Friday, May 8, 2009

Watchmen, a review

Perhatian : wacana ini hanya bisa dimengerti oleh orang yang udah nonton Watchmen.























Superhero itu tidak ada.
Makanya banyak orang berusaha mengimajinasikannya..
Tapi.
Seperti apakah jadinya superhero di dunia nyata (benar-benar nyata)? in this credible, real world?

Tema yang bagus dan extraordinary dari sebuah komik serial edisi terbatas berjumlah 12 buku. Komik hebat ini adalah karangan Alan Moore, Dave Gibbons, dan John Higgins, dan diterbitkan oleh DC Comics tahun 1986-1987.

Roku (temen gw loh, bukan karakter Watchmen) bilang Watchmen bagus.
Okey, akhirnya gw nonton.
Well, memang opini bisa keluar tergantung dari paradigma masing-masing orang.
Mungkin Roku sudah menyadari tema dasar film ini sejak awal, makanya dya bilang movie ini bagus.
Tapi, ada beberapa kejanggalan dari film ini, atau dari karakter Watchmen.

Dan..Btw, aura dan cara berceritanya sangat mirip Sin City dan 300..Apakah itu ciri khas? Atau suatu ketidak-kreatifan?

Contoh : Dr. Manhattan itu di awal2 sifatnya mirip sosok Tuhan.
Tapi di tengah-tengah cerita, entah kesambet apa, tiba-tiba dia selingkuh aja gitu sama si Silk Spectre II.
Padahal pacarnya masih ada dan ga berbuat yang aneh-aneh.

Trus pas adegan dia kabur ke Mars (whut the F!?) gara-gara dituduh menyebarkan kanker ke orang-orang sekitarnya..Itu...Maksudnya dia ngambeg??

Yang aneh, kenapa pula dia ngebunuh HANYA si Rorschach (Nite Owl II kan jadi saksi)?
Atau justru pertanyaannya, kenapa dia membunuh si Rorschach? Kayanya ga worth it, worth it amat, deh..
Nah, di sisi lain..Kenapa pulak dia ga ngejotos ampe mampus Si Ozymandias itu? Padahal tadinya dia ga setuju ama Adrian Veidt..
Aneh..aneh..

Btw, inti akhir dari ceritanya itu, si pengarangnya pengen bilang bahwa kedamaian dunia (walopun sebenernya ga damai2 amat sih) itu hanya buah kebohongan, yah? Ckckckck...

















Silk Spectre II & Nite Owl II (SSttt..katanya Nite Owl II impotensia, trus pas adegan xxxx-nya itu gimana yah?)





















Malin Akerman a.k.a Laurie Jupiter a.k.a Silk Spectre II























The Comedian yang sangat sadis dan sekaligus papanya Silk Spectre II

Blodeuedd~
























Kisah ini dimulai berabad-abad yang lalu, di wilayah Celtic yang kini kita kenal sebagai Kepulauan Irlandia dan Britania.

Suatu hari, Math (Mathonwy) dan Gwydion memberikan kejutan bagi keponakan Gwydion, Lleu (Llew Llaw Gyffes).
Kejutan apakah itu?

Semua ini diawali dengan pernyataan ibunda Lleu, Arianrhod, yang telah mengutuk anaknya.

Menyatakan bahwa Lleu tak bisa menikah dengan manusia yang hidup tak selamanya.
Karena itulah Math dan Gwydion berusaha keras membuat jampi dan mantra.
Untuk apa?
Tentu untuk membuatkan istri bagi keponakan tercinta.
Pilihan Math dan Gwydion jatuh pada bunga pohon ek, broom, dan meadowsweet sebagai bahan baku pembuat istri Lleu. Tak lama sebuah mahakarya menampakkan wujudnya.

Mata Lleu terpana memandangi mahakarya Gwydion & Math.
Mahakarya itu sangat cantik (tipe kecantikan yang mistis dan agung, tentunya).
Mahakarya itu pun diberi nama.
Blodeuedd adalah nama yang sempurna untuknya.

Nama itu bermakna “lahir dari bunga” atau “wanita berwajah bunga”.

Tentu saja Lleu jatuh cinta, dan hidup berbahagia dan menikah dengannya.
Tapi tentu saja jarang ada kata “selamanya” dalam bahagia.

Suatu hari Lord of Penllyn yang bernama Goronwy pergi berburu di hutan tempat pasangan muda itu tinggal. Goronwy kehabisan perbekalannya, padahal dia sungguh-sungguh merasa haus dan lapar. Hal ini mendorongnya untuk pergi ke salah satu rumah mungil penduduk desa, dengan maksud meminta sedikit makanan dan minuman.

Takdir telah memutuskan, nasib telah ditentukan.
Entah mengapa Goronwy memilih rumah itu. Rumah Lleu dan Blodeuedd.
Entah mengapa hari itu Lleu tak ada di rumahn
ya.
Seperti semua orang yang terpana dengan keagungan Blodeuedd, Goronwy juga sama saja.
Goronwy tak pernah jatuh cinta sebelumnya.
Goronwy tak pernah terpana melihat kecantikan wanita mana pun, yang baginya semua berwajah sama saja.

Tapi Goronwy jatuh cinta dengan Blodeuedd.
Tapi Blodeuedd juga merasakan debaran yang berbeda.
Tak sama dengan debaran yang ada saat ia menatap suaminya.
Blodeuedd juga jatuh cinta.

Setan-setan di rumah kecil itu kemudian berkumpul.
Bersama-sama memasuki kepala dan hati dua
orang yang terjebak dosa itu.
Meracuni tiap tetes darah mereka dengan nafsu yang salah.
Blodeuedd dan Goronwy telah sepakat.
Sepakat untuk apakah?
Mereka akan membunuh Lleu!

Walaupun Bloedeudd tahu, bahwa Lleu tak mudah dibunuh.
Dia hanya bisa dibunuh saat berdiri dengan satu kaki menginjak punggung kambing, sedangkan kaki yang lain berada di tepi bak mandi. Dia hanya dapat dibunuh dengan tombak yang dibuat setahun penuh. Sungguh sulit menanti saat-saat yang tepat untuk pembunuhan Lleu.

Namun, takdir telah menyetujui re
ncana mereka.
Tibalah saat itu, Blodeuedd dan Goronwy tak membuang-buang kesempatan mereka.
Saat tombak telah digenggam erat dan siap dilontarkan, Lleu sadar dan dengan rasa sakit hati dia berubah menjadi seekor elang.

Elang itu terbang tinggi menuju hutan, dengan luka di tubuhnya.
Dengan luka di hatinya.
Dan mungkin takkan pernah terlihat lagi.

Kejadian itu sampai ke telinga paman Lle
u, Gwydion.
Menyesali kebusukan hati mahakaryanya, Gwydion dan Math dengan mudah membalaskan dendam. Mereka mengubah Bloedeuedd menjadi burung hantu, yang hanya bangun di kegelapan malam.

Setelah itu, Gwydion pergi ke hutan untuk mencari keponakan tersayang.
Setelah pencarian melelahkan, elang yang sebenarnya adalah Lleu berhasil ditemukan.
Ditemukan dalam keadaan lapar, penuh luka, dan patah hati.
Gwydion perlu bekerja keras untuk m
enyembuhkan semuanya.

Dan mungkin setelah itu, mereka bisa hidup bahagia selamanya.






















Blodeuwedd copyright by Jessica Galbreth, Enchanted Art

Anakku Lelaki Berlibido Tinggi

Selalu ada suka & duka saat punya anak sendiri..
Tapi, pada titik terakhir selalu yang ada tinggal ‘suka’-nya saja.
Terutama kalo punya anak yang multitalented.
Dari satu sisi terlihat seperti domba, dari sisi lain mirip piggy..
Kebiasaannya di suatu hari seperti anjing, di hari esok jadi mirip kucing..
Apalagi anak ini selalu punya libido tinggi..
Yang membuatnya tak segan untuk mengawini kaki..
Yah..Mr. TwinkBoy (Twinkle-Playboy) kawin (benar-benar kopulasi) dengan kaki ayahnya sendiri..
Ckckckck..sungguh malang & kasihan..
Kalo ingin menaati Five Freedom of Animal Welfare, gw harus cepat cari istri..
Buat anak yang sudah remaja ini…
Yang testisnya baru membesar satu tapi sudah tak bisa menahan diri.

Thursday, May 7, 2009

dearest babe































Ckckck..
Benar-benar anakku yang kreatif..
Boleh juga dicoba (sebagai alternatif) tempat makan sekali-sekali harus jadi pispot..
Ohohoho..














Coraline, and it's author























Sebagian besar kutu buku pasti sudah membaca Coraline. Bukan Caroline.
Menurut gw, Coraline itu anak perempuan yang datar abis. Hampir sedatar Emily the Strange.
Tapi Coraline adalah versi malaikatnya.

Coraline bercerita tentang "mimpi buruk saat hari-hari terakhir liburan sekolah".
Di mana muncul rumah baru, orang tua baru, kucing baru plus tetangga baru untuk Coraline. Yang semuanya persis seperti miliknya sekarang. Hanya saja, hal-hal baru itu agak aneh. Sangat aneh, lebih tepatnya.

Intinya, Coraline adalah Alice in Wonderland versi horror.


Gw suka cerita yang "mencurigakan".
Maksudnya, cerita-cerita yang pada awalnya seperti akan ada happy ending.
Tapi kemudian di tengah-tengah cerita, kita sendiri jadi ga yakin dengan pendapat di awal tadi.
Dan Coraline termasuk salah satu cerita yang "mencurigakan".

Sampai detik ini, memang belum ada yang bisa mengalahkan keanehan (dan kejeniusan) plotnya Bartimaeus Trilogy.



Dan gw juga suka novelis yang ga ketebak modus operandinya.
Mr. Gaiman cukup ahli mencampur aduk ceritanya, sehingga terjadi suatu asimilasi yang menghasilkan cerita yang benar-benar baru.

Tapi Mr. Gaiman pasti suka tikus.
Karena selalu ada tikus di dalam ceritanya..
(baik tikus baik maupun tikus jahat)..























Atas : Mr. Neil Gaiman, pengarang Neverwhere, Stardust, Sandman, Coraline, dan masih banyak lagi.
(Setelah diperhatikan baik-baik (mukanya) , gw ga bakal heran kalo ternyata Mr.Gaiman itu makhluk dunia peri..hahaha)

About The Dragon Rider and it's author























Banyak cerita fantasi tentang manusia yang suka menunggang naga, yep..si dragon rider.
Ada Eragon, dan buku-buku sambungannya misalnya.

Cornelia Funke mencoba membuat tema yang sama dalam buku Drachenreiter (1997)
Sama-sama tentang cowok penunggang naga, hanya yang beda umurnya..

Yang bikin gw bingung, di versi Indonesia nama naga pemeran utamanya adalah Lung.
Padahal aslinya namanya Firedrake. Lumayan jauh juga...

Dan temennya Firedrake, yang merupakan sesosok hobgoblin di versi Indonesia namanya menjadi Bulubelerang. Padahal aslinya Sorrel..yah..begitulah..Kenapa ga dibiarin pake nama asli aja sih?! Heran..ckckck..

Bagaimana tentang plot ceritanya?
Hehhhmm, well..

Sangat, sangat Cornelia Funke.
Sangat sangat sangat mirip Inkheart a.k.a Tintenherz.
(dan gw ga tertarik lagi untuk baca Inkspell atau Inkdeath).

Sama-sama bercerita tentang sekelompok makhluk yang pergi berpetualang mencari "sesuatu".
Sama-sama ada musuh dalam selimut dan pengkhianatan yang setengah hati.
Musuhnya sama-sama kalah dengan mudah.
Happy endingnya sama-sama ketebak sejak sepertiga cerita.

Tapi kelebihannya Drachenreiter adalah, banyak sekali makhluk ajaib yang dimunculkan.
Tidak seperti di Inkheart, dimana makhluk dongeng hanya muncul di lembar-lembar akhir saja.

Kesimpulannya, Cornelia Funke memang mengarang novel ini untuk usia 16 tahun ke bawah.

























Cornelia Funke lahir pada December 10 tahun 1958 (YEW! Sagittarian Rulez! hohoh) di Dorsten, North Rhine-Westphalia (Jerman). Tante Cornelia mulai menulis buku fantasi sejak usia 35 tahun, hingga kini usianya udah 50an..Padahal tadinya si tante mau jadi pilot dan astronot.

Kini, hampir semua bukunya sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia. Salah satunya ya Inkworld Trilogy itu ama Dragon Rider ini..

Intinya, sebagai orang dewasa (kalo dibandingkan dengan balita, ya gw dewasa banget lah..), gw bisa bilang bahwa buku karangan Cornelia Funke membosankan. Tapi nanti, anak gw yang akan lahir ke dunia pasti gw kasih buku-buku karangan Mrs. Funke.
























Yeyy, ini Mrs. Funke beserta Luna, anjingnya yang mirip pel..

Saturday, May 2, 2009

"Tentang Sesuatu yang Penting"

Apa sih yang penting di dunia ini?
Manusia tak pernah tahu jawabannya..
Karena itulah,
Mereka ingin begini dan begitu..
Karena itulah,
Mereka berambisi ini dan itu..

Wajar saja kalau bintang-bintang tertawa..
Melihat kebodohan manusia..
Yang tak tahu apa-apa tapi menginginkan semuanya..
Yang menganggap dirinyalah yang paling hebat di antara semua..
Yang mengira dirinyalah yang cemerlang di antara semua...

Tapi..
Sama saja koq..
Sambil menahan malu karena ditertawakan bintang-bintang,
Aku masih mencari tahu..
Apa yang penting di dunia..