Monday, March 25, 2013

Bad Romance is Good ~ An Epilogue of Crazy Adventure #6

Setelah kisah yang menyenangkan tentang Platonic Cancerian, mari kita simak kisah yang satu ini.
Tidak begitu indah.. Tetapi, tetap bermanfaat layaknya sayuran hijau..
Oh, ya.. Pengalaman buruk ini juga menuai banyak sekali pelajaran berharga.
Dari alfabet A sampai Z.. Mengingat banyaknya kalimat yang akan tercantum, kupikir ada baiknya membagi kisah ini menjadi 2 part.. Here we go..







7. The Oblivion Gemini #1
Niatnya, posting-an ini bukanlah sekumpulan umpatan..
Tapi, yang akan terjadi ya silakan terjadilah..

Inilah kisah tentang dia yang dengan baik hatinya memberikan pemahaman baru terhadap hidup dan cinta.
Khusus untuk kisah yang ini, aku memohon maaf jika pemilihan katanya tidak sehalus dan sebijak yang lain.
Pasalnya, luka yang ini masih lumayan basah. Luka tidak akan cepat sembuh jika langsung diperban (yang ada malah mudah membusuk karena proses pergantian jaringannya lambat).
Luka yang masih basah memang seharusnya sedikit dibuka dan sering diangin-anginkan.

Karena itulah aku berniat menceritakan sedikit kisah ini pada kalian.
Tentunya dari sudut pandang yang (insyallah) positif.
Daripada aku menjatuhkan martabatnya dengan kata-kata yang lebih kasar dibandingkan dengan kosakata makian yang sudah kukeluarkan untuknya.
Daripada aku menghujatnya lebih keras dibandingkan dengan tamparan yang telah kuhadiahkan untuknya.

Aku memilih untuk berterima kasih kepadanya yang telah mengajariku hal-hal yang baru.
Berterima kasih kepadanya atas pengalaman yang juga dialami oleh aktris cantik Kristen Stewart.
(Pssstt... Tuh kan, wanita yang sudah punya kekasih sempurna entah mengapa justru bertingkah idiot seperti itu..)

Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari hubungan sesingkat summer breeze itu antara lain....
a. Hubungan yang dipaksakan pada awalnya tidak akan berakhir dengan happy ending.
Hubungan yang sehat tentu akan membahagiakan kedua belah pihak. Jika ada satu pihak yang menderita, sebaiknya akhiri saja. Apalagi kalau kalian sudah sering saling menyakiti. Don't waste your precious life.
Jangan pernah memaksakan cintamu pada seseorang. Anyway, itu bukan cinta namanya.

b. Jangan sia-siakan umur kalian untuk hubungan yang destruktif.
Kasus dengan Si Gemini ini adalah contoh nyata dari hubungan destruktif.
Aku membunuh peluangnya untuk berkarier. Dia nyaris membunuh karierku di semua bidang.
Aku berkali-kali ingin mati karena merasa tak bisa membahagiakannya. Dia berkali-kali bertindak seakan-akan dia rela mati untukku.
Gejala dari hubungan destruktif nampak secara klinis, koq.
Misalnya, ada kecekungan pada rongga mata, lingkaran ala panda di mata, pipi tirus, atau bisa jadi bentuk tubuh kalian malah makin tidak ideal, jerawatan, kerutan di kening, bibir menghitam karena terlalu sering menggigit bibir, dan sebagainya.

c. Hubungan asmara yang menggelora memang tampak menarik, terutama bagi orang-orang yang lahir dengan elemen api.
Tapi, seperti kata oma-oma di luar sana, percayalah.. Kau hanya akan menikmatinya selama beberapa bulan saja.
Hubungan yang terlalu naik-turun atau fluktuatif secara emosional dapat mematikan banyak hal.
Misalnya intuisi, hati nurani, simpati, maupun empati untuk orang lain.

d. Jika kau belum bisa menghargai atau memberi respek kepada lawan jenis, tidak akan ada pasangan yang baik tersedia untukmu.

Ingatlah untuk selalu memperlakukan pasangan seperti bagaimana kalian ingin diperlakukan.
Hal yang gila adalah saat kalian ingin dihargai bagaikan ksatria, namun kalian memperlakukan pasangan seakan-akan dia hanyalah rakyat jelata.

e. Jangan pernah mau menjalin hubungan dengan orang yang menginjak-injak harga diri kalian.

Terutama jika harga diri kalian supertinggi. Sumpah mati, pasti kalian akan merasa seperti kerikil kecil tak berharga di tepi jalan setiap hari, setiap detik yang dilalui bersamanya.

f. Cinta buta itu ada. Believe me, i've been there. More than once, actually. 

*gores garpu ke jidat sendiri
Mungkin penjelasan ilmiahnya adalah begini.
Saat kalian jatuh cinta, ada hormon, neurotransmitter, atau senyawa kimia lain yang memblokir aktivitas syaraf sensorik.
Inilah yang membuat kalian berhalusinasi.
Apa yang buruk menjadi fine-fine saja, bahkan adorable.
Aroma yang busuk malah tercium wangi.
Nada sumbang terdengar merdu.
Hujatan terngiang sebagai pujian.
Hinaan terdengar bagaikan lelucon.
Apa yang salah menjadi tampak benar.
Dan norma yang benar justru jadi mudah dibelokkan.
ALERT!!

g. Hati-hati jika dalam suatu hubungan asmara kalian justru merasa "kecil" dan sering mengasihani diri sendiri.
Rasa "mengecil", sering iri, cemburu, maupun dengki pada orang lain yang berpotensi menjadi rival.
Kemungkinan besar, jiwa kalian akan mati dengan cepat akibat hubungan yang seperti ini.

h. Saat teman, orangtua, sahabat, atau siapapun yang menyayangi kita berkata "lebih baik jangan bersamanya", lebih baik percaya saja.
Kebetulan aku tidak mudah percaya pada perkataan orang.
Perangai inilah yang justru menyadarkanku bahwa 98% biasanya peringatan dari orang yang sungguh-sungguh peduli pada kita itu benar.

i. Hey, girls! Jika ada lelaki di luar sana yang berkata, "Aku tidak tahu bagaimana menjalani hidupku tanpa kamu", kemungkinan 99% dia TIDAK AKAN BISA membahagiakanmu.

Dan, kalau didengar-dengar lagi, betapa menyedihkan jika ada pria yang berkata demikian.
Padahal, prialah yang akan menjadi kepala rumah tangga. Coba, mau dibawa ke mana rumah tangganya.

j. Jangan pernah mempertahankan hubungan yang membuatmu merasa insecure. Hubungan yang menurunkan kadar kepercayaan diri tidak seharusnya dipelihara.
Pada akhirnya, kalian hanya akan menjadi manusia yang getir, dreamless, dan over ordinary.
Mau?

No comments: