Banyak cerita fantasi tentang manusia yang suka menunggang naga, yep..si dragon rider.Ada Eragon, dan buku-buku sambungannya misalnya.Cornelia Funke mencoba membuat tema yang sama dalam buku Drachenreiter (1997)Sama-sama tentang cowok penunggang naga, hanya yang beda umurnya..Yang bikin gw bingung, di versi Indonesia nama naga pemeran utamanya adalah Lung.Padahal aslinya namanya Firedrake. Lumayan jauh juga...Dan temennya Firedrake, yang merupakan sesosok hobgoblin di versi Indonesia namanya menjadi Bulubelerang. Padahal aslinya Sorrel..yah..begitulah..Kenapa ga dibiarin pake nama asli aja sih?! Heran..ckckck..Bagaimana tentang plot ceritanya?Hehhhmm, well..Sangat, sangat Cornelia Funke.Sangat sangat sangat mirip Inkheart a.k.a Tintenherz.(dan gw ga tertarik lagi untuk baca Inkspell atau Inkdeath).Sama-sama bercerita tentang sekelompok makhluk yang pergi berpetualang mencari "sesuatu".Sama-sama ada musuh dalam selimut dan pengkhianatan yang setengah hati.Musuhnya sama-sama kalah dengan mudah.Happy endingnya sama-sama ketebak sejak sepertiga cerita.Tapi kelebihannya Drachenreiter adalah, banyak sekali makhluk ajaib yang dimunculkan.Tidak seperti di Inkheart, dimana makhluk dongeng hanya muncul di lembar-lembar akhir saja.Kesimpulannya, Cornelia Funke memang mengarang novel ini untuk usia 16 tahun ke bawah.
Cornelia Funke lahir pada December 10 tahun 1958 (YEW! Sagittarian Rulez! hohoh) di Dorsten, North Rhine-Westphalia (Jerman). Tante Cornelia mulai menulis buku fantasi sejak usia 35 tahun, hingga kini usianya udah 50an..Padahal tadinya si tante mau jadi pilot dan astronot.Kini, hampir semua bukunya sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia. Salah satunya ya Inkworld Trilogy itu ama Dragon Rider ini..Intinya, sebagai orang dewasa (kalo dibandingkan dengan balita, ya gw dewasa banget lah..), gw bisa bilang bahwa buku karangan Cornelia Funke membosankan. Tapi nanti, anak gw yang akan lahir ke dunia pasti gw kasih buku-buku karangan Mrs. Funke.
Yeyy, ini Mrs. Funke beserta Luna, anjingnya yang mirip pel..
Ga pernah sebelumnya gw me-review buku atau film sebelum gw memasuki dunia film ato buku itu sepenuhnya.. Tapi yang ini ga tertahankaaaa~~~aanN!! Please Welcome, TINTENHERZ.. a.k.a InkHeart..Yang pasti, buku ini berhasil menutupi kekecewaan gw setelah membaca karya Mr. John Connoly sebelum The Book of Lost Thing, yang berjudul Bad Men.
Tentang apakah Tintenherz yang ditulis oleh tante Cornelia Funke dari Jerman ini?Once upon a time, hiduplah Mortimer dan putri tersayangnya, Meggie.
Di sela-sela kehidupan damai sentosa mereka, tiba-tiba muncullah The Satubfinger yang menurut Meggie sangat aneh.
Kemudian, seakan kedatangan Staubfinger membawa sial, muncul sederetan kejadian buruk yang berujung dengan diculiknya Mortimer oleh sekelompok mafia ajaib yang dipimpin oleh si botak Capricorn.. Apa yang diinginkan Capricorn dari Mortimer?
Ternyata karena Mortimer mampu menghidupkan tokoh khayalan dari buku cerita...
Whew?Dan ternyata bukan hanya tokoh manusia, bahkan tokoh fabel dan duit pun juga bisa muncul sekonyong-konyong dari buku yang dibacakan oleh Mortimer.
Whew...
Bagian depan cerita berisi dengan keribetan Meggie mencari bapake yang diculik orang botak. Dan bagian tengahnya tentu bercerita tentang usaha jatuh bangun si Meggie untuk menemukan kembali bokapnya.
Hehhm..
Setelah selesai membaca novel ini, gw sangat menyayangkan ending dari Tintenherz.
Endingnya terlalu "cerita fantasi anak-anak" yang happily ever after..
Sungguh sayang, dan ceritanya kurang dramatis walaupun gaya bahasa yang digunakan sangat indah...
Sangat menyesal harus menyatakan ini, namun Tintenherz belum bisa mengalahkan Bartimaeus Trilogy-nya Mr. Stroud.
Sayang sekali...
ckckckck...

Mr. Staubfinger yang dinaiki oleh Gwin (Ferret yang bertanduk)..
DAN. Ternyata tanggal 23 Januari 2009, buku ini udah muncul di layar lebar dalam wujud movie yang berjudul InkHeart. Yang ternyata trailernya lumayan keren, (tinggal klik http://www.inkheartmovie.com/).. Di movie ini, Mortimer diperankan oleh Brendan FRaser..(OMG, smoga niy film ga jadi konyol kaya Journey To The Center of The Earth ato The Mummy).. Hehmm, setelah melihat trailernya mungkin movienya bakal sekeren bukunya..
But, who knows? Sepertinya masih lama akan muncul di negeri ini...