Showing posts with label review. Show all posts
Showing posts with label review. Show all posts

Friday, January 30, 2015

Byzantium (2012), A Review

"I write of what i cannot speak.. The Truth.."
(Eleanor Webb)





































Awalnya, gw sama sekali ga tahu-menahu tema film ini.
Hanya karena dua aktris favorit gw main bareng dalam satu film, gw rela nonton Byzantium.
Yep, siapa juga yang sanggup menolak Gemma Arterton PLUS Saoirse Ronan??

Anyway, judul film ini juga catchy dan lumayan bikin penasaran.
Byzantium, kota pelabuhan di zaman Yunani Kuno. Yang kemudian berubah menjadi Konstantinopel dan kemudian menjadi Istanbul..
Nah, apakah yang dimaksud dengan Byzantium di film ini?

SPOILER ALERT!!
Balik lagi, awalnya gw menonton film ini tanpa prasangka apapun.
Aromanya seperti film drama di awal. Sinematografinya juga hangat dan memanjakan mata penonton, layaknya film drama..

Baru kemudian, di menit ke-9, gw baru 'ngeh bahwa film ini adalah film drama thriller.
Yoyoy, film ini bercerita tentang kehidupan dua orang vampire-like. Ibu dan anak yang bertahan hidup selama lebih dari 200 tahun dengan meminum darah manusia lain.
Saoirse dan Gemma-lah vampirnya. Makin bersemangat 'ngelanjutin nontonnya, deh!

Garis besarnya, Byzantium mengisahkan pelarian ibu dan putrinya dari satu kota ke kota lain. Awalnya tidak dijelaskan siapa yang mengejar. Tapi lama-lama juga akan ketahuan..
Dikisahkan juga hubungan yang menjurus ke love/hate relationship antara ibu dan anak ini.


Gemma Arterton sebagai Clara, MILF yang ternyata adalah seorang vampire-like.

Clara Webb, diperankan oleh Gemma Arterton, adalah seorang wanita super seksi, yang ternyata sudah punya anak gadis. Clara tadinya merupakan manusia normal, namun kehidupan yang berat dan kesehatan yang makin menurun membuatnya memilih hidup sebagai vampir. Anak gadisnya, Eleanor Webb, juga merupakan alasan ia memilih hidup abadi.

IMHO, Clara merupakan tipe orang yang praktis dan kadang malas berpikir kreatif. Mungkin ini akibat hidup yang panjang dan selalu dalam pelarian. Yah, apa boleh buat... Clara dan putrinya harus hidup berpindah-pindah demi menghindari kejaran vampir lain karena dianggap mencoreng tradisi "brotherhood of vampire"..

Seperti di Hansel & Gretel juga Prince of Persia, Gemma Arterton menampilkan kemampuan bela dirinya di film ini. Super keren, pokoknya.. Cuma ya itu tadi, koq cara berpikirnya 'ndak cerdas..?


Saoirse Ronan, aura kecantikannya terpancar optimal di film ini. Sampai-sampai Gemma agak terkalahkan.






























Eleanor Webb atau Ella, diperankan oleh Saoirse Ronan. Sejak nonton Lovely Bones (review by me), gw melahap habis semua filmnya. Aktris yang satu ini bakat dan auranya memang luar biasah!! 

Ella yang berumur 16 tahunan (seumur hidup, karena dia adalah vampir) mulai merasa terkekang oleh sikap over-protective ibunya. Ia merasa kesepian dan berharap bisa menceritakan kisah hidupnya dengan jujur kepada lingkungannya. 

Sayangnya, masyarakat sekitar malah merespon negatif dan justru terjadi kekacauan fatal akibat kejujuran Ella. Banyak orang yang tewas menjadi korban akibatnya.


Alasan mengapa Byzantium layak ditonton:

1. Sinematografi dan pilihan setting ceritanya cantik dan unik.
2. Tema filmnya ga pasaran (ga kaya Tw*l*ght)..
3. Alur ceritanya tidak mudah ditebak. Bener-bener ga kaya film Hollywood yang mudah ketebak.
4. Kemampuan akting para pemerannya oke bangget. Terutama Saoirse Ronan.
5. Cocok banget bagi penggemar drama dan horror/thriller yang ga suka terlalu banyak adegan berdarah.

Sayangnya, mungkin karena bukan bikinan Hollywood, film ini kurang diketahui banyak orang.
Padahal, ini adalah terobosan baru dalam film per-vampir-an.
Memang, action scene-nya minimal, tidak seperti Blade atau Underworld (plis, jangan mention Twilight). Jadi, mungkin pemirsa pria kurang suka. Ah, tapi kan ada Si Seksi Gemma! Cukup mengobati dong, pastinyaa.. 

Selain itu, yang agak mengganjal di hati adalah "cara untuk menjadi vampir"..
Rasanya koq agak terlalu simple, yah. Loe tinggal pergi ke Bukit X, cari kuil kuno di sana, trus bertukar darah..Voila! Jadilah kau vampir..!! Agak ga make sense gimana, gitu..

By the way, jadinya Byzantium yang dimaksud dalam film ini tuh, apa? 
Gw juga ga nyangka, awalnya.. 
Ckckckck...

Selamat menonton, ya!

Friday, August 17, 2012

Someplace you should know: aTavola Resto


























Tersebutlah suatu Sabtu sore yang panas menyengat.
Yang mengandung banyak konsekuensi di bulan Ramadhan..
Yakni, tenggorokan kering, usus menari-nari kebosanan, rambut lepek, muka keringetan, dan tentu.. tensi meningkat drastis..
Tapiii.. Di penghujung hari itu, ada iming-iming yang bikin penasaran.
Yaitu kunjungan ke suatu resto di daerah Kemang, Jakarta Selatan.

Setelah melawan kemacetan Jakarta menjelang pukul 18.00, kami sampai di sana.
Di sebelah toko permadani itu.
Kalau ditilik dari penampilan luarnya, pengunjung pasti tidak menyangka bahwa resto Italia mungil ini sangat nyaman dan indah.
aTavola, resto yang terletak di Jln. Kemang Selatan Raya no. 125 ini sanggaatt cozy.
Interiornya unik dengan vintage ambience yang lumayan pekat.

















Hari itu, aTavola hanya berisi kami ber-6 dan segelintir pramusaji.
Di tepian ruangan terdapat mini bar tempat nangkring seorang pramusaji yang lincah membuat berbagai jenis minuman.
Seluruh dinding ruangan dihiasi dengan lampu dedaunan, foto-foto, peta-peta vintage, dan quote dari Socrates.
Ada juga televisi yang (sayangnya) penempatannya tidak pas dan agak merusak kenyamanan resto ini.
Yah, secara keseluruhan, berada di dalam aTavola membuat kita mencicipi nikmatnya duduk nyaman di rumah vintage yang cozy.































Menjelang berbuka puasa, pelanggan diberikan ta'jil berupa es buah yang segar dan beberapa potong kurma.
Porsi es buahnya membuat gw menyesal telah memesan minuman yang lain. Hikz.

Lalu.. bagaimana dengan cita rasa masakannya?
Ouchh.. Saya kembali menahan tetesan air liur saat mengingat rasa dari Zuppa Ai Funghi, Sang Appetizer. Inntinya sih sup krim biasa. Namuuun.. funghi-nya, alias white mushroom-nya dilebur menjadi satu dalam krim.. Ooouucchh... Bagi pencinta jamur (saya, misalnya), ini adalah utopia!














Bang Raja...































Menu utama saya malam itu adalah Ravioli con Funghi, yang membuat Shippo berkomentar, "Suka banget sama jamur ya?".
Yep.. Saya suukaaa sekalii.
Dan pilihan saya lagi-lagi sangat tepat (sayang, lupa didokumentasikan saking bernafsunya..).
Intinya adalah ricotta ravioli yang lembut dan gurih berenang bersama white mushroom dalam saus krim yaanng.. MMmmmmm..
*fuuh.. Langsung merindukannya kembali..

Ira Kirana, owner of JAYID









Spot foto-foto teroke serestoran

Me & Ppo










"Bromance", Raja A. Octivano & Widhi Widagdo













































Peserta lain, Mirza dan Widhi memesan Pizza con Pepperoni.
Porsinya lebih besar dibanding personal pizza di Pizza Hut, dengan rasa yang lebih Italia.
Bagi kalian yang tidak begitu suka saus tomat pekat dan mozarella, sebaiknya tidak memesan menu ini.
Rempah-rempahnya yang memang berbeda dengan rempah Nusantara menjadikan rasanya unik namun sedikit hambar.
(Kalau saya sih, suka-suka sajaa..)..
Intinya, menu-menu di sini belum disesuaikan dengan lidah Indonesia secara total.

Kali ini saya memakan menu dessert sebelum main course.
Saya memesan apple crepe dengan topping es krim vanila. Tanpa rum.
Jadi, di dalam selimut crepe ini, terbaringlah potongan apel nikmat yang baru saja bermandikan saus cinnamon.
Owmaigoothh..
Si Crepe ini kemudian tertimbun oleh vanilla ice cream avalanches..
*saya lumer..


Oh, saya akan berhenti bicara sekarang..
Silakan nikmati foto-foto ini, yang diambil oleh saya dan Raja A. Octivano.
Please, buon appetito!


Apple Crepe with cinnamon sauce

Red velvet cake. Cheese cake yang lembut, gurih, legit, dan.. *pingsan
Ppo & Red Velvet

Siapa ya, ini? X)


Ira Kirana







Something You Should Listen: Only One by BoA

Mohon maaf sedikit nyelak posting-an..
Tapi, ini urgent sekali..
Lagu dan music video ini naaggiihhh!!
Hampir mengalahkan It Hurts-nya 2NE1 yang udah gw dengar 900-an kali..

Please welcome..The Best of Asia! Kwon BoA!
Uuuffhh.. Unnie yang satu ini semakin hari semakin cantik, dan semakin bertalenta...
Hwaiting, BoA!!



Konsep yang sederhana.
Akting yang sempurna.
Dan sinematografi yang luar biasa.
100 thumbs up!!

Tuesday, August 14, 2012

Coming Soon ~ aTavola attack!!







































Mencari tempat untuk menentramkan jiwa sekaligus memuaskan selera makan?
Mencari tempat untuk memicu inspirasi sekaligus tenggelam dalam kelezatan kuliner pasta?
(Atauu.... Mencari tempat untuk bernarsis-narsis ria?)

Di sinilah kalian wajib menepi: aTavola Kemang, Jakarta Selatan.
Nantikan review selengkapnyaaa...
Ciao~

Sunday, August 12, 2012

10 Things You Should Know..

Hi, guyz!
Mari kita mulai lagi analisis empiris mengenai drama percintaan dalam kehidupan.
Kali ini temanya adalah membahas tentang "10 Things You Should Know About Being The Other Man/Woman".. (plus 1 nomor bonus)..
Penekanannya yakni beberapa hal yang menjadi KONSEKUENSI saat menjadi orang ke-3 (atau ke-4, 5, 6, 7,...).

Kalian pernah berminat menjadi P.I.L atau W.I.L?
Atau sedang terjebak dalam suatu affair?
Atau ingin bernostalgia dengan hubungan perselingkuhan yang sudah pernah dialami?
Atau kalian yang sedang menjadi orang yang dikhianati?
Atau pernah menonton The Other Woman-nya Natalie Portman dan membutuhkan penjelasan lebih dalam?

Mungkin kalian perlu membaca posting-an ini..
Okay.. Let's get started..




Tuesday, July 24, 2012

Something You Should Read: Dracula My Love by Syrie James


Pre-note:
Pernahkah kalian jatuh hati pada orang yang salah?
Aku pernah.
Bahkan, aku pernah mencintai sewujud monster.
Monster in disguise, lebih tepatnya.
Karena itulah..
Buku karangan Syrie James ini sangat sangat berharga bagiku.
"Dracula My Love" berhasil nyaris 95% melukiskan betapa destruktifnya cinta terlarang terhadap Si Monster itu. Dan betapa bisa hancurnya hati seseorang akibat cinta. Dan betapa mengerikannya sisi gelap dari rasa cinta..







Sebelum mencari buku ini, gw anjurkan untuk membaca bukunya Opa Bram Stoker yang berjudul "Dracula".
Lebih afdol lagi jika kalian berhasil menemukan film dengan judul yang sama ("Dracula", 1992), dengan pemeran sekumpulan aktor dan aktris nomor 1 dunia (Gary Oldman, Winona Ryder, Keanu Reeves, Anthony Hopkins).

Mengapa?
Soalnya buku ini merupakan versi alternatif dari novel Dracula karya Bram Stoker.
Novel alternatif yang luar biasa berani.
Plot ceritanya tidak seruwet Dracula karya Mr. Stoker.
Plot-nya memang sengaja dibuat berupa flashback yang sederhana.
Mungkin tujuannya agar pembaca lebih tenggelam ke drama tragedi yang dikisahkan.


Inti ceritanya sama dengan Dracula ala Bram Stoker.
Yakni upaya menyingkirkan Sang Nosferatu, Nicolae alias Maximilian Wagner.
Tetapi, lebih spesifiknya, dalam buku ini diutamakan upaya seorang Wilhemina untuk melenyapkan Sang Dracula.
Dari hatinya...
Dari kehidupannya..

Di sini dikisahkan mengenai Wilhelmina Murray yang sedang menanti tunangannya kembali dari perjalanan bisnis ke Hongaria.
Mengenai Wilhelmina yang bertemu dengan Maximilian Wagner yang tampan di senja hari di sebuah tebing pantai.
Mengenai Wilhelmina yang jatuh cinta pada Mr. Wagner.
Mengenai Mr. Wagner yang jatuh cinta setengah mati pada wanita yang sudah dicarinya (dan akhirnya ditemukan) selama berabad-abad.
Yah, Mr. Wagner adalah Count Dracula itu sendiri.
Dan Mina mencintainya hingga rela mengkhianati Jonathan Harker.
Bahkan, setelah akhirnya Mina dan Jonathan menikah...

Versi film dari Dracula-nya Bram Stoker.







































Pada novel karya Bram Stoker, tidak ditunjukkan secara eksplisit bahwa Mina menyimpan rasa cinta yang besar pada Count Dracula.

Sekelebat rasa cinta itu sedikit diperlihatkan pada versi filmnya.
Di mana ada adegan Winona Ryder seperti selalu megap-megap saat Gary Oldman ada di dekatnya.

Yang membuat novel ini patut diperjuangkan adalah..
Penulisnya tidak berusaha untuk menarik minat pembaca dengan kata-kata berlebihan.
Beliau hanya dengan jujur menggambarkan seperti apa perasaan seorang wanita naif yang tercabik di antara dua pilihan.
Di mana kedua pilihan tersebut sangat berkebalikan dan bertentangan.
Jonathan Harker, adalah seorang pria yang lembut dan sedikit kaku.
Ia mencintai Mina dengan tipe cinta yang lembut pula, menghormati, mengayomi, namun menjadi agak membosankan.

Di sisi berseberangan..
Mr. Wagner alias Count Dracula...
Seorang penguasa yang ambisius, egosentris, dan ditakuti warganya..
Namun, ia memberikan cinta yang menggelora bagi Mina.
Memberikan cinta yang seakan membakar jiwa, sekaligus membekukan asa.
Jenis cinta yang akan membuat banjir adrenalin dan endorfin.


Count Dracula tahu bahwa Mina sudah akan menikah dengan Jonathan Harker.
Dengan sengaja ia menyekap Jonathan di kastilnya, berharap Jonathan akan lenyap dengan sendirinya.
Namun..
Tuhan sudah menggariskan nasib semua manusia..


Memang, pada akhirnya Jonathan tidak pernah menyadari bahwa hati istrinya telah terbagi dua.
Dia tidak tahu bahwa istrinya telah menjadi musuh dalam selimut bagi kelompok pemburu Dracula yang diketuai oleh Van Hellsing.
Dia tidak tahu bahwa istrinya telah menjebak mereka semua ke dalam perangkap keji Count Dracula.


Lalu...


Bagaimana dengan Mina Murray yang kini telah menikah dan menjadi Mina Harker?
Apakah dia akan mengkhianati suaminya dan teman-teman seperjuangannya?
Jalan apakah yang akan Mina pilih demi masa depannya?
Hidup sebagai manusia biasa, atau abadi bersama Count Dracula?
Apakah Count Dracula mencintainya dengan tulus?
Dan..
Sebenarnya.. Seperti apakah seharusnya cinta yang tulus itu?
Tahukah kamu?




End Note:
"Aku bisa saja menekankan dalam-dalam taringku ke lehermu dan membawamu masuk ke duniaku, mengubahmu seutuhnya menjadi salah satu dari kami. Namun, bukan itu yang kumau. Aku menginginkan jiwamu yang suci, hatimu yang dulu pernah, dan akan selalu, menjadi milikku..."

Anyway..
Saking terpesonanya gw dengan buku super ini, lahirlah 1 lagu balada kelam untuk DAI*SHI.
Prototipenya sudah hampir jadi..
Dan mungkin, akan keluar sebagai Single sebelum akhir tahun ini..
Amen.

DAI★SHI on HAI Magazine~

Kami memang memasang beberapa lagu dari album Exordium di HAI Demo Online..
Tapii..
Sama sekali tidak menyangka bakal di-review di majalah cowo remaja tersebut.
Well, jadilah kami lumayan kaget (plus happy) saat Ilham dari Undergroundsync melaporkan pernah membaca review tentang DAI★SHI di HAI Edisi Juni 2012..
Parahnya, kami baru tahu kabar menggembirakan itu pas bulan Juli..
*jedotin jidat
Jadilah kami semua kelabakan mencari-cari majalah ini di berbagai lapak.
Mulai dari Gramedia hingga Abang-abang majalah di depan kantor..
Tapi, hasilnya nihiiiillllll!!
*mewek banjir

Alhamdulillah..
Memang yang namanya jodoh dan rezeki itu ga kemana-mana.
Ilham yang sangat dermawan berhasil mencarikan majalah terkutuk itu (dengan cara yang superkreatif) untuk kami.
Dan..
At laastt..
Saya minimal bisa berfoto dengan majalah ituuhhh!!

















Wednesday, November 16, 2011

Something you should read : Wolfsangel by M.D. Lachlan

"Tapi garis pemisah antara kebaikan dan kejahatan melintasi hati setiap manusia. Dan siapa yang mau menghancurkan sepotong hatinya sendiri?" - Aleksandr Solzhenitsyn.





















Tak dapat dipercaya..
Hampir 1 tahun berlalu sejak gw membeli buku ini di salah satu mal di Bandung, Jawa Barat.
Tapi dasar pemalas, gw baru saja selesai membaca buku ini beberapa hari yang lalu.
Ingin beralasan, "Hikz.. Soalnya ceritanya berat banget siih..", tapi yah.. Alasan hanya berlaku untuk orang-orang yang perlu dikasihani.

Baiklah, gw akan segera mencoba memperbaiki kesalahan karena telah memendam lama buku ini di lemari.
Gw akan mencoba menceritakan sedikit plot dan kesan setelah membaca buku ini.
Oh,iya..
Dari awal sampai akhir membaca, dengan idiotnya gw berpikir Wolfsangel itu istilah dalam bahasa Inggris..
Wolf & angel.. Ogh, tapi ternyata bukan!
Dasar bloon~

Wolfsangel adalah istilah dalam bahasa Jerman yang berarti "wolf's hook".
Zaman sekarang, wolfsangel dijadikan simbol.
Namun dahulu, wolfsangel adalah rune.
Yah.. masih tergolong simbol juga, sih. Meskipun jauh lebih bertuah.
Ada 2 varian wolfsangel, yaitu yang vertikal dan horizontal
Varian vertikal memiliki arti "thunderbolt", sedangkan yang horizontal berarti "werewolf"..
Itulah yang menjadi bahasan utama dalam novel karangan M.D. Lachlan ini..
Tentang manusia serigala dan serigala yang sesungguhnya.

















Vali adalah tipikal putra mahkota zaman sekarang (meskipun setting novel ini adalah zaman Viking).
Maksudnya, Vali tidak bodoh, justru terlalu cerdas.
Ia tak sependapat dengan ayahnya, pengawalnya, maupun rakyatnya bahwa lelaki sejati harus pandai menggerakkan otot untuk mengangkat senjata.
Ia tak setuju bahwa otot & senjata adalah paduan yang terbaik.
Vali cenderung mengutamakan budi pekerti dan ilmu pengetahuan yang luas.

Ada lagi hal yang membuat Vali dicemooh oleh Raja Forkbeard (ayah Vali bernama Raja Authun, Vali dititipkan untuk magang di kerajaan Forkbeard) & pengawalnya.
Yaitu, Vali malah senang bergaul dengan para petani bebas.
Terutama Ma Disa dan putrinya, Adisla.
Berawal dari teman sejak kecil, kemudian berkembang menjadi cinta sejati.
Vali & Adisla sudah saling mencintai, meskipun hal ini justru merupakan bibit dari segala petaka.

Forkbeard murka, karena seharusnya Vali menikahi putrinya, yang baru berusia 6 tahun saat itu.
Harga diri yang terinjak-injak memicu raja bodoh itu untuk "menghukum" Vali.
Ia memerintahkan Adisla ditangkap untuk dijadikan sesembahan bagi Odin.
Kecuali, jika Vali sanggup menangkap manusia serigala yang ada di gunung bersalju.
Mahkluk jejadian itu sering menimbulkan kerugian bagi petani belakangan ini.

Vali, seorang diri, akhirnya berhasil menangkap seorang manusia serigala untuk dipertukarkan dengan nyawa Adisla.
Namun, siapa yang tahu, justru perjumpaan Vali-manusia serigala (yang ternyata bernama Feileg)-Adisla, malah memperparah bencana.
Feileg, si serigala jejadian, jatuh cinta pada Adisla!

Semua kebingungan ini makin heboh saat politik kerajaan-kerajaan lain ikut campur.
Nasib, atau lebih tepatnya Loki, mempermainkan perasaan ketiga manusia muda itu.
Yang hebat dari novel ini adalah, ceritanya benar-benar mengalir nyata!!
Sampai-sampai pembaca tidak sadar bahwa roda nasib sudah berputar 180 derajat!

Bayangkan, Feileg yang dibesarkan oleh serigala (yang hewan) dan telah 98% bertindak seperti serigala, justru dalam permainan nasib itu berangsur-angsur kembali menjadi manusia seutuhnya.
Perubahan ini sebagian besar disebabkan oleh rasa cintanya pada Adisla.
Sebaliknya, Vali, si pangeran cerdas nan gagah itu..
Ogh.. M.D. Lachland dengan tega berangsur-angsur mengubahnya menjadi serigala buas!!
Namun, Vali tidak berubah menjadi sembarang serigala.
Sang Pangeran ditakdirkan Loki menjadi Fenrisúlfr...
Lalu, masih ingatkah Vali akan cintanya pada Adisla?
















Sebuah artwork menakjubkan dari Akreon, yang menggambarkan Fenrir yang indah namun tetap mematikan.


Plot dalam novel ini entah mengapa, semakin genting ke belakang.
Benar-benar tidak nampak adanya antiklimaks.
Pembaca akan panik, saat menyadari halaman novel hampir habis sedangkan cerita semakin seru..
Dan benar saja, akhir kisah ini sangat menggantung. Membuat gw hampir kecewa..
Tapi.. Ternyata..

Novel ini merupakan buku pertama dari Claw's Trilogy.
Jadi.. Marilah bersama-sama menanti kelanjutannya.

PS :
1. Novel ini sangat sadis dan kejam. Saran gw sih, jangan dibaca pas lagi makan..
2. Ada bagian-bagian yang bikin pusing saat membacanya. Terutama saat adegan-adegan milik Gullveig, Sang Ratu Penyihir.

Monday, November 14, 2011

Road to Farewell Party~ a story

















Hari wisuda (meskipun ini untuk yang kedua kalinya) harusnya merupakan hari bahagia yang paling ditunggu-tunggu oleh mahasiswa. Tapi entah mengapa, dua kali mengalami wisuda, dua kali pula gw merasa BOO..RIING..

Ga ada rasa bersemangat atau ga sabar menanti gitu..
(Bahkan saat wisuda ke-2 ini, gw dan si Pupup dandan sendiri dan hair styling each other..*deuh, bahasanya campur-campur..)


Sewaktu wisuda S1 gw berpikir, "Aihh.. Koq gw ga merasa khidmat sama sekali,y? Oooh.. Mungkin nanti kali ya? Pas wisuda ke-2..".
Egh.. Pas wisuda yang ke-2, ternyata malah terjadi hal buruk yang sungguh-sungguh bikin illfeel..
Kejadian apakah itu??

Jadi..
Angkatan kami beranggotakan 40 orang, yang seharusnya lulus bersama-sama. Namun, kami menjadi korban dari suatu proses perubahan.
Yaitu, wisuda profesi dokter hewan kini harus bersamaan wisuda S1, dan menyesuaikan jadwal dengan rektorat. Padahal awalnya, wisuda koas dilaksanakan sendiri di FKH.
Dahulu, senior kami selalu lulus bersama-sama..
Kini kami harus berebut kursi untuk wisuda di gedung khusus..
Jadinya hanya 50% dari angkatan yang bisa lulus duluan, pada tanggal 27 Juli 2011 itu.. Cuma ber-20, euyy...!

Tambah lagi, biasanya ada makan siang prasmanan di fakultas. Kini semua itu tinggal angan belaka.
Dari dulu gw selalu memimpikan akan mengalami runway kebaya seperti senior-senior ituh.
Runway kebaya dilaksanakan pas makan-makan prasmanan bersama orangtua dan dosen..
Aiih.. Sekali lagi, mimpi tinggallah mimpi..

Dana untuk prasmanan kini tersedot untuk biaya tetek bengek wisuda di gedung khusus.. Hikzz..
Akhirnya kami hanya makan nasi kotakan sebelum pengambilan sumpah.. Ada juga coffee break dalam bentuk prasmanan sih..
Tapi, pada jam segitu (jam 16.30 WIB) orangtua sudah kelelahan dan cerewet ngajak pulang.. Gudbye runway kebaya & makan prasmanan.. Hikz..

Semua kisah sedih ini menginspirasi ketua kelas kami untuk mengadakan acara perpisahan yang extraordinary.
Biasanya, perpisahan dilaksanakan dalam bentuk promnite.. Tapi, Bapak Aura punya ide berbeda. Yaitu melaksanakan perpisahan dua hari semalam sekaligus outbond di suatu tempat.. Dan Bapak Ikhsan punya ide untuk membuat buku tahunan yang berisi wawancara 40 orang mahasiswa beserta dosen (sudah dibahas sebelum ini).
Dan semua ini hanya dilakukan oleh segelintir oranggg~
Awalnya banyak yang bersemangat menjadi panitia.
Tapi belakangan mereka bahkan sudah lupa bahwa mereka pernah ditunjuk jadi panitia.
*coba gw punya banyak sepatu high heels, pasti bakal gw timpukin satu-satu..

DVD buku tahunan bukan satu-satunya hal yang bikin jantung gw cenat-cenut saat itu.
Sungguh sulit dipercaya, H-1 minggu ada beberapa panitia yang mengusulkan untuk mengubah konsep acara.
Aih, aihhh...
Padahal gw udah transfer biaya akomodasi Rp 8,4 juta saja ke event organizer-nya..
Wellleeeh..
Tapi akhirnya kengototan gw & seorang teman untuk tetap merujuk pada rencana awal berhasil memengaruhi ketua panitia.

Tiga bulan selama persiapan perpisahan itu, hati gw mengeras dan menjadi kebal. Banyak sekali hal-hal yang bisa bikin gw kehilangan kewarasan.

Kesabaran gw sudah lama habis menghadapi "orang-orang tertentu", dan gw berubah jadi bersikap cuek.
Karena..
Kalau gw ngoyo bersikap sesuai idealisme, bisa-bisa habis lulus kuliah gw langsung masuk RSJ..
Saat itu gw berpikir, "Gw sudah bekerja keras yang gw bisa, dan Tuhan melihat itu. Apapun yang terjadi, gw ga akan menyesal.." Dan.. Yang terjadi, maka terjadilah...
















Welcome to CICO!!.. And.. It's creepy ambience..















Hukuman bagi peserta yang kalah games.. Agghh!! Saya mesti mengangkut mahkluk2 berat~ Huahahah.. Piss.. *saya juga koq..


















Games "Touch My Can" yang bikin suasana hingar bingar layaknya pelajar TK tawuran...

Meskipun semua terasa bittersweet, akhirnya kami berhasil melaksanakan outbond, award winning dan sharing + api unggun malamnya.
Toh akhirnya suara gw serak juga karena kebanyakan cekikikan & jerit-jerit..
Toh akhirnya ada juga teman-teman setia, juga Mping, yang membantu menjalankan acara..
Toh akhirnya games & polling award yang susah payah dibikin Eyang Oleth & Iwied juga berhasil bikin orang-orang jejeritan..
Meskipun dengan t*l*lnya Ikhsan melewatkan jadwal karaoekan.. *timpuk batu kali..
Toh akhirnya, ada anak Teratai Jingga yang datang & bersedia berbagi pengalaman kerja..
Toh akhirnya, meskipun aura negatif berkumpul di lokasi itu, ga ada yang berhasil kesurupan..
Toh akhirnya, meskipun gw cape hati.. Akhirnya acara itu selesai jugaa...

Fuaaahh~~ Congratulation buat panitia yang sudah bekerja keras!!

Tuesday, October 18, 2011

Backstage Story #sekian : DAI★SHI performance in Japan Community (JACOM) @ Kramat Jati Indah Plaza
















Hal yang menyenangkan dari kegiatan perform yang bertubi-tubi adalah, kita tak perlu menyesali kesalahan-kesalahan yang diperbuat pada perform sebelumnya. Karena hal itu dapat segera diperbaiki pada perform selanjutnya.

Gw yang merasa tampil kurang sreg pada acara di MOI pun menaruh harapan pada perform di Kramat Jati Indah Plaza ini. Namun, cobaan pertama muncul saat kami memasuki gerbang plaza tersebut.

Ogh.. Ternyata plazanya masih baruuu.. Masih banyak tangga-tangga dan tumpukan kaleng cat yang menunjukkan pembangunannya belum selesai secara total. Wheew.. Mungkin pengunjungnya masih sepi ya?? Sayang sekali.. Ckckckck..

Dan cobaan berikutnya muncul saat Alex tercengo-cengo menatap ke jendela lobby, memandangi seseorang di dalam lobby. Belakangan dia menyatakan bahwa koko penyelenggara acara ini (yang dipandangi Alex tadi) adalah orang yang pernah "bermasalah" dengannya (berkaitan dengan masalah fee).. Wedeee.. Aromanya agak-agak ga enak nih..

(Gw tidak akan menyebutkan panggung mini & alat yang "ehm" sebagai salah satu problem pada hari itu)..



Well, dengan beberapa masalah kecil itu, kami memutuskan bersikap nothing to lose.. Sampai... Sampai tiba-tiba kami yang jadwalnya main pukul 14.30 WIB diminta (atau disuruh) on stage pada pukul 13.00 karena ada band yang batal hadir.

Baiklah, saudara sekalian.. Pada detik-detik seperti itulah saya rasanya ingin menelan bulat-bulat (dengan geram) apa yang disebut sebagai "profesionalisme".

Tapi yaah.. Apa boleh buat?? Marilah kita terus mencoba bersikap profesional..




















Akhirnya dengan waspada (takut fee kami tidak turun), kami menuju panggung. Tapi, kami menemukan suatu kontradiksi di sana. Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, tapi alat panggung belum dicolokiiinn!! Dan kami disuruh main jam 13.00 WIB..

What a contradiction~ (Atau mungkin maksudnya kami sekalian disuruh bantuin masang-masang alat. Hmm... No problemo sih..).

Tapi untungnya, MC-nya sangat menyenangkan dan kooperatif.. Tak dapat disangkal, MC yang baik & kooperatif itu sangat mendongkrak mood performer.

Mungkin karena performer menjadi merasa aman dan nyaman, yakin bahwa semuanya akan berjalan lancar. (sering juga mengalami MC yang beler, atau bahkan superdongo..)
















Jadi, mungkin ditinjau dari kenikmatan performance. Hari Minggu itu kami tampil lebih enjoy dibanding performance pada hari sebelumnya.. Dan ternyata pengunjung KJI itu banyak banget loooh..

Such a lovely people!! Meskipun mereka KAGA NGARTI gw nyanyi apa, mereka tetap menancapkan kaki di depan panggung dan menonton dengan sabar..

Hahahahah.. Thank you very much! Dan ternyata, Puji Tuhan.. Fee kami langsung turun..

Untung ga ketiban problem yang sama dengan Alex dkk.

















Sunday, October 16, 2011

Something you should read : Mates, Dates Series by Cathy Hopkins

Tipe buku/novel seperti apa yang gw suka??
Novel yang mengandung unsur-unsur berikut ; humor cerdas (paling utama), fantasi, misteri, romansa (tragedi lebih disukai) dan action (bunuh-bunuhan agak sadis juga boleh)..
Maksudnya, dalam 1 novel yang gw suka harus ada gabungan dari unsur-unsur di atas..
*tapi coba pikir, bagaimana caranya meramu humor cerdas dalam kisah cinta tragis?
Hanya Jonathan Stroud yang bisa..

Namun terlepas dari unsur-unsur tersebut, gw (dan semua orang, sepertinya) paling suka dengan novel yang menarasikan sebuah kisah yang MIRIP dengan kisah yang pernah gw alami!!Btuull?? Setujuu??Dan baru-baru ini gw menemukan novel yang seperti itu!

Tersebutlah suatu novel berseri yang berjudul "Mates, Dates, and......"
Titik-titiknya itu berubah-ubah sesuai seri.
Gw sudah membaca novel ini sejak berusia 16-an tahun (pas masih cocok dengan umur para tokoh), sampai sekarang (pas sudah cocok untuk menyimpan buku ini sebagai bahan pembelajaran bagi calon anak nanti)..
"Mates, Dates" series adalah novel yang menceritakan tentang 4 orang sahabat bernama Izzie, Lucy, Nesta dan TJ.Karakter mereka ber-4 ini sangat variatif.
Jadi sepertinya Mrs. Cathy Hopkins sudah mensurvey tipe-tipe sifat remaja putri di zaman millenium ini, kemudian merisetnya, lalu dimasukkan ke dalam novelnya..

Buku seri pertama yang gw baca adalah "Mates, Dates, and Inflatable Bras", yang tokoh utamanya adalah si Lucy.Lucy adalah tipe cewe mungil yang rada melankolis, menggemari fashion, sangat perhatian dengan orang-orang di sekitarnya, namun kadang suka minderan.
Sedangkan Izzie adalah tipe cewe yang rebel, menyukai musik, nantinya bakal menjadi hippie, keras kepala, dan sangat-sangat eksentrik.
Anehnya, Nesta, adalah tipe cewe gaul, yang sangat fashionable, cuantik, supel, tapi sayangnya.. jika tidak kenal dekat, sebagian orang bakal menyangka dia air head. Nah, TJ adalah cewe terakhir yang bergabung dalam sistahood ini.

*btw, setelah gw baca semua bukunya, gw ga bisa menyimpulkan karakter siapa yang paling mirip dengan diri gw.
Mungkin karena di dunia nyata, kita ga mungkin plek melankolis, ga total sanguinis, dan seterusnya..
Tapi kalau ditimbang-timbang, mungkin karakater Izzie dominan bersemayam dalam diri saya..kikikiki..
(ada seri dimana Izzie naksir berat sama cowo bad boy.. Huaah..jadi ingat masa laluu..).

Buku yang akan gw bahas ini berjudul "Mates, Dates, and Tempting Troubles".
(*ngomong-ngomong, buku inilah yang gw bilang menceritakan suatu masa kisah hidup saya.. Muiriip tenann (95%, sih)!





















Tokoh utama kali ini adalah TJ, yang tipikal cewe kutu buku bin cerdas, tapi juga baik hati, dan cantik, tapi dia rada-rada introvert sayangnya.
Kalau mau dipersingkat, buku ini bercerita tentang betapa jungkir baliknya hidup TJ saat dia...
Saat dia..
Saat dia naksir sama Luke!!
Siapa itu Luke? Apa hebohnya?
Masalahnya, Luke itu.. pacarnya Nesta!!
Nesta (tadi sudah diceritakan) adalah sahabatnya TJ sendiri!!

Sayangnya, TJ bukan cuma mengagumi pacar sahabatnya.
Tapi beneran sukaa!! Aghh.. Gawatnya lagi, sepertinya si Luke juga suka sama TJ!!
Awwh.. Senangnya..~
Looh..? Trus gimana dong, tentang Nesta??
Pasti dia bakalan sakit hati seumur hidup & ga mau temenan lagi sama TJ!!
Awwh.. Ditambah lagi tiba-tiba bokapnya TJ berencana ngajak pindah ke Devon!
Awalnya TJ sedih luar biasa karena rencana tersebut, tapi mungkin ini ide bagus untuk melarikan diri.. Terutama setelah Luke bilang bakalan mutusin Nesta dalam waktu dekat ini!!
AggghhH!!! Hebbohh!!

Oh,ya.. Ada yang lupa..
TJ sudah punya pacar!! Namanya Steve.. Dan diaaa.. Kakaknya Lucy (cek di atas, siapa itu Lucy..)!!!
Agghh..!! Sepertinya Eros sengaja mempermainkan kita semua..!!
*tapi sudah lama, kenapa si Luke belum mutusin Nesta juga ya??
Padahal katanya dia suka sama TJ..??


Gilagg!! What a relieve, deh pas membaca buku ini.
Untung waktu itu gw ga melakukan hal-hal bodoh yang dilarang TJ untuk dilakukan (nyaris, sih)..Kocak banget rasanya membaca kisah hidup kita yang sudah dibukukan..
Hoahaahah..

Jadi, intinya sodara-sodara.
Saat kalian terjebak dalam situasi seperti ini.
Yakinlah bahwa cowo yang memerankan si Luke itu centil namun pengecut.
Yah, dia ingin meyakinkan dirinya (entah apapun alasannya) bahwa dia mampu menggaet sejuta cewe di muka bumi.
Makanya dia PDKT ke TJ dan seorang cewe lain, tapi dia GA MAU memutuskan pacarnya dengan sejuta alasan bloon.
(Hadeuuh.. Semoga cowo-cowo seperti itu bisa dibasmi dengan insektisida..)...






















Tante Cathy Hopkins yang sudah mencoba berbagai jenis pekerjaan (normal hingga abnormal), tapi akhirnya menjadi penulis.. Ogghh!! Hebatnya..
Sebenernya, untuk dibaca orang dewasa, novel remaja ini biasa-biasa saja.
TAPI yang paling hebat adalah, dia bisa menemukan poin-poin penting dalam kehidupan remaja, kemudian menjadikannya sebuah buku berisi solusi dan tips-tips bertindak yang benar sesuai dengan problemnya!! Ckckckckk.. Anak gw nanti harus membaca "Mates, Dates series" ini..



Tapi dasar sial..
Si TJ ini ga mau membuka mata, karena dia terlalu naiiiiff~
Sama saja seperti cewe yang sedang kasmaran semu..
Otak briliannya tau-tau jadi tumpul dan cenderung bersikap reaktif.
Masa tiba-tiba di suatu malam (efek habis kena cium Luke, sepertinya), si TJ membuka komputer dan menulis email minta putus ke Steve!!
Guawaatt!! Cilaka dua belasss!!!

Jadilah keesokan paginya Lucy mencak-mencak karena BT melihat abangnya patah hati..
Huikks.. Makin runyam, oh runyam..
Makin bikin ulcus gastricus pulak saat TJ mengetahui (baru tau, dia..ckckck..) bahwa si Luke juga mengatakan semua hal yang pernah dia katakan ke TJ (gombal-gombalan itu loh) ke seorang cewe lain bernama Sian!!
Akkkh.. Tapi Luke selalu keukeuh bahwa Sian-lah yang mengejar-ngejar dia..
Padahal kenyataannya 180 derajat berbeda!!
GILAG ini lelaki..!! ckcckckkck..

Oh, iya.. Makin pusing lagi saat TJ cerita ke Izzie mengenai hubungan terlarang ini, tapi ga cerita ke Lucy.Dan akhirnya Lucy & Nesta tahu bahwa Izzie tahu tentang hubungan TJ-Luke tapi ga cerita ke mereka berdua.

Jadilah Lucy & Nesta marah ke Izzie..
Untung Izzie ga balik marah ke TJ.. Fiuhhh~
OGH! Sistahood ini terpecah menjadi 2 kubuuuu!! Dan semuanya gara-gara perasaan cinta TJ ke Luke..Gimana doong inii??
Perasaan TJ itu layaknya sehari di surga, besoknya di neraka..
Pagi di Valhalla, sore di Hel..
Aghhh.. Gw rasa, cinta yang naik-turun gonjang-ganjing seperti itu tidak baik..
'Mayan destruktif loh..

Yahh.. Untuk mengetahui bagaimana ending cerita, beli saja bukunya di toko buku terdekat..
Kalo di warung kayanya ga ada sih.. Fuahh..~
*cape setelah bercerita dengan penuh semangat..