Showing posts with label DAI★SHI. Show all posts
Showing posts with label DAI★SHI. Show all posts

Friday, August 17, 2012

DAI★SHI - CORVUS (Acoustic Version 2012)



Corvus.
Saya ambil dari nama genus burung jenis raven atau crow.
Mengapa?

Karena lagu ini mendeskripsikan 'dendam' saya terhadap seseorang (bukan love interest loh, jangan GR..) yang sudah mengambil hati dan seluruh kepercayaan saya. Lalu mencampakkan, merobek-robeknya, kemudian meninggalkannya begitu saja.
Begitu cepat.
Begitu smart.
Begitu licik.
Just like Corvus.

Please enjoy my grudge..

Monday, August 13, 2012

Sunday, August 12, 2012

DAI★SHI - Silhouette (Acoustic Version 2012)

Ini adalah versi akustik dari Silhouette, yang sebenarnya sudah mulai dipromosikan sejak entah berapa tahun yang lalu. Seperti yang pernah gw bahas, lagu ini bercerita tentang rasa (yang konon disebut) "cinta" berselimutkan keinginan untuk memiliki yang ultrabesar.
Mungkin seperti tipe cintanya Eva Green di movie Dark Shadows.
"Jika aku tak dapat memilikimu, maka kau harus mati di tanganku... Amen."

Tuesday, July 24, 2012

DAI★SHI on HAI Magazine~

Kami memang memasang beberapa lagu dari album Exordium di HAI Demo Online..
Tapii..
Sama sekali tidak menyangka bakal di-review di majalah cowo remaja tersebut.
Well, jadilah kami lumayan kaget (plus happy) saat Ilham dari Undergroundsync melaporkan pernah membaca review tentang DAI★SHI di HAI Edisi Juni 2012..
Parahnya, kami baru tahu kabar menggembirakan itu pas bulan Juli..
*jedotin jidat
Jadilah kami semua kelabakan mencari-cari majalah ini di berbagai lapak.
Mulai dari Gramedia hingga Abang-abang majalah di depan kantor..
Tapi, hasilnya nihiiiillllll!!
*mewek banjir

Alhamdulillah..
Memang yang namanya jodoh dan rezeki itu ga kemana-mana.
Ilham yang sangat dermawan berhasil mencarikan majalah terkutuk itu (dengan cara yang superkreatif) untuk kami.
Dan..
At laastt..
Saya minimal bisa berfoto dengan majalah ituuhhh!!

















Saturday, July 21, 2012

Sneak a Peek..

Iniii..
Jackpot bagi orang-orang yang hoki membuka blog saya..
Iniii..
Adalah prolog yang akan muncul di dalam album Single DAI*SHI yang akan timbul setelah Idul Fitri..
Be the first to know..


Sunday, May 13, 2012

DAI★SHI in Can I Say Magz!


DAI★SHI @ J-Sound Fest Visual Kei 2012



Venue yang satu ini memang cocok sebagai wadah untuk headbangin' bersama.
Koffie Doeloe di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menjadi TKP aksi band-band J-Indo yang menyokong genre rock (mayoritas visual kei)..
Yang luar biasa dari tempat ini adalah, ruangannya seakan kedap angin.
Sangat cocok bagi kalian yang butuh membakar lemak ala sauna..
Ditambah lagi, band-band yang hadir makin membakar suasana di cafe tersebut.
Ditambah lagi..
Salahnya..
Kami mengenakan kostum yang lebih cocok dikenakan di area outdoor bersuhu 23-25 derajat Celcius.
Ckckckck..
Apalagi Roku...


Secara umum, acaranya berjalan lancar..
Di luar insiden mobilnya Roku dan Redi..
Dan mobilnya Alex...
Huakhuakhuak..

D*S hari itu tampil setelah Wyvern..
Yang vokalisnya bikin saya deg-degan..
(uuuffttt...).. 








Yang istimewa dari lagu D*S waktu itu adalah..

Kami meng-cover Let It Rain-nya Shoujo Jidai, yang sangat saya kagumi..
Lalu sebagai hidangan penutup, kami sengaja membawakan single terbaru (setelah Shilouette), Corvus.
Bagi kami yang membawakannya, lagu terakhir tersebut benar-benar menguras adrenalin dan juga energi.
Tak heran, setelah turun panggung, kami semua tampak cengo-cengo dan teler di kursi.


Monday, April 30, 2012

Friday, February 24, 2012

DAI★SHI - Live @ Gramedia Depok, February 19th 2012





Sebenarnya saya sampai sekarang tidak tahu nama acara di Gramedia Depok tersebut.
Apakah Comic Festival atau Harajuku Cosplay Competition? Saya sungguh tak tahu..

Yah, yang penting meskipun Alex SAMA SEKALI ga ikut latihan ATAU rehearsal bersama D*S, puji syukur ke hadirat Tuhan YME tidak muncul cobaan berarti di atas panggung.

Ehm..
Selain si Alex sama sekali ga tau part bass-nya Phantom, sih...*smack down Alex..
Kami mohon maaf sekali bagi yang overexpected terhadap Phantom live version..
*dia yang bersalah, Baginda!! (tunjuk Alex..)

Hahahahah.. Ga denk, Lex..
Memang lagu sialan itu susah banget.. (seperti yang saya terangkan di postingan sebelumnya).
Kami pun masih harus giat belajar lagi untuk lagu itu..

Senang sekali hari itu, karena kami bisa bertemu dengan rekan-rekan band Jejepunan yang baru. Alhamdulillah, masih ada regenerasi di komunitas ini.
Senang sekaliii, karena gadis-gadis UMSD 'menampakkan liang hidungnya' di Gramed Depok juga.. Thanx for your support, gurlz!! *luv


Heemm...
Berkaitan dengan kemunculan band-band baru seperti yang saya sebutkan di atas tadi...
Ada 'keributan kecil' yang tengah terjadi di FB.

Intinya adalah : salah seorang pengamat Jejepunan yang sudah senior malang melintang merekam banyak performance band (cosplayer iya juga ga, sih?) mengkritik personel suatu band yang namanya mengusung judul lagu Luna Sea yang paling saya sukaaa (sukaa bangget..).
Kemudian, malangnya..
Si personel tersebut ternyata tidak memandang kritikan tersebut sebagai kritik membangun.
Jadilah beliau ini berespon agak radikal dengan menjelek-jelekkan Sang Kritikus.
Nah, di sinilah mulai terjadi kekacauan.
Karena teman-teman kedua belah pihak malah berubah jadi kompor.
Dan memanas-manasi pihak yang terlibat.
Jadinyaa.. Ricuh, ricuh, ricuh..


Oh,ya.. By the way..
Band tersebut tampil pas sebelum D*S naik..
Jadi saya sempat menyaksikan 2 lagu dari band tersebut (dengan mata kepala dan kuping sendiri).


Jadi band tersebut punya 2 vokalis lelaki.
Yang satunya kawaiiiii sekaliii..!! *boleh juga diculik untuk dijadikan mainan..
Nah, kuping saya pertama kali langsung bereaksi positif terhadap suara Si Bishounen..
Sungguh, suaranya mirip Ryuichi.
Saya setuju deh, kalau mereka meng-cover lagunya Luna Sea.
Terlepas dari itu, sepertinya Si Bishounen tahu teknik dasar untuk bernyanyi.

Tak lama kemudian, setelah lepas dari pesona Si Bishounen..
Kuping saya mulai 'bergerak-gerak' bereaksi terhadap suara Sang Vokalis yang satunya.
Bagaimana jika dilihat dari 'kacamata' saya?

**************************************************

Bisa dibilang saya baru mulai bernyanyi sejak SD.
Sampai detik ini pun, saya masih sering 'ngambek' pada diri saya sendiri jika saya menyuarakan nada vokal yang fals (nada keyboard, sih lain cerita..).
Kesimpulan yang saya peroleh setelah 'jejeritan' selama beberapa tahun ini adalah ;
"Sungguh, bernyanyi itu tak pernah mudah.."


Tetapi tak banyak orang yang tahu.
Karena para musisi, khususnya penyanyi, selalu diingatkan agar tak menunjukkan setitik pun kesulitan mereka pada saat berada di atas panggung.
Mungkin saya masih merasa demikian karena saya bukan termasuk golongan 'gifted'.
Alhamdulillah, saya bertemu dengan guru yang supersabar.

Namun di satu sisi..
Menyanyi akan lebih menyenangkan bin mudah saat penyanyi merasa nyaman dengan dirinya.
Percaya dan yakin bahwa dirinya sanggup mengajak audience 'masuk' ke dalam lagunya.

Tetapi semua itu membutuhkan proses.
Lama untuk orang yang tidak 'gifted' (seperti saya, misalnya).
Cukup singkat untuk mereka yang 'gifted'.

Apakah yang saya lihat pada Sang Vokalis yang agak dihujat tersebut?
Saya melihat beliau ini tidak merasa nyaman dengan dirinya (atau lingkungan stage, mungkin).
Perbedaan yang cukup signifikan dengan Si Bishounen itu.
Kemungkinan akibat rasa tak nyaman itulah, Sang Terhujat menjadi tak dapat berkonsentrasi mencapai nada-nada yang sudah dilatih.

Hal ini sangat lazim terjadi.
Semuanya tak akan membaik sampai beliau menemukan jenis lagu dan teman bermusik yang 'klik' dengannya.
(Saya jadi ingat saat dulu membawakan lagu Lelarukuan, betapa nyampahnya suara saya.. Bahkan lebih parah dari yang sekarang ini.. hahah..).

Nah, bagi teman-teman Jejepunan yang telah senior...
Mari kita dukung dan dorong mereka dengan cara yang POSITIF.
Saya sih, melihat reaksi 'kurang ajar' dari personel band tersebut sebagai upaya pembelaan diri.
Mungkin ada pengaruh faktor usia juga...

Jadi marilah, kita yang sudah lebih dewasa ini jangan sampai terbawa-bawa menjadi kurang ajar juga. Sungguh tak pantas dilihat (atau dibaca..) komentar yang tak simpatik itu.





Bukankah akan sangat menyenangkan bila kita saling mendukung disertai dengan sikap simpatik.
Siapa tahu dengan sikap positif itu, kita bersama bisa mengubah industri musik Indonesia yang kini membusuk itu. Okay??
C'mon.. Let's heal the world!!



Credit :
All photograph by Ardi Wibowo
All video by Nadinezevy & Ashurafrey.
(Thank you very mucchh!!)

Sunday, February 5, 2012

Phantom Official MV by DAI*SHI



Finnaly,
Muncul juga official music video dari Phantom, track nomor 4 dalam mini album Exordium.

Menurut penilaian gw, sebagai lyricst (*yang ngaco), Phantom memang agak terlalu berat dan sulit dipahami bagi anak usia batita..
Hahahah.. Ga denk.
Yah, pokoknya terlalu berat untuk Ababil yang hidupnya dangkal.
Ups.. (*terlalu keras, ya opininya..?)

Sang Gitaris memesan lagu tentang kematian pada saya.
Tanpa pikir panjang, gw langsung menjawab, "Affirmative".
Gw lupa bahwa membuat kisah tentang kematian itu ternyata rumit..
Tapi ya, sudahlah..
Gw mencoba dan mencoba..



Akhirnya jadilah lagu Phantom ini.
Lagu ini bisa dibilang paling sulit untuk beres, dibandingkan 5 track lainnya dalam Exordium.

Lanjut lagi, ternyata mau dibikin promotion video-nya dengan konsep picture clip.
Mulailah saya memikirkan lagi tentang kematian, untuk mencari alur cerita video-nya.
Akhirnya... Karena tak mampu mencari cerita lain yang mengena, gw mengambil plot dan tema yang sama dengan lirik lagunya sendiri..
Kalau disimak music video-nya, pasti akan memahami bahwa alur ceritanya persis sama.
Kalau ga percaya, coba cari liriknya Phantom di salah sau posting-an blog ini..
Good luck!


Bisa juga donlot versi .rar nya (biar lebih afdol) di sini!

Thursday, January 12, 2012

DAI★SHI - CORVUS NEW SINGLE (Demo Version)





Hi, there! After a long time break, we proudly present our NEW SINGLE, entitled CORVUS.
Hmm.. Kalian bisa googling, untuk mencari tahu apa sih, "corvus" itu..

Lagu ini diaransemen bersama-sama, dengan ide awal dari Sang Gitaris, Dowe.
Saya sendiri, sebagai lyricist, lupa mengapa saya terinspirasi oleh "corvus" untuk menganalogikan rasa sakit hati bin kekecewaan terhadap seseorang yang awalnya sangat mengenal saya.

Link untuk download di bawah posting-an ini merupakan preview alias teaser saja.
Biar kalian jadi penasaraannnnnnn akan full version-nya.
Bagi yang ingin tahu sepotong lirik dari Corvus..
Here the lyric goes...


CORVUS (Original music by DAI*SHI)

Glistering, icebow of frozen tears..
Glowing, fractal of fears..
Romance killed by poisoned kiss..

You steal my amulet..
Oh, you have burned my death bed..

Refrain :
Just fly away, my Corvus..
Fly to black cloudy sky..
You and your diabolical cry..

Oh, this scar of you my Corvus..
Makes me bleeding to die..
Memories passed me by..
It’s poisoning my wishing well..
Revenge is within this farewell..


You can download CORVUS for FREE in mediafire..
Please enjoy it~

Tuesday, October 18, 2011

Backstage Story #sekian : DAI★SHI performance in Japan Community (JACOM) @ Kramat Jati Indah Plaza
















Hal yang menyenangkan dari kegiatan perform yang bertubi-tubi adalah, kita tak perlu menyesali kesalahan-kesalahan yang diperbuat pada perform sebelumnya. Karena hal itu dapat segera diperbaiki pada perform selanjutnya.

Gw yang merasa tampil kurang sreg pada acara di MOI pun menaruh harapan pada perform di Kramat Jati Indah Plaza ini. Namun, cobaan pertama muncul saat kami memasuki gerbang plaza tersebut.

Ogh.. Ternyata plazanya masih baruuu.. Masih banyak tangga-tangga dan tumpukan kaleng cat yang menunjukkan pembangunannya belum selesai secara total. Wheew.. Mungkin pengunjungnya masih sepi ya?? Sayang sekali.. Ckckckck..

Dan cobaan berikutnya muncul saat Alex tercengo-cengo menatap ke jendela lobby, memandangi seseorang di dalam lobby. Belakangan dia menyatakan bahwa koko penyelenggara acara ini (yang dipandangi Alex tadi) adalah orang yang pernah "bermasalah" dengannya (berkaitan dengan masalah fee).. Wedeee.. Aromanya agak-agak ga enak nih..

(Gw tidak akan menyebutkan panggung mini & alat yang "ehm" sebagai salah satu problem pada hari itu)..



Well, dengan beberapa masalah kecil itu, kami memutuskan bersikap nothing to lose.. Sampai... Sampai tiba-tiba kami yang jadwalnya main pukul 14.30 WIB diminta (atau disuruh) on stage pada pukul 13.00 karena ada band yang batal hadir.

Baiklah, saudara sekalian.. Pada detik-detik seperti itulah saya rasanya ingin menelan bulat-bulat (dengan geram) apa yang disebut sebagai "profesionalisme".

Tapi yaah.. Apa boleh buat?? Marilah kita terus mencoba bersikap profesional..




















Akhirnya dengan waspada (takut fee kami tidak turun), kami menuju panggung. Tapi, kami menemukan suatu kontradiksi di sana. Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, tapi alat panggung belum dicolokiiinn!! Dan kami disuruh main jam 13.00 WIB..

What a contradiction~ (Atau mungkin maksudnya kami sekalian disuruh bantuin masang-masang alat. Hmm... No problemo sih..).

Tapi untungnya, MC-nya sangat menyenangkan dan kooperatif.. Tak dapat disangkal, MC yang baik & kooperatif itu sangat mendongkrak mood performer.

Mungkin karena performer menjadi merasa aman dan nyaman, yakin bahwa semuanya akan berjalan lancar. (sering juga mengalami MC yang beler, atau bahkan superdongo..)
















Jadi, mungkin ditinjau dari kenikmatan performance. Hari Minggu itu kami tampil lebih enjoy dibanding performance pada hari sebelumnya.. Dan ternyata pengunjung KJI itu banyak banget loooh..

Such a lovely people!! Meskipun mereka KAGA NGARTI gw nyanyi apa, mereka tetap menancapkan kaki di depan panggung dan menonton dengan sabar..

Hahahahah.. Thank you very much! Dan ternyata, Puji Tuhan.. Fee kami langsung turun..

Untung ga ketiban problem yang sama dengan Alex dkk.

















Saturday, October 15, 2011

Vintage Coffee Break





















Foto ini diambil saat kami (saya & partner) sedang beristirahat sejenak di kedai kopi & donat di dekat panggung pada acara Multitoys Great Sale Festival, sambil membaca-baca majalah..

Rehat ini dilaksanakan berkaitan dengan nyerinya jari-jari kaki saya.
Hal ini merupakan manifestasi dari penggunaan high heels dalam waktu lama..

Friday, October 14, 2011

Backstage Story #sekian : DAI★SHI performance @ Multitoys Great Sale Festival - MOI, Jakarta (Oct 8th 2011)


















Huaahh~
Gw baru menyadari..
Betapa lamanya gw ga menulis sesuatu yang berarti..
Coba lihat posting-an gw akhir-akhir ini.
Hanya merupakan sekoloni huruf tak berarti, yang mewujudkan betapa G@L@U-nya hati ini..
Dan menunjukkan ternyata Si Penulis bisa bersikap @L@y juga..

Hmm.. Lalu, sebaiknya sekarang membahas tentang apa yaa??
Hm.. OOOH!! Gw tahu, sebaiknya gw melaporkan hasil pantauan acara tanggal 8 & 9 Oktober kemarin. Juga lanjutannya, tanggal 11 Oktober di spinRADIO, Jakarta.

Alhamdulillah, DAI*SHI berkesempatan main di waktu yang berhimpitan.
Awalnya kami hanya berencana main di acara JACOM di Kramat Jati Indah Plaza (9 Okt), namun ada tawaran dadakan untuk main di Mall of Indonesia tanggal 8 Oktober-nya.
Lumayan, lumayan.. Namun, kami langsung "melirik DoWe dengan tatapan penuh wanti-wanti".
Karena.. Ciri khas DoWe adalah, dia akan jatuh sakit saat ada 2 acara manggung yang berurutan..
Hal tersebut biasanya dapat membatalkan rencana manggung kami.. *sigh..

Tetapi, alhamdulillah.. Kali ini dia sehat-sehat aja.. Hanya saja, masih agak-agak dongo bin autis seperti biasa, sehingga DJ spinRADIO berhasil memberikan title kesayangan baginya : KAZAO (itu loh, temennya Shin-chan ituh..).
Oke, oke.. Kembali ke pokok bahasan pertama.

Hari Sabtu, 8 Oktober 2011..
Kami berencana membawakan 4 lagu untuk acara Multitoys Great Sale Festival ini.
Syaratnya 1 lagu harus merupakan OST anime..(begitu kata panitianya)..
Kali ini kami membawa serta Alexander Bramono + Stefan J. Hartono dari TokyoLite, sebagai additional bassist & guitarist.

Tapi..
Pas Jumat malamnya, perut gw rada miris.. Why, oh why??
Karena soul kami ber-4 dengan Sang Additional Guitarist sangat berbeda juauuh..~~
(kalo si Alex sih, lebih kosmopolitan dia.. Bisa langsung menyesuaikan dengan soul bermusik kami..Atau karena memang basic-nya adalah rock?? Ndak tau juga..).
Gw sempat berpikir.. "Deuh, besok gimana niih?? Sound gitarnya ga nyambung satu sama lain.. Ahk..". Kemudian muncullah gw dalam versi yang lebih bijak, dan dia berkata, "Tapi ya sudahlah, nothing to lose.. Pasrahkan saja".

EGH..
Untung gw ga stress berlarut-larut..
Karena, ternyata selama 2 hari manggung, perbedaan sound gitar Stefan & Dowe ga begitu mengubah warna musik secara keseluruhan.."
Dan meskipun improvisasi mereka berdua (Alex & Stefan) suka nyeleneh, alhamdulillah semuanya lancar-lancar saja..
(meskipun kalo versi manga-nya, akan ada aliran keringat di pelipis gw sih, saat mereka berimprovisasi ajaib..)..
Bahkan improvisasi itu akhirnya menginspirasi salah satu personel D*S..
*ga tau deh, mau bikin apa dia..

















Pas Hari H, gw sudah punya feeling si Alex dan koloni-nya bakal telat..
Kalau "saya yang dulu", pasti sudah mencak-mencak dan migrain karena stress.
Tapi "saya yang sekarang" sudah agak sedikit lebih waras & slauw..
Jadi ya sudahh.. Begitu pula saat kami ber-4 sudah selesai check sound, jam sudah menunjukkan 3.50 PM, dan Alex beserta koloninya belum muncul..
(Woy, kami main jam 4.00 PM, woiy..~).
Gw hanya pasrah dan cengengesan saja..

Tapi untunglah Mas Putra (Sang Panitia Acara) sangat baik & pengertian.
Dia rela memberi kami toleransi waktu beberapa menit untuk menunggu si Alex beserta koloninya.
(Dan ternyata durasi total on stage kami hanya sekitar 22 menit..Padahal dikasih jatah mainnya 30 menit. Jadi ya, impaslah. Acaranya ga ngaret2 amat).

Secara keseluruhan manggung D*S hari Sabtu itu biasa saja.
Sayangnya gw ga begitu enjoy sih.. Entah kenapa..
Jadinya performa kami yang biasa-biasa saja..
Saat lagu-lagu awal gw merasa ga maksimal nyanyinya..
Deuh, sayang sekali..
Padahal gw suka sekali dengan outfit gw hari itu..
*meskipun awalnya sempat ragu untuk memakai bajunya..
































Tapi malam itu, yang seru adalah acara kumpul bareng-bareng koloni band J-Indo versi bangkotan..
Ada Obake, Amakusa, Himitsu Janai (ini baru sih, tp vokalisnya dan gitarisnya adalah membernya Obake), RMM, Foru, Akatsuki, Tokyolite (ini ga bangkot, sih), dan banyak lagi..
Dan semua pendukung band J-Indo yang sudah sepuh-sepuh juga datang..
AAggghhH..senangnya.. Dan di ujung acara kami semua merusuh di atas panggung..
Dipicu oleh pelemparan kue ultah milik Barry Amakusa..

Duh, mohon maaf sekali, Mas Putra..
Kelakuan para sesepuh ini memang sulit dikendalikan..
*sambil menatap lantai panggung yang penuh krim dan cuilan cake..

Thursday, September 15, 2011

Murmurs





















Baiklah, inilah saatnya rehabilitasi..
Saya harus menjadi orang yang lebih baik..
Gw harus seperti CL di Go Away MV, yang mengirim dirinya versi pengecut dan lemah menuju kematian di arena balap mobil..


So long, my weak & ugly version..
Gotta be stronger..
















Photograph by Kartika Dheeyan Adyani.
Thanx a lot!!

Friday, September 2, 2011

BackStage Story #2 : DAI★SHI performance @ Japan in Ramadhan 3



Dare to headbangin' on Ramadhan? Follow me now!!
Thanx to Mila, akhirnya video performance DAI★SHI (yang minimalis ini) muncul di YouTube juga.. Fiiuuh..
Pengen sih, me-review acara yang kemarin itu, tapi takutnya malah jadi suatu pembicaraan yang negatif.. Jadi, sebaiknya kita nikmati saja video-videonya tanpa mengingat detail acaranya..
(tapi saya ingat sih, bagaimana tuh pohon sakura terbang... ckckck..)..




Sunday, August 28, 2011

My Portfolio - Blazed KirA.





















Ternyata begini toh, rasanya bikin manipulasi foto sambil deg-degan..
Aduuuhh..dokidokidokidoki..
He's to good to be true..

Wednesday, August 24, 2011

My Portfolio - Vintage Dowe.





















Sudah pernah gw bahas, siy.. mengenai betapa fotogenik-nya si Dowe ini..
Siaall.. Belum pernah gw lihat orang yang bisa berubah total 180 derajat saat di depan lensa kamera..

Dan ekspresi-ekspresinya si bocah ini looh..
"Dapet" banget.. Auranya juga tiba-tiba berubah..
Hiih.. mengerikan..

Tuesday, August 23, 2011

My Portfolio - Vintage Hime.






















Made of old DAI*SHI's photograph stock by Widhi Widagdo..
Celana jeans ini sekarang sudah belel dan entah mengapa jadi cantung..
Ga mungkin saya meninggi..
Jadi kemungkinan jeans-nya yang mengerut..

Awalnya warna background manipulasi foto ini adalah total burnt sienna.
Tapi setelah ditilik-tilik..
Koq tampang si Hime ini jadi tua banget kalo disandingkan dengan burnt sienna..??
Jadilah saya buat lebih cool dengan membirukan sedikit warna background-nya..

PS : detail foto sebaiknya dilihat dengan ukuran asli, dengan cara meng-klik foto di atas..
Kalo ukurannya dikecilin, jadi blur banget, soalnya.. Hix..