Tuesday, July 21, 2009

Inkheart, movie review

























Memang, memang..
Gw tak berharap banyak pada movienya setelah baca novelnya...
Tapi harapan tetap ada [meskipun segede upil Twinkle]..

Dan "Harapan Seukuran Upil-Twinkle" itu memang lenyap begitu saja..
Tentu hilangnya setelah gw nonton Inkheart sambil menahan bosan (untungnya, gw ga minta stop di tengah2 film)..

Kenapa movie Inkheart jelek?
(masalah novelnya sudah pernah dibahas).
(perhatikan bahwa di sini gw benar2 memakai kata "jelek", bukannya "kurang bagus").

1. Yang paling parah, akting Maggie-nya jelek..

2. Brendan Fraser itu ga cocok jadi Mortimer.
Karena Mortimer lebih pendiam, romantis, kurang perkasa dan kurang macho..
Tapi Mo-nya Mr. Fraser berkebalikan 180 derajad!

3. Ceritanya DuangkaaaaaaaaaaaaaaLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL..
Kebayang ga seh? Novelnya aja duangkal..
EGh, filmnya ternyata emang makin dangkal..



















Farid (ki) & Maggie (ka)..
Ngomong2 di dongeng Alibaba & 40 penyamun yang namanya Farid itu siapa y?




4. Buat orang yang ga baca novelnya (sudah gw survey), plotnya cukup cepat & membuat puyeng..(dangkal, dan bikin puyeng. Kurang apa coba?)
(maksudnya, si B tiba2 muncul tanpa tahu dya itu sapanya si A, etc..)..

5. Basta-nya ANcurR..

6. Apalagi Capricornnya..

7. Trus masa si Dustfinger dibikin udah punya anak-istri (padahal sebenernya di novel, dia naksir Resa (istrinya Mo)).

8. ada yang ganjil di ending movie..(berbeda ama yang di novel, tentu mendingan yang di novel)..Tapi kalo soal ending jangan dibahas lah..Silakan nonton sendiri..



Usut punya usut, gw makin sadar bahwa ini adalah film untuk ALin (keponakan kecil gw)..
Hhhhhhh...

No comments: