataannya 180 derajat berbeda!!
GILAG ini lelaki..!! ckcckckkck..

Oh, iya.. Makin pusing lagi saat TJ cerita ke Izzie mengenai hubungan terlarang ini, tapi ga cerita ke Lucy.Dan akhirnya Lucy & Nesta tahu bahwa Izzie tahu tentang hubungan TJ-Luke tapi ga cerita ke mereka berdua.

Jadilah Lucy & Nesta marah ke Izzie..
Untung Izzie ga balik marah ke TJ.. Fiuhhh~
OGH! Sistahood ini terpecah menjadi 2 kubuuuu!! Dan semuanya gara-gara perasaan cinta TJ ke Luke..Gimana doong inii??
Perasaan TJ itu layaknya sehari di surga, besoknya di neraka..
Pagi di Valhalla, sore di Hel..
Aghhh.. Gw rasa, cinta yang naik-turun gonjang-ganjing seperti itu tidak baik..
'Mayan destruktif loh..

Yahh.. Untuk mengetahui bagaimana ending cerita, beli saja bukunya di toko buku terdekat..
Kalo di warung kayanya ga ada sih.. Fuahh..~
*cape setelah bercerita dengan penuh semangat..

Saturday, October 15, 2011

FAST 15 Digital Yearbook ~ that damn project (a story behind).
















Bulan Juli-September kemarin gw disibukkan dengan suatu proyek yang nyaris mustahil untuk dilakukan.

Apakah itu?
Membuat buku tahunan digital dan video berisi kumpulan wawancara 40 orang koas Fast Community plus beberapa orang dosen pilihan.
Memang kayanya biasa aja sih..
Tapi kalau hanya dikerjakan oleh 1 orang dengan 2 bawahan..
(*dan tanpa gaji, pulak)..
Apakah mudah??
Tentu tidak..
Gw sempat muak dan madol mengerjakan proyek ini, sehingga sempat terhenti sekitar 1 minggu.
Untunglah (akhirnya) mood gw kembali, dan akhirnya buku tahunan digital ini selesai juga.
Itulah manfaatnya punya "faith"..

Sedangkan untuk videonya..
Casting & editing awal memang gw yang mengerjakan..
Tapii.. editing akhir & music director-nya adalah partner saya tercintaa..
Fuaah.. Untunglah ada beliau..
(*bayarannya adalah traktiran yang tidak seberapa di Midori..hehe..Smoga ga kapok..).
Karena 2 orang bawahan saya agak tidak bisa diandalkan.
Terutama 1 orang tertentu itu.. Cuih!















Rasanya lega banget saat buku tahunan ini selesai, setelah melewati berbagai marabahaya..
Fiuuh..
Tapi hikmahnya adalah gw jadi tahu, bahwa gw sanggup menciptakan 60-an design yang berbeda-beda dalam waktu singkat.
Oggh.. Dan gw bisa belajar menggunakan iMovie HD (tadinya cuma bisa cengo & drooling kalo melihat partner menggunakan program itu)!!
Jadi proyek buku tahunan digital ini setidaknya sudah mendongkrak rasa percaya diri saya, meskipun sedikit..
Alhamdulillah...
Ini memang "sesuatu"..
















Setiap orang punya 1 halaman full yang berisi tentang dirinya..
Misalnya, data individu, hobi, impian, cerita yang berkesan, etc..
Dan setiap orang mendapatkan desain yang berbeda-beda.
Gw usahakan sih, image orang yang bersangkutan sesuai dengan desainnya.
*dengan catatan gw tau image orang tersebut.




























Vintage Coffee Break





















Foto ini diambil saat kami (saya & partner) sedang beristirahat sejenak di kedai kopi & donat di dekat panggung pada acara Multitoys Great Sale Festival, sambil membaca-baca majalah..

Rehat ini dilaksanakan berkaitan dengan nyerinya jari-jari kaki saya.
Hal ini merupakan manifestasi dari penggunaan high heels dalam waktu lama..

Friday, October 14, 2011

Backstage Story #sekian : DAI★SHI performance @ Multitoys Great Sale Festival - MOI, Jakarta (Oct 8th 2011)


















Huaahh~
Gw baru menyadari..
Betapa lamanya gw ga menulis sesuatu yang berarti..
Coba lihat posting-an gw akhir-akhir ini.
Hanya merupakan sekoloni huruf tak berarti, yang mewujudkan betapa G@L@U-nya hati ini..
Dan menunjukkan ternyata Si Penulis bisa bersikap @L@y juga..

Hmm.. Lalu, sebaiknya sekarang membahas tentang apa yaa??
Hm.. OOOH!! Gw tahu, sebaiknya gw melaporkan hasil pantauan acara tanggal 8 & 9 Oktober kemarin. Juga lanjutannya, tanggal 11 Oktober di spinRADIO, Jakarta.

Alhamdulillah, DAI*SHI berkesempatan main di waktu yang berhimpitan.
Awalnya kami hanya berencana main di acara JACOM di Kramat Jati Indah Plaza (9 Okt), namun ada tawaran dadakan untuk main di Mall of Indonesia tanggal 8 Oktober-nya.
Lumayan, lumayan.. Namun, kami langsung "melirik DoWe dengan tatapan penuh wanti-wanti".
Karena.. Ciri khas DoWe adalah, dia akan jatuh sakit saat ada 2 acara manggung yang berurutan..
Hal tersebut biasanya dapat membatalkan rencana manggung kami.. *sigh..

Tetapi, alhamdulillah.. Kali ini dia sehat-sehat aja.. Hanya saja, masih agak-agak dongo bin autis seperti biasa, sehingga DJ spinRADIO berhasil memberikan title kesayangan baginya : KAZAO (itu loh, temennya Shin-chan ituh..).
Oke, oke.. Kembali ke pokok bahasan pertama.

Hari Sabtu, 8 Oktober 2011..
Kami berencana membawakan 4 lagu untuk acara Multitoys Great Sale Festival ini.
Syaratnya 1 lagu harus merupakan OST anime..(begitu kata panitianya)..
Kali ini kami membawa serta Alexander Bramono + Stefan J. Hartono dari TokyoLite, sebagai additional bassist & guitarist.

Tapi..
Pas Jumat malamnya, perut gw rada miris.. Why, oh why??
Karena soul kami ber-4 dengan Sang Additional Guitarist sangat berbeda juauuh..~~
(kalo si Alex sih, lebih kosmopolitan dia.. Bisa langsung menyesuaikan dengan soul bermusik kami..Atau karena memang basic-nya adalah rock?? Ndak tau juga..).
Gw sempat berpikir.. "Deuh, besok gimana niih?? Sound gitarnya ga nyambung satu sama lain.. Ahk..". Kemudian muncullah gw dalam versi yang lebih bijak, dan dia berkata, "Tapi ya sudahlah, nothing to lose.. Pasrahkan saja".

EGH..
Untung gw ga stress berlarut-larut..
Karena, ternyata selama 2 hari manggung, perbedaan sound gitar Stefan & Dowe ga begitu mengubah warna musik secara keseluruhan.."
Dan meskipun improvisasi mereka berdua (Alex & Stefan) suka nyeleneh, alhamdulillah semuanya lancar-lancar saja..
(meskipun kalo versi manga-nya, akan ada aliran keringat di pelipis gw sih, saat mereka berimprovisasi ajaib..)..
Bahkan improvisasi itu akhirnya menginspirasi salah satu personel D*S..
*ga tau deh, mau bikin apa dia..

















Pas Hari H, gw sudah punya feeling si Alex dan koloni-nya bakal telat..
Kalau "saya yang dulu", pasti sudah mencak-mencak dan migrain karena stress.
Tapi "saya yang sekarang" sudah agak sedikit lebih waras & slauw..
Jadi ya sudahh.. Begitu pula saat kami ber-4 sudah selesai check sound, jam sudah menunjukkan 3.50 PM, dan Alex beserta koloninya belum muncul..
(Woy, kami main jam 4.00 PM, woiy..~).
Gw hanya pasrah dan cengengesan saja..

Tapi untunglah Mas Putra (Sang Panitia Acara) sangat baik & pengertian.
Dia rela memberi kami toleransi waktu beberapa menit untuk menunggu si Alex beserta koloninya.
(Dan ternyata durasi total on stage kami hanya sekitar 22 menit..Padahal dikasih jatah mainnya 30 menit. Jadi ya, impaslah. Acaranya ga ngaret2 amat).

Secara keseluruhan manggung D*S hari Sabtu itu biasa saja.
Sayangnya gw ga begitu enjoy sih.. Entah kenapa..
Jadinya performa kami yang biasa-biasa saja..
Saat lagu-lagu awal gw merasa ga maksimal nyanyinya..
Deuh, sayang sekali..
Padahal gw suka sekali dengan outfit gw hari itu..
*meskipun awalnya sempat ragu untuk memakai bajunya..
































Tapi malam itu, yang seru adalah acara kumpul bareng-bareng koloni band J-Indo versi bangkotan..
Ada Obake, Amakusa, Himitsu Janai (ini baru sih, tp vokalisnya dan gitarisnya adalah membernya Obake), RMM, Foru, Akatsuki, Tokyolite (ini ga bangkot, sih), dan banyak lagi..
Dan semua pendukung band J-Indo yang sudah sepuh-sepuh juga datang..
AAggghhH..senangnya.. Dan di ujung acara kami semua merusuh di atas panggung..
Dipicu oleh pelemparan kue ultah milik Barry Amakusa..

Duh, mohon maaf sekali, Mas Putra..
Kelakuan para sesepuh ini memang sulit dikendalikan..
*sambil menatap lantai panggung yang penuh krim dan cuilan cake..

Wednesday, October 12, 2011

Murmurs





















Ironis sekali..
Mengapa kini kamu ada di tempat itu?
Tempat di mana aku ingin mengulang semua kenangan yang kini telah layu..

Monday, October 3, 2011

U-maku Generation for Me~





















Saya sangat suka mereka..
Meskipun saya be'on kalo disuruh menari..
Meskipun kadang mereka (dan saya, actually) sering sinting & bertingkah random saat latihan..

Bagi saya, UMSD merupakan salah satu dari sedikit hal yang bisa membuat saya gembira serta melupakan sejenak hal-hal yang menyakitkan..


Sunday, October 2, 2011

I miss you (1 billion times..)



















oh, i miss you..
i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you..

and you don't even know it..