Saturday, October 15, 2011

FAST 15 Digital Yearbook ~ that damn project (a story behind).
















Bulan Juli-September kemarin gw disibukkan dengan suatu proyek yang nyaris mustahil untuk dilakukan.

Apakah itu?
Membuat buku tahunan digital dan video berisi kumpulan wawancara 40 orang koas Fast Community plus beberapa orang dosen pilihan.
Memang kayanya biasa aja sih..
Tapi kalau hanya dikerjakan oleh 1 orang dengan 2 bawahan..
(*dan tanpa gaji, pulak)..
Apakah mudah??
Tentu tidak..
Gw sempat muak dan madol mengerjakan proyek ini, sehingga sempat terhenti sekitar 1 minggu.
Untunglah (akhirnya) mood gw kembali, dan akhirnya buku tahunan digital ini selesai juga.
Itulah manfaatnya punya "faith"..

Sedangkan untuk videonya..
Casting & editing awal memang gw yang mengerjakan..
Tapii.. editing akhir & music director-nya adalah partner saya tercintaa..
Fuaah.. Untunglah ada beliau..
(*bayarannya adalah traktiran yang tidak seberapa di Midori..hehe..Smoga ga kapok..).
Karena 2 orang bawahan saya agak tidak bisa diandalkan.
Terutama 1 orang tertentu itu.. Cuih!















Rasanya lega banget saat buku tahunan ini selesai, setelah melewati berbagai marabahaya..
Fiuuh..
Tapi hikmahnya adalah gw jadi tahu, bahwa gw sanggup menciptakan 60-an design yang berbeda-beda dalam waktu singkat.
Oggh.. Dan gw bisa belajar menggunakan iMovie HD (tadinya cuma bisa cengo & drooling kalo melihat partner menggunakan program itu)!!
Jadi proyek buku tahunan digital ini setidaknya sudah mendongkrak rasa percaya diri saya, meskipun sedikit..
Alhamdulillah...
Ini memang "sesuatu"..
















Setiap orang punya 1 halaman full yang berisi tentang dirinya..
Misalnya, data individu, hobi, impian, cerita yang berkesan, etc..
Dan setiap orang mendapatkan desain yang berbeda-beda.
Gw usahakan sih, image orang yang bersangkutan sesuai dengan desainnya.
*dengan catatan gw tau image orang tersebut.




























Vintage Coffee Break





















Foto ini diambil saat kami (saya & partner) sedang beristirahat sejenak di kedai kopi & donat di dekat panggung pada acara Multitoys Great Sale Festival, sambil membaca-baca majalah..

Rehat ini dilaksanakan berkaitan dengan nyerinya jari-jari kaki saya.
Hal ini merupakan manifestasi dari penggunaan high heels dalam waktu lama..

Friday, October 14, 2011

Backstage Story #sekian : DAI★SHI performance @ Multitoys Great Sale Festival - MOI, Jakarta (Oct 8th 2011)


















Huaahh~
Gw baru menyadari..
Betapa lamanya gw ga menulis sesuatu yang berarti..
Coba lihat posting-an gw akhir-akhir ini.
Hanya merupakan sekoloni huruf tak berarti, yang mewujudkan betapa G@L@U-nya hati ini..
Dan menunjukkan ternyata Si Penulis bisa bersikap @L@y juga..

Hmm.. Lalu, sebaiknya sekarang membahas tentang apa yaa??
Hm.. OOOH!! Gw tahu, sebaiknya gw melaporkan hasil pantauan acara tanggal 8 & 9 Oktober kemarin. Juga lanjutannya, tanggal 11 Oktober di spinRADIO, Jakarta.

Alhamdulillah, DAI*SHI berkesempatan main di waktu yang berhimpitan.
Awalnya kami hanya berencana main di acara JACOM di Kramat Jati Indah Plaza (9 Okt), namun ada tawaran dadakan untuk main di Mall of Indonesia tanggal 8 Oktober-nya.
Lumayan, lumayan.. Namun, kami langsung "melirik DoWe dengan tatapan penuh wanti-wanti".
Karena.. Ciri khas DoWe adalah, dia akan jatuh sakit saat ada 2 acara manggung yang berurutan..
Hal tersebut biasanya dapat membatalkan rencana manggung kami.. *sigh..

Tetapi, alhamdulillah.. Kali ini dia sehat-sehat aja.. Hanya saja, masih agak-agak dongo bin autis seperti biasa, sehingga DJ spinRADIO berhasil memberikan title kesayangan baginya : KAZAO (itu loh, temennya Shin-chan ituh..).
Oke, oke.. Kembali ke pokok bahasan pertama.

Hari Sabtu, 8 Oktober 2011..
Kami berencana membawakan 4 lagu untuk acara Multitoys Great Sale Festival ini.
Syaratnya 1 lagu harus merupakan OST anime..(begitu kata panitianya)..
Kali ini kami membawa serta Alexander Bramono + Stefan J. Hartono dari TokyoLite, sebagai additional bassist & guitarist.

Tapi..
Pas Jumat malamnya, perut gw rada miris.. Why, oh why??
Karena soul kami ber-4 dengan Sang Additional Guitarist sangat berbeda juauuh..~~
(kalo si Alex sih, lebih kosmopolitan dia.. Bisa langsung menyesuaikan dengan soul bermusik kami..Atau karena memang basic-nya adalah rock?? Ndak tau juga..).
Gw sempat berpikir.. "Deuh, besok gimana niih?? Sound gitarnya ga nyambung satu sama lain.. Ahk..". Kemudian muncullah gw dalam versi yang lebih bijak, dan dia berkata, "Tapi ya sudahlah, nothing to lose.. Pasrahkan saja".

EGH..
Untung gw ga stress berlarut-larut..
Karena, ternyata selama 2 hari manggung, perbedaan sound gitar Stefan & Dowe ga begitu mengubah warna musik secara keseluruhan.."
Dan meskipun improvisasi mereka berdua (Alex & Stefan) suka nyeleneh, alhamdulillah semuanya lancar-lancar saja..
(meskipun kalo versi manga-nya, akan ada aliran keringat di pelipis gw sih, saat mereka berimprovisasi ajaib..)..
Bahkan improvisasi itu akhirnya menginspirasi salah satu personel D*S..
*ga tau deh, mau bikin apa dia..

















Pas Hari H, gw sudah punya feeling si Alex dan koloni-nya bakal telat..
Kalau "saya yang dulu", pasti sudah mencak-mencak dan migrain karena stress.
Tapi "saya yang sekarang" sudah agak sedikit lebih waras & slauw..
Jadi ya sudahh.. Begitu pula saat kami ber-4 sudah selesai check sound, jam sudah menunjukkan 3.50 PM, dan Alex beserta koloninya belum muncul..
(Woy, kami main jam 4.00 PM, woiy..~).
Gw hanya pasrah dan cengengesan saja..

Tapi untunglah Mas Putra (Sang Panitia Acara) sangat baik & pengertian.
Dia rela memberi kami toleransi waktu beberapa menit untuk menunggu si Alex beserta koloninya.
(Dan ternyata durasi total on stage kami hanya sekitar 22 menit..Padahal dikasih jatah mainnya 30 menit. Jadi ya, impaslah. Acaranya ga ngaret2 amat).

Secara keseluruhan manggung D*S hari Sabtu itu biasa saja.
Sayangnya gw ga begitu enjoy sih.. Entah kenapa..
Jadinya performa kami yang biasa-biasa saja..
Saat lagu-lagu awal gw merasa ga maksimal nyanyinya..
Deuh, sayang sekali..
Padahal gw suka sekali dengan outfit gw hari itu..
*meskipun awalnya sempat ragu untuk memakai bajunya..
































Tapi malam itu, yang seru adalah acara kumpul bareng-bareng koloni band J-Indo versi bangkotan..
Ada Obake, Amakusa, Himitsu Janai (ini baru sih, tp vokalisnya dan gitarisnya adalah membernya Obake), RMM, Foru, Akatsuki, Tokyolite (ini ga bangkot, sih), dan banyak lagi..
Dan semua pendukung band J-Indo yang sudah sepuh-sepuh juga datang..
AAggghhH..senangnya.. Dan di ujung acara kami semua merusuh di atas panggung..
Dipicu oleh pelemparan kue ultah milik Barry Amakusa..

Duh, mohon maaf sekali, Mas Putra..
Kelakuan para sesepuh ini memang sulit dikendalikan..
*sambil menatap lantai panggung yang penuh krim dan cuilan cake..

Wednesday, October 12, 2011

Murmurs





















Ironis sekali..
Mengapa kini kamu ada di tempat itu?
Tempat di mana aku ingin mengulang semua kenangan yang kini telah layu..

Monday, October 3, 2011

U-maku Generation for Me~





















Saya sangat suka mereka..
Meskipun saya be'on kalo disuruh menari..
Meskipun kadang mereka (dan saya, actually) sering sinting & bertingkah random saat latihan..

Bagi saya, UMSD merupakan salah satu dari sedikit hal yang bisa membuat saya gembira serta melupakan sejenak hal-hal yang menyakitkan..


Sunday, October 2, 2011

I miss you (1 billion times..)



















oh, i miss you..
i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you i miss you..

and you don't even know it..