Friday, January 30, 2009

Banana Rock & Roll




































Benda di atas merupakan hasil karya dari resto Pantasteiik yang ada di Botani Square, Bogor. Tanpa bermaksud mempromosikan, dan dengan penuh objektivitas, gw akan me-review ini resto yang ada di sebelahnya Celebrity Fitness.

Pertama kalinya gw ke sini, satu kata yang bisa gw ucapkan hanyalah : Anjritt..Enak banget makanannya..!!
Tadinya gw pikir bakal mahal harganya, namun tetapi ternyata cukup terjangkau, jika ditinjau dari segi tempat yang cukup pewe dan menu-menu yang tidak biasa.

Menu utama dari Pantasteiik adalah pancake dan pasta.

Foto yang di atas itu adalah salah satu pancake + pisang + disiram saus karamel tanpa ampun, yang menjadikan rasa ini pancake jadi manis banget. Buat yang lagi kelaperan atau kurang oksigen, tentunya menu ini cukup membantu memulihkan kondisi. Tapi buat yang masih kenyang, tentunya akan merasa kewalahan dan merasa ogah untuk memesannya lagi di kemudian hari..Kebetulan gw lagi laper waktu itu..

Gw udah nyoba nasi goreng salmonnya juga..Yang dengan tepat digambarkan oleh cowo gw sebagai makanan yang berasa "bagus". Mengapa "bagus", karena rasanya tepat sekali sesuai dengan yang seharusnya. Salmonnya dipotong besar-besar, ada juga yang dicincang, dicampur dengan nasi goreng dalam porsi yang cukup besar juga.
Alhasil, aroma khas (amis, maksudnya) dari ikan salmon tersebut masih terasa cukup kuat. Tapi ya memang begitulah seharusnya...Makanya tadi gw bilang rasanya "bagus".
NB : Buat yang ga suka amis dan ga suka ikan pasti bakal muntah-muntah..

Tapi, yang paling gw suka adalah Bolognaise Pancake, yang diisi oleh daging cincang yang ga tanggung-tanggung banyaknya dan dicucurkan keju cair sampe pancake hampir tenggelam. Tapi ga boong, rasanya enak banget dan bisa membuat si pemakan menjadi terharu..
Tapi anehnya, minggu depannya gw memesan Chinese Black Pepper Pancake..Dan ternyata rasanya persis dengan Bolognaise Pancake walopun penampakannya berbeda...
















Ini Bolognaise Pancake-nya..




Sedangkan cowo gw memilih Fettucini Carbonara yang di tengahnya dihiasi kuning telur mentah. Namun, karena sang Fettucini masih panas membara, berubahlah si telur menjadi setengah matang..Menurut cowo gw, rasa yang enak berhasil ditutupi oleh porsi yang terlalu banyak. Hal ini membuat si pemakan ingin segera mengakhiri jamuannya...

















Ini Fettucini Carbonara-nya




Dari sisi beverages, Pantasteiik cukup kompeten. Terutama Ice Mint Tea-nya yang persis rasa Mint Tea yang gw minum di pasar Khalili di Kairo yang kabarnya sekarang tinggal puing-puing sisa pengeboman..


















Yang ini adalah foto dari Fruit Salad yang lumayan enak..Tapi enakan buatan Yu' Nur di rumaah..

No comments: