Saturday, May 30, 2009

U'RE SO L@ST SUMMER

















Foto manipulasi yang keren bikinan http://icechicken.deviantart.com/..


Dahulu kala..
Zaman dulu sekali, waktu gw masih polos..
Orang tertentu mengirimkan beberapa kata yang diuntai menjadi sebait puisi indah..
Gw pikir, "Gilag..Jago amat niy orang.." dan.."Gilag..Tulus amat niy orang".
Ternyata emang dasar gw baru tau akhir2 ini, yang dikirimkan itu ternyata adalah liriknya Ure So Last Summernya Taking Back Sunday..
ckckck..
Tertipuuuuu...





















Kalo yang ini versinya http://popupwixxerin.deviantart.com/!



The Lyric :

She said
"don't, don't let it go to your head
Boys like you are a dime a dozen,
Boys like you are a dime a dozen"
She said
"you're a touch overrated,
you're a lush and I hate it
but these grass stains on my knees
they won't mean a thing"

And all I (all I)
Need to know (need to know)
Is that I'm somethin you'll be missin
(is that I'm somethin that you're missin)
(maybe I should hate for this)
Maybe I should hate you for this
Never really did ever quite get that far
(maybe I should hate for this)
Maybe I should hate you for this
Never really did ever quite get that...

I'd never lie to you
Unless I had to
I'll do what I got to
Unless I had to
I'll do what I go to, the truth
is you could slit my throat
And with my one last gasping breath
I'd apologize for bleedin on your shirt

And all I (all I)
Need to know (need to know)
Is that I'm somethin you'll be missin
(is that I'm somethin that you're missin)
(maybe I should hate for this)
Maybe I should hate you for this
Never really did ever quite get that far


Cause I'm a wishful thinker with the worst intentions
This'll be last chance you get to drop my name
Cause I'm a wishful thinker with the worst intentions
This'll be last chance you get to drop my name

If I'm just bad news, then you're a liar
If I'm just bad news, then you're a liar

Friday, May 29, 2009

Surrealist Vs. World

Question # 100000000000

The 13th Tale ~ a review


















Beautiful. Sweet. Comfortable.
Adalah 3 kata pertama yang terpikir saat menikmati novel pertama Diane Setterfield. Meskipun mirip slogan produk furniture, tapi memang itulah yang terasa. Kata demi kata sepertinya memang khusus dirancang untuk menghasilkan pola sulaman yang indah di lembaran novel ini. Efek yang muncul saat membaca novel ini mirip dengan efek yang muncul saat makan marshmallow yang disiram cokelat dari “choco fountain”. Sambil minum caramel lite panas, dan meregangkan kaki. Pada sore hari yang hujan rintik-rintik.

Beautiful. Sweet. Comfortable.
Adalah 3 kata yang digunakan untuk menyelimuti misteri dan kengerian yang menjadi inti cerita ini. Apakah inti sebenarnya cerita ini?
Incest. Mental defect. Viciousness.






















Diane Setterfield, sang Novelis yang jago menutupi kebusukan dengan keindahan kata-kata.



Jadi, dengan tema seperti itu dapat disimpulkan bahwa ini bukanlah novel untuk anak-anak.

Masalah utama yang di
bahas dalam dongeng ini adalah kesedihan anak kembar yang terpisah dari kembarannya.

Agak sulit dimengerti oleh anak yang tidak kembar dan anak kembar yang hubungan batinnya tidak erat.

Incest dibahas di sini sebagai salah satu penyebab keterbelakangan mental pada si kembar Angelfield.
Hmm..Hubungan incest di The 13th Tale punya bumbu lain sebagai penyedap.
Incest di sini disertai dengan masochism.
Jadi, sekali lagi, Ibu-ibu..Novel ini bukan untuk anak-anak..

Agak sulit menyadari pesan moral yang ada di The 13th Tale.
Karena kita sibuk menjadi depresi, seperti Margaret Lea si penulis biografi, yang dikerjai oleh Vida Winter.
Margaret diminta memecahkan sendiri teka-teki kehidupan Ms. Winter, sementara Vida Winter sendiri dengan perlahan tapi pasti beringsut perlahan menuju tidur abadi. Sayangnya. Adegan saat Margaret memahami semua jawaban teka-teki ini kurang dramatis.

Sehingga pembaca kurang dibuat terkesan dengan kenyataan yang ada di Angelfield House.

Hal ini membuat jawaban teka-teki Angelfield terlihat “dipaksakan”.

Sayang sekali.


Secara general, novel ini “matang”. Huruf demi huruf direncanakan dengan sempurna. Menghasilkan seni yang nyaris sempurna juga. Plot yang maju-mundur, dibarengi dengan cerita yang unik menjadikan The 13th Tale suatu mahakarya yang legendaris.

Yah, kecuali adegan itu.
Yang merusak ending yang sebenarnya telah direncanakan dengan matang.

Adegan saat Margaret berubah menjadi Sherlock Ho
lmes.
Sayang sekali.






















Tante Setterfield yang entah mengapa menurut gw mirip ama sosok Vida Winter.

Friday, May 22, 2009

Chibi-Shang-Ri-La











































































Turtle Island , Bali






































Tahun 2008, perjalanan ke Bali membawa gw ke Pulau Penyu di Nusa Dua.
Dibilang jelek, tempatnya ga jelek2 banget.
Tapi yang jelas lumayan jauh dari syarat ideal konservasi satwa liar secara ex-situ.

Yang dominan mengisi kolam-tambak di tempat ini adalah penyu hijau.
Kemudian ada beberapa penyu abu-abu.
Penyu hijau warnanya ga ada hijau2nya sama sekali.
Dia dibilang hijau karena lemak di badannya warnanya hijau (konon katanya begitu).

Sedangkan penyu abu2, warnanya justru kehijauan..
cckckckck...
























Ckckckck..Cute banget,d..Kontras banget ama tangan Lora yang bertato..hahah..

F@ctuaL F@Ke

“Kebencianku bukan terhadap pecinta kebenaran, melainkan pada kebenaran itu sendiri.”

“Bantuan apa, penghiburan macam apa yang terkandung dalam kebenaran, jika dibandingkan dengan dongeng?”
“Apa gunanya kebenaran, pada tengah malam, dalam kegelapan, ketika angin meraung seperti beruang dalam cerobong asap?”
“Ketika kilat menerangkan bayang-bayang di dinding kamar tidur dan hujan mengetuk-ngetuk jendela dengan kuku-kukunya yang panjang?”

“Tidak.”

“Ketika perasaan takut dan dingin membekukanmumenjadi patung di tempat tidur, jangan berharap kebenaran dengan tulangnya yang keras berbungkus kulit akan datang menolongmu.”
“Karena, yang kaubutuhkan adalah kenyamanan sebuah dongeng.”
“Dusta yang memberikan perasaan aman yang membuai dan menenangkan.. “

By : Vida Winter dalam The 13th Tale.




Ada kata-kata klise, “Kebenaran itu menyakitkan” (atau kebenaran itu pahit, asam, etc..).
Dalam kalimat-kalimat panjang di atas, secara gamblang Vida Winter menyatakan bahwa kebenaran itu dingin, kejam, dan tanpa welas asih..
(Dan ada slogan yang menyatakan bahwa “Kebenaran tidak memihak”).

Dan dalam kalimat-kalimat panjang di atas, secara tersirat Vida Winter menyatakan bahwa ia ingin berpihak pada ketidaknyataan, yang dituangkan dalam dongeng.
Yah, karena itulah dia menjadi penulis dongeng.


Dalam kalimat-kalimat panjang di atas, secara tersembunyi dan malu-malu, Vida Winter mempertaruhkan pekerjaannya sebagai penulis dongeng.
Mengapa?
Karena dia menyatakan dengan jelas bahwa dongeng adalah “dusta” (yang manis, yang indah)..
Berarti dia menghidupi dirinya sendiri dengan menjadi pendusta.


...............
Tapi, apakah orang-orang yang ingin menjaga kemurnian jiwanya dengan mengubur diri dalam tumpukkan dusta berkedok dongeng adalah orang bodoh yang mau saja ditipu oleh pendusta?

Sunday, May 17, 2009

1 more good song, again..


























Kalo pas umur 13 tahun gw udah nemu lagu-lagu macam ini, pasti hidup gw lebih tidak kelabu..
Buat Anda yang punya anak remaja, cobalah perdengarkan lagu-lagu positif seperti ini. Demi kecerahan masa depan mereka...


CHANGE THE WORLD
By : Bratz, The Rock Angelz


Sometimes,
I get that over whelmin feelin
So sad, the faces on TV
If i try to make a difference would it help anyway
But than i stop and, to myself i say

CHORUS
So you wanna change the world
What are you waitin for
Say your gonna start right now
What are you waiting for
It only takes one voice, so come on now and shout it out, give a little more
What are you waiting for

Sometimes , i feel a little helpless
Seems like, i cant do a thing
But anything is possible, just you wait and see
Good things happen if you just believe


Someday, somehow gonna take that step
Cause time is ticking away
Right here, right now before its to late
Gonna face tomorrow today

CHORUS
Don't you wanna change the world
What are you waitin for
Say your gonna start right now
What are you waiting for
It only takes one voice, so come on now and shout it out, give a little more
What are you waiting for

Epilogue of 1 Mystery
























Masih melekat erat di ingatan gw, film animasi musikal yang berisi penuh lagu-lagu menyenangkan.
Film itu di-release tahun 1997, saat gw masih piyik.
Tapi gw sadar bahwa film itu bagus dan sarat unsur sejarah.
Film itu bikininannya 20th Century Fox.
Dan film itu berjudul Anastasia.

Film itu membahas (secara lovely) tragedi sekaligus misteri paling terkenal di abad 20.
Misteri mengenai Princess Anastasia, atau formalnya disebut Grand Duchess Anastasia Nikolaevna Romanova.

Anastasia merupakan putri dari Tsar Rusia Nicholas II (Kaisar terakhir dari Rusia) dan Tsarina Alexandra Fyodorovna.
Anastasia lahir pada 18 Juni 1901 di Peterhof, Rusia.
Anastasia merupakan anak keempat dari lima bersaudara. Kakak-kakaknya yaitu Grand Duchess Olga, Grand Duchess Tatiana dan Grand Duchess Maria.
Dan Anastasia merupakan kakak perempuan dari Alexei Nikolaievitch, putra mahkota Kerajaan Rusia.
















Anastasia yang masih balita, sudah diwajibkan hidup sederhana & mengurus semua keperluannya dengan mandiri oleh Tsar Nicholas II.
















Foto remaja Anastasia.


Adegan pertama dalam film animasi itu adalah pesta dansa kerajaan di kediaman Tsar Nicholas II. Adegan pestanya benar-benar dazzling and shiny. Tapi tiba-tiba pesta meriah itu dirusak dan diamburadulkan oleh kedatangan Rasputin, yang menyebut dirinya Holy Man.
Ceritanya, Rasputin punya dendam ama Nicholas II, dan mengutuk mati semua keluarga Tsar Rusia.
Terus ga berapa lama kemudian, datanglah tentara pemberontak yang menyerbu istana tersebut dan ngebunuh-bunuhin keluarga Tsar.

Tapi, sesuai mitos, di film tersebut Anastasia dan adiknya, Alexei, serta neneknya, Dowager Empress Marie, berhasil kabur. Namun, di tengah usaha kabur Anastasia jatoh dari kereta buat kabur dan pingsan karena benturan di kepala.
Yah, akhirnya Anastasia dipungut ama orang, dimasukkin ke panti asuhan, dan setelah dewasa dia pergi mencari neneknya. Yah pokoknya ceritanya menyenangkan.




















Foto Anastasia saat berusia 17an tahun..



Tapi, seperti biasa.
Kenyataan tidak semenyenangkan mitos.

Beberapa fakta ga menyenangkan yang sungguh sulit diungkapkan di film animasi tersebut, antara lain :

1. Aneh memang, tapi rumornya..si Rasputin yang diceritakan jahat & penganut ilmu hitam itu (mungkin nyatanya dia memang penganut ilmu hitam) sebenarnya malah punya “hubungan khusus rahasia” dengan wanita-wanita Kerajaan Romanov..
Wanita yang dimaksud di sini adalah Tsarina Alexandra (Maminya Anastasia) beserta keempat putrinya yang masih belia.

Ada satu rumor yang menyatakan bahwa Rasputin sering masuk ke kamar keempat putri mahkota tersebut saat tengah malam.

Anjrit.

Tapi Rasputin meninggal tahun 1916, dan sepertinya dia ga bangkita dari kubur seperti yang diceritakan di film animasinya.






















Rasputin, si "Holy Man" a.k.a "The Mad Monk"



2. Tsarina Alexandra memiliki gen hemophilia dan mewariskannya pada kelima keturunannya.
Putra mahkota Alexei, adeknya Anastasia, sering mengalami hemoragi parah sehingga sering nyaris mati.

3. Kenyataannya, Tsar Nicholas II dan SELURUH keluarganya dibunuh oleh tentara Bolshevik yang dikepalai oleh Yurovsky pada tahun 1918, hanya selang satu tahun sejak revolusi tentara Bolshevik dimulai.
Dibunuhnya sih katanya dengan ditembak di kepala..
Mendingan, lah..Kayanya ga terlalu berasa sakit..

4. Di film animasi, karakter Anastasia dewasa dipanggil dengan nama Anya atau sering juga Anna.
Gw pikir itu kependekan dari Anastasia.
Tapi ternyata berdasarkan nama orang yang dicurigai sebagai Anastasia yang hilang.
Nama orang tersebut adalah Anna Anderson.
Anna Anderson meninggal tahun 1984, dan 10 tahun kemudian, sample DNA-nya diambil untuk diuji dengan DNA dari darah Prince Philip, Duke of Edinburgh, yang merupakan cicitnya Tsarina Alexandra.
Dan ternyata ga ada kemiripan sedikit pun di antara 2 DNA tersebut.





















Anna Anderson, yang dirumorkan sebagai Anastasia yang hilang..


5. Makam dari keluarga Tsar Nicholas II ditemukan di hutan Yekaterinburg pada tahun 1991. Tapi dari jumlah yang seharusnya ada 11, cuma ada 9 jenazah (yang tinggal tulang-belulang doank). Awalnya, orang-orang mengira yang hilang adalah Alexei dan Anastasia. Tapi belakangan disadari bahwa yang hilang itu kakaknya Anastasia, Maria, dan Alexei. Diduga, 2 jenazah yang hilang sudah dikremasi untuk oleh revolusioner untuk mencegah ditemukannya makam tersebut.
(Kenapa ga semuanya aja yang dikremasi yah?)

6. Dan Maret 2009 kemarin, telah dipublikasikan secara resmi hasil riset yang dilakukan sejak tahun 2007. Riset itu menyatakan bahwa DNA belulang itu cocok dengan DNA keluarga Tsar Nicholas II. Dan dengan demikian, disimpulkan bahwa semua keluarga Tsar Nicholas II meninggal pada tragedi tahun 1918 itu, tanpa seorang pun yang kabur….


7. Sejak tahun 1998, Anastasia (yang dulu disangka Maria) dan keluarganya beristirahat di gereja St. Peter & Paul Cathedral di St. Petersburg. Berarti mereka baru dikebumikan 80 tahun setelah kematiannya..Ckckck..


Anna Anderson mungkin bisa dibilang penipu atau tukang bikin sensasi.
Tapi dia punya banyak pendukung dengan berbagai motivasi.
Motivasi pertama mungkin kekayaan..
Tapi, mungkinkah dengan berharap bahwa Anastasia masih hidup, kita seperti berharap bahwa akan ada secercah keajaiban di dunia yang menyebalkan ini?

Dan satu lagi, jangan pernah menelan mentah-mentah apapun yang loe baca.
Dari zaman dulu, manusia sudah pintar membuat sejarah palsu, propaganda, konspirasi, dan segala hal lainnya yang penuh kebohongan..Bahkan agama pun dijadikan media kebohongan sejak zaman dahulu.

Mungkin saja memang Anastasia pernah kabur dari tragedi revolusi itu..
Mungkin..

Saturday, May 9, 2009

Like Father, Like Son


















Twinkle said : "Ayah, Ayah..itu apaaa siiiiiiiihh?"
Ayah said : "Ini makanan baru buat kamu, Twinkle.."




















Twinkle said : "Makanan koq kaya eek tikuuss?"
Ayah said : "Ett, jangan gitu..Bunda udah susah-susah beliin buat kamu. Niyh, cobain duluu.."





















Twinkle said : "Hehm..Nyummy..ternyata eek tikus enak, ya Ayah!"
Ayah said : "Yeh, kamu tuh..Udah dibilang ini bukan eek tikus..."
"Ini kan eek kamu.."
"Haha.."

Jenny Greenteeth






















Jenny Greenteeth (Ginny Greenteeth, Wicked Jenny, atau Peg o' Nell.) merupakan nama dari sesosok..ng..sejenis peri yang sering ditemukan di sungai-sungai Yorkshire dan Lancashire, Inggris.
Dia menanti sepanjang waktu di bagian sungai yang dangkal (hobinya mirip buaya)..
Menanti apakah si Jenny ini?
Tentu saja menanti anak kecil yang bermain terlalu jauh, hingga sampai di tepian sungai..
Kemudian, si anak kecil hanya bisa melihat sekelebat gerakan lengan kurus, yang lalu mendorongnya ke dalam sungai..
Yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhir anak tersebut..






















Yang membuat gw penasaran adalah : kenapa pula ada embel-embel Greenteeth di namanya?
Mungkin karena gigi geliginya jadi kehijauan akibat terlalu banyak lumut sungai yang menempel..


Sumber :
Faeries & Folklore by Elizabeth Andrews (1998)
http://faerie.monstrous.com/jenny_greenteeth.htm
http://www.flickr.com/photos/21984948@N02/2385349205

Friday, May 8, 2009

The Secret of Moonacre


















Satu lagi movie yang wajib ditonton.
Please welcome, The Secret of Moonacre!!
Movie ini diangkat dari novel The Little White House karangan Elizabeth Goudge.

The Secret of Moonacre udah mulai dibikin tahun 2007, tapi baru direlease tahun 2009 bulan Februari kemarin
.





















Masih ingat Golden Compass (yang animasinya bikin terharu itu..)? Masih ingat dengan Lyra the Silver Tongue?
Dakota Blue Richards kembali memerankan karakter gadis kecil di film fantasi setelah Golden Compass.
Hanya saja, di The Secret of Moonacre karakternya berbeda 180 derajat dengan yang di Golden Compass. Di The Secret of Moonacre Dakota berubah menjadi benar2 seperti lady.

Tapi yang bikin ragu, film ini dibikin di bawah komando dari Gabor Csupo.
Yang bikin Bridge to Terabithia.
Yang filmnya agak mengecewakan..
Semoga saja The Secret of Moonacre tidak mengecewakan (apalagi kalo liat trailernya)














Maria yang memandangi keajaiban di kamarnya (di rumah pamannya, Sir Benjamin).
Yep..asyik banget. Bintang-bintang hiasan kamarnya beneran berjatuhan..Dalam arti harfiah.
























Maria Merryweather (Blue Richards)



The Secret of Moonacre
bercerita tentang Maria (Blue Richards) yang sebatangkara di dunia.
Tambah lagi ayahnya wafat dan hanya mewriskan sebuah buku kuno (no money!). Tapi Maria sadar bahwa buku itu bukan buku biasa..
Dan memang, buku itu yang menuntun Maria pergi ke rumah tua pamannya yang pendiam.
Menuntunnya bertemu dengan Robin (bukan tipe yang bareng Batman maupun tipe yang suka nyolong)..
Dan menuntunnya memahami takdir yang telah dibuat untuknya.
Bahwa dia merupakan Moon Princess terakhir, yang harus berjuang demi kedamaian di Moonacre Valley.

The Fairy Rings

Sebelumnya, gw mengira bahwa yang disebut-sebut sebagai fairy rings itu maksudnya adalah sodaranya angel rings..
Alias halo yang ngelingker di kepalanya malaikat itu.
Tetapi ternyata bukan.

Yang dimaksud dengan fairy rings itu adalah koloni fungi yang membentuk lingkaran..
Atau kaya angka 8 juga boleh, ato lingkaran yang peyang juga gapapa sih..
Yah, pokonya koloni fungi yang bergabung membentuk suatu pola.














Salah satu contoh pola fairy rings yang berbentuk lingkaran penuh.

Dimana mungkin ada fairy rings?
Di semua tempat yang ada rumputnya, tentu.
Seperti di hutan, padang rumput, lapangan depan rumah, lapangan golf, lapangan sepakbola, lapangan futsal (yang ada rumputnya karena ga pernah dibersihin), ato di lapangan terbang (yang ada rumputnya juga, harus).

Fairy rings (a.k.a elf circle, pixie rings, ato fairy circle) ini paling bagus tumbuh di musim hujan, dan kalo banyak banget bisa menimbulkan aroma yang ga enak. Dan rataan ukuran diameternya bisa mencapai 10 meter..Wuihh..!

Berdasarkan penelitian seorang ilmuwan iseng, yang namanya tak perlu disebutkan, terdapat sekitar 60 spesies fungus yang bisa ikut tumbuh dalam sebuah fairy rings. Wheww..
Salah satu yang paling sering nongol adalah jamur Scotch bonnet (Marasmius oreades), yang bisa dimakan..
















Fungus Marasmius oreades (a.k.a scotch bonnet ato fairy ring mushroom).

Pernah ditemukan fairy rings terbesar di dunia, yaitu di Perancis.
Fairy rings raksasa ini dominan diisi oleh fungus Clitocybe geotropa, dimana ukuran diameter ring-nya mencapai 800 meter suajja! Bussseedh..
Dan coba tebak umurnya!..Baru 700 tahun suajja (lagi)..!!















Fungus Clitocybe geotropa



















Fungus Amanita muscaria (fly agaric a.k.a fly Amanita), yang tenar karena efek halusinasi yang ditimbulkan kalau orang mengkonsumsinya. Si lucu ini juga termasuk yang sering ada di fairy rings. Watch Out!


Okey. Cukup sudah dari sisi ilmiahnya.
Sekarang bicara tentang folklore-nya.
Terdapat beberapa versi yang berbeda (tergantung di daerah mana) tentang asal usul fairy rings.

1. Orang Skandinavia & Celtic mengasumsikan bahwa fairy rings itu merupakan area tempat kongkow-nya para elf dan peri-peri. Di sana mereka berdansa sepanjang malam.

2. Orang Jerman menyebutkan bahwa fairy rings itu merupakan tempat bagi para witches untuk berkumpul pada Malam Walpurgis (perayaan kaum pagan di Eropa Tengah dan Utara, untuk menyambut musim semi pada tanggal 30 April atawa 1 Mei)

3. Orang Belanda percaya bahwa fairy rings itu adalah tempat para dedemit (yang tipe jahat) menyimpan tong buat mengaduk susunya. Busedh..Ternyata iblis pun minum cucu..

4. Budaya Tyrol (sekitar Austria bagian Barat) percaya bahwa fairy rings itu merupakan lingkaran bikinan naga-naga. Dan hanya jamur payung beracunlah yang bisa tumbuh di sekitarnya.


Sebagian besar budaya Eropa menganggap memasuki fairy rings akan menyebabkan banyak kesialan, termasuk kehilangan sebuah mata..Oh, noo..

Sumber :
http://tolweb.org/Agaricomycetes/
http://www.aranzadi-zientziak.org/
Faeries & Folklore (1998) by Elizabeth Andrews

a little miracle






















Detroit Metal City
memang film yang aneh..
Hahah..
Tapi pesan moralnya sangat okey..
Dan mungkin..
Mungkin.
Mungkin, lohh..
Karena nonton film kacau inilah gw akhirnya menemukan sesuatu "yang penting" (baca blog2 sebelumnya).

Inspirasi ini diperkuat oleh lirik Sailing Free yang menyentuh, dari Livey Lufkin..
Potongan liriknya, yaitu..

Sailing sailing free
yuuki ga umaretara sore wo ikiru shikanai
Sailing free free free

ai yori mo tsuyoi kimochi de

I don't know what to expect

I don't know what's coming next..
























Ampun,d..Livey bener-bener ciptaan Tuhan yang......(isi sendiri titik-titik ini).
You are my asylum..(secara gw emang nyaris gila..ohohoh)..


Dan intinya..mungkin sesuatu yang penting itu adalah (buatku loh, buatkuuu..)..
bring a little miracle..to the world

Watchmen, a review

Perhatian : wacana ini hanya bisa dimengerti oleh orang yang udah nonton Watchmen.























Superhero itu tidak ada.
Makanya banyak orang berusaha mengimajinasikannya..
Tapi.
Seperti apakah jadinya superhero di dunia nyata (benar-benar nyata)? in this credible, real world?

Tema yang bagus dan extraordinary dari sebuah komik serial edisi terbatas berjumlah 12 buku. Komik hebat ini adalah karangan Alan Moore, Dave Gibbons, dan John Higgins, dan diterbitkan oleh DC Comics tahun 1986-1987.

Roku (temen gw loh, bukan karakter Watchmen) bilang Watchmen bagus.
Okey, akhirnya gw nonton.
Well, memang opini bisa keluar tergantung dari paradigma masing-masing orang.
Mungkin Roku sudah menyadari tema dasar film ini sejak awal, makanya dya bilang movie ini bagus.
Tapi, ada beberapa kejanggalan dari film ini, atau dari karakter Watchmen.

Dan..Btw, aura dan cara berceritanya sangat mirip Sin City dan 300..Apakah itu ciri khas? Atau suatu ketidak-kreatifan?

Contoh : Dr. Manhattan itu di awal2 sifatnya mirip sosok Tuhan.
Tapi di tengah-tengah cerita, entah kesambet apa, tiba-tiba dia selingkuh aja gitu sama si Silk Spectre II.
Padahal pacarnya masih ada dan ga berbuat yang aneh-aneh.

Trus pas adegan dia kabur ke Mars (whut the F!?) gara-gara dituduh menyebarkan kanker ke orang-orang sekitarnya..Itu...Maksudnya dia ngambeg??

Yang aneh, kenapa pula dia ngebunuh HANYA si Rorschach (Nite Owl II kan jadi saksi)?
Atau justru pertanyaannya, kenapa dia membunuh si Rorschach? Kayanya ga worth it, worth it amat, deh..
Nah, di sisi lain..Kenapa pulak dia ga ngejotos ampe mampus Si Ozymandias itu? Padahal tadinya dia ga setuju ama Adrian Veidt..
Aneh..aneh..

Btw, inti akhir dari ceritanya itu, si pengarangnya pengen bilang bahwa kedamaian dunia (walopun sebenernya ga damai2 amat sih) itu hanya buah kebohongan, yah? Ckckckck...

















Silk Spectre II & Nite Owl II (SSttt..katanya Nite Owl II impotensia, trus pas adegan xxxx-nya itu gimana yah?)





















Malin Akerman a.k.a Laurie Jupiter a.k.a Silk Spectre II























The Comedian yang sangat sadis dan sekaligus papanya Silk Spectre II

Blodeuedd~
























Kisah ini dimulai berabad-abad yang lalu, di wilayah Celtic yang kini kita kenal sebagai Kepulauan Irlandia dan Britania.

Suatu hari, Math (Mathonwy) dan Gwydion memberikan kejutan bagi keponakan Gwydion, Lleu (Llew Llaw Gyffes).
Kejutan apakah itu?

Semua ini diawali dengan pernyataan ibunda Lleu, Arianrhod, yang telah mengutuk anaknya.

Menyatakan bahwa Lleu tak bisa menikah dengan manusia yang hidup tak selamanya.
Karena itulah Math dan Gwydion berusaha keras membuat jampi dan mantra.
Untuk apa?
Tentu untuk membuatkan istri bagi keponakan tercinta.
Pilihan Math dan Gwydion jatuh pada bunga pohon ek, broom, dan meadowsweet sebagai bahan baku pembuat istri Lleu. Tak lama sebuah mahakarya menampakkan wujudnya.

Mata Lleu terpana memandangi mahakarya Gwydion & Math.
Mahakarya itu sangat cantik (tipe kecantikan yang mistis dan agung, tentunya).
Mahakarya itu pun diberi nama.
Blodeuedd adalah nama yang sempurna untuknya.

Nama itu bermakna “lahir dari bunga” atau “wanita berwajah bunga”.

Tentu saja Lleu jatuh cinta, dan hidup berbahagia dan menikah dengannya.
Tapi tentu saja jarang ada kata “selamanya” dalam bahagia.

Suatu hari Lord of Penllyn yang bernama Goronwy pergi berburu di hutan tempat pasangan muda itu tinggal. Goronwy kehabisan perbekalannya, padahal dia sungguh-sungguh merasa haus dan lapar. Hal ini mendorongnya untuk pergi ke salah satu rumah mungil penduduk desa, dengan maksud meminta sedikit makanan dan minuman.

Takdir telah memutuskan, nasib telah ditentukan.
Entah mengapa Goronwy memilih rumah itu. Rumah Lleu dan Blodeuedd.
Entah mengapa hari itu Lleu tak ada di rumahn
ya.
Seperti semua orang yang terpana dengan keagungan Blodeuedd, Goronwy juga sama saja.
Goronwy tak pernah jatuh cinta sebelumnya.
Goronwy tak pernah terpana melihat kecantikan wanita mana pun, yang baginya semua berwajah sama saja.

Tapi Goronwy jatuh cinta dengan Blodeuedd.
Tapi Blodeuedd juga merasakan debaran yang berbeda.
Tak sama dengan debaran yang ada saat ia menatap suaminya.
Blodeuedd juga jatuh cinta.

Setan-setan di rumah kecil itu kemudian berkumpul.
Bersama-sama memasuki kepala dan hati dua
orang yang terjebak dosa itu.
Meracuni tiap tetes darah mereka dengan nafsu yang salah.
Blodeuedd dan Goronwy telah sepakat.
Sepakat untuk apakah?
Mereka akan membunuh Lleu!

Walaupun Bloedeudd tahu, bahwa Lleu tak mudah dibunuh.
Dia hanya bisa dibunuh saat berdiri dengan satu kaki menginjak punggung kambing, sedangkan kaki yang lain berada di tepi bak mandi. Dia hanya dapat dibunuh dengan tombak yang dibuat setahun penuh. Sungguh sulit menanti saat-saat yang tepat untuk pembunuhan Lleu.

Namun, takdir telah menyetujui re
ncana mereka.
Tibalah saat itu, Blodeuedd dan Goronwy tak membuang-buang kesempatan mereka.
Saat tombak telah digenggam erat dan siap dilontarkan, Lleu sadar dan dengan rasa sakit hati dia berubah menjadi seekor elang.

Elang itu terbang tinggi menuju hutan, dengan luka di tubuhnya.
Dengan luka di hatinya.
Dan mungkin takkan pernah terlihat lagi.

Kejadian itu sampai ke telinga paman Lle
u, Gwydion.
Menyesali kebusukan hati mahakaryanya, Gwydion dan Math dengan mudah membalaskan dendam. Mereka mengubah Bloedeuedd menjadi burung hantu, yang hanya bangun di kegelapan malam.

Setelah itu, Gwydion pergi ke hutan untuk mencari keponakan tersayang.
Setelah pencarian melelahkan, elang yang sebenarnya adalah Lleu berhasil ditemukan.
Ditemukan dalam keadaan lapar, penuh luka, dan patah hati.
Gwydion perlu bekerja keras untuk m
enyembuhkan semuanya.

Dan mungkin setelah itu, mereka bisa hidup bahagia selamanya.






















Blodeuwedd copyright by Jessica Galbreth, Enchanted Art

Anakku Lelaki Berlibido Tinggi

Selalu ada suka & duka saat punya anak sendiri..
Tapi, pada titik terakhir selalu yang ada tinggal ‘suka’-nya saja.
Terutama kalo punya anak yang multitalented.
Dari satu sisi terlihat seperti domba, dari sisi lain mirip piggy..
Kebiasaannya di suatu hari seperti anjing, di hari esok jadi mirip kucing..
Apalagi anak ini selalu punya libido tinggi..
Yang membuatnya tak segan untuk mengawini kaki..
Yah..Mr. TwinkBoy (Twinkle-Playboy) kawin (benar-benar kopulasi) dengan kaki ayahnya sendiri..
Ckckckck..sungguh malang & kasihan..
Kalo ingin menaati Five Freedom of Animal Welfare, gw harus cepat cari istri..
Buat anak yang sudah remaja ini…
Yang testisnya baru membesar satu tapi sudah tak bisa menahan diri.

Thursday, May 7, 2009

dearest babe































Ckckck..
Benar-benar anakku yang kreatif..
Boleh juga dicoba (sebagai alternatif) tempat makan sekali-sekali harus jadi pispot..
Ohohoho..














Coraline, and it's author























Sebagian besar kutu buku pasti sudah membaca Coraline. Bukan Caroline.
Menurut gw, Coraline itu anak perempuan yang datar abis. Hampir sedatar Emily the Strange.
Tapi Coraline adalah versi malaikatnya.

Coraline bercerita tentang "mimpi buruk saat hari-hari terakhir liburan sekolah".
Di mana muncul rumah baru, orang tua baru, kucing baru plus tetangga baru untuk Coraline. Yang semuanya persis seperti miliknya sekarang. Hanya saja, hal-hal baru itu agak aneh. Sangat aneh, lebih tepatnya.

Intinya, Coraline adalah Alice in Wonderland versi horror.


Gw suka cerita yang "mencurigakan".
Maksudnya, cerita-cerita yang pada awalnya seperti akan ada happy ending.
Tapi kemudian di tengah-tengah cerita, kita sendiri jadi ga yakin dengan pendapat di awal tadi.
Dan Coraline termasuk salah satu cerita yang "mencurigakan".

Sampai detik ini, memang belum ada yang bisa mengalahkan keanehan (dan kejeniusan) plotnya Bartimaeus Trilogy.



Dan gw juga suka novelis yang ga ketebak modus operandinya.
Mr. Gaiman cukup ahli mencampur aduk ceritanya, sehingga terjadi suatu asimilasi yang menghasilkan cerita yang benar-benar baru.

Tapi Mr. Gaiman pasti suka tikus.
Karena selalu ada tikus di dalam ceritanya..
(baik tikus baik maupun tikus jahat)..























Atas : Mr. Neil Gaiman, pengarang Neverwhere, Stardust, Sandman, Coraline, dan masih banyak lagi.
(Setelah diperhatikan baik-baik (mukanya) , gw ga bakal heran kalo ternyata Mr.Gaiman itu makhluk dunia peri..hahaha)

About The Dragon Rider and it's author























Banyak cerita fantasi tentang manusia yang suka menunggang naga, yep..si dragon rider.
Ada Eragon, dan buku-buku sambungannya misalnya.

Cornelia Funke mencoba membuat tema yang sama dalam buku Drachenreiter (1997)
Sama-sama tentang cowok penunggang naga, hanya yang beda umurnya..

Yang bikin gw bingung, di versi Indonesia nama naga pemeran utamanya adalah Lung.
Padahal aslinya namanya Firedrake. Lumayan jauh juga...

Dan temennya Firedrake, yang merupakan sesosok hobgoblin di versi Indonesia namanya menjadi Bulubelerang. Padahal aslinya Sorrel..yah..begitulah..Kenapa ga dibiarin pake nama asli aja sih?! Heran..ckckck..

Bagaimana tentang plot ceritanya?
Hehhhmm, well..

Sangat, sangat Cornelia Funke.
Sangat sangat sangat mirip Inkheart a.k.a Tintenherz.
(dan gw ga tertarik lagi untuk baca Inkspell atau Inkdeath).

Sama-sama bercerita tentang sekelompok makhluk yang pergi berpetualang mencari "sesuatu".
Sama-sama ada musuh dalam selimut dan pengkhianatan yang setengah hati.
Musuhnya sama-sama kalah dengan mudah.
Happy endingnya sama-sama ketebak sejak sepertiga cerita.

Tapi kelebihannya Drachenreiter adalah, banyak sekali makhluk ajaib yang dimunculkan.
Tidak seperti di Inkheart, dimana makhluk dongeng hanya muncul di lembar-lembar akhir saja.

Kesimpulannya, Cornelia Funke memang mengarang novel ini untuk usia 16 tahun ke bawah.

























Cornelia Funke lahir pada December 10 tahun 1958 (YEW! Sagittarian Rulez! hohoh) di Dorsten, North Rhine-Westphalia (Jerman). Tante Cornelia mulai menulis buku fantasi sejak usia 35 tahun, hingga kini usianya udah 50an..Padahal tadinya si tante mau jadi pilot dan astronot.

Kini, hampir semua bukunya sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia. Salah satunya ya Inkworld Trilogy itu ama Dragon Rider ini..

Intinya, sebagai orang dewasa (kalo dibandingkan dengan balita, ya gw dewasa banget lah..), gw bisa bilang bahwa buku karangan Cornelia Funke membosankan. Tapi nanti, anak gw yang akan lahir ke dunia pasti gw kasih buku-buku karangan Mrs. Funke.
























Yeyy, ini Mrs. Funke beserta Luna, anjingnya yang mirip pel..